10 Ciri-ciri Hamil Kembar yang Perlu Diketahui Semua Ibu Hamil

  • August 5, 2020

Mengandung anak kembar mungkin didambakan oleh sebagian orang. Sehingga calon ibu dan ayah akan merasa sangat beruntung bisa memiliki bayi kembar. Mereka pun tentu akan pensaran dengan ciri-ciri hamil kembar.

Sebagian wanita mungkin dapat merasa sedang mengandung anak kembar. Namun untuk mendapatkan hasil pasti, cara satu-satunya adalah dengan melakukan USG.

Ciri-ciri Hamil Kembar yang Patut Dikenali

Secara umum, ciri-ciri hamil kembar tidak jauh berbeda dengan kehamilan pada umumnya. Namun, yang paling terlihat adalah ukuran perut yang sangat besar bahkan pada usia kehamilan masih sangat muda.

Tapi, tidak semua ciri-ciri hamil kembar bisa dilihat secara kasat mata. Ada juga tanda-tanda lain yang harus dikenali untuk memastikan Anda sedang mengandung anak kembar. Apa saja?

  1. Berat Badan Naik Drastis

Kenaikan berat badan secara drastis dapat terasa semenjak awal kehamilan. Ini bisa jadi merupakan ciri-ciri hamil kembar. Perbedaannya dengan kehamilan normal bisa mencapai 4,5 kilogram di usia kehamilan yang sama.

Namun, naiknya berat badan secara drastis tidak melulu disebabkan oleh hamil kembar. Ada juga karena konsumsi kalori berlebihan saat masa kehamilan.

  1. Meningkatnya Hormon hCG

hCG atau Human chorionic gonadotropin merupakan jenis hormon yang diproduksi oleh plasenta selama kehamilan. Ciri-ciri hamil kembar berikutnya adalah produksi hormon hCG meningkat dari kehamilan normal. Efek dari kadar hCG yang sangat tinggi menyebabkan ibu hamil mengalami mual dan muntah yang parah.

Tapi, tidak semua kasus peningkatan hormon hCG ini mengindikasikan ibu hamil bayi kembar, ya. Sebab, setiap wanita memproduksi hormon yang bervariasi dan bisa juga dipengaruhi oleh faktor lain.

Jumlah hormon hCG ini bisa dites dengan melakukan pemeriksaan darah. Hal ini selain untuk memastikan Anda sedang hamil bayi kembar, juga untuk mencari tahu penyebab hormon hCG untuk mencegah kondisi lain yang tidak diinginkan.

  1. Mengalami Mual yang Berlebihan

Orang yang mengalami hamil kembar biasanya akan mengalami mual dan muntah yang parah. Morning sickness ini terjadi karena adanya lonjakan hormon hCG selama masa kehamilan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hamil kembar dapat menyebabkan produksi hormon hCG naik drastis. Akan tetapi, mual yang parah tidak selalu menjadi tanda kalau Anda sedang hamil bayi kembar. Sebab, hampir semua wanita hamil akan mengalami morning sickness.

  1. Terdengar Detak Jantung Ganda

Di akhir semester pertama, detak jantung janin biasanya sudah mulai terdengar. Untuk mendeteksinya, dokter akan menggunakan Doppler. Apabila terdengar detak jantung ganda, kemungkinan Anda mengalami hamil kembar.

Akan tetapi perlu diingat sekali lagi, bahwa mungkin saja detak jantung kedua itu sumbernya dari detak jantung ibu, detak jantung yang terasa di bagian perut ibu, atau gema dari detak jantung bayi.

  1. Merasa Tidak Nyaman

Meski saat masa kehamilan memang menyebabkan ibu tidak nyaman, namun saat hamil kembar akan terasa jauh lebih tidak nyaman.

Ketidaknyamanan yang dirasakan seperti:

  • Berkurangnya kualitas tidur
  • Perut kram karena rahim sangat membesar dari biasanya
  • Mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung hingga sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Mengalami nyeri punggung

 

  1. Hasil Tes AFP Tinggi

AFP atau alpha fetoprotein merupakan kehamilan yang biasanya dilakukan di trimester kedua. Tes ini untuk memeriksa adanya kemungkinan cacat bayi dan mengukur kadar protein tertentu yang dikeluarkan oleh jantung bayi. Dari hasil AFP yang terlalu tinggi, dapat mengindikasikan Anda mengalami kehamilan kembar.

  1. Sesak Napas

Anda merasa sesak napas yang lebih buruk dibanding pada kehamilan normal. Ini bisa menjadi tanda Anda sedang hamil anak kembar. Sebab, adanya dua janin di dalam rahim membuat diafragma ibu terdorong dan membuat ibu merasa sangat tidak nyaman ketika bernapas.

  1. Gerakan Janin Terasa Lebih Sering

Hamil kembar biasanya ditandai dengan gerakan janin yang terasa lebih sering dan lebih awal. Tapi, tanda ini tidak selalu bisa menjadi patokan. Sebab jika gerakan janin lebih awal, kemungkinan Anda mengalami gangguan pencernaan.

  1. Merasa Sangat Kelelahan

Ibu hamil yang merasa kelelahan adalah hal yang biasa terjadi. Tapi, pada kehamilan kembar akan lebih berat sehingga tubuh butuh banyak energi untuk memenuhi asupan nutrisi 2 janin dalam kandungan. Kehamilan pun menjadi semakin berat sehingga membuat ibu merasa sangat lelah.

  1. Tinggi Fundus Lebih Besar

Fundus adalah jarak puncak tulang kemaluan dengan puncak rahim, biasanya tinggi fundus diukur selama masa kehamilan. Hal ini bertujuan untuk memperkirakan usia kehamilan serta pertumbuhan bayi.

Ciri-ciri hamil kembar adalah bobot janin lebih besar sehingga rahimpun meregang lebih jauh agar kedua janin dapat ruang yang cukup. Itulah kenapa wanita hamil kembar dilihat dari ukuran perut yang lebih besar dibanding dengan usia kandungannya sendiri.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*