12 Gejala Seseorang Mengalami Hipokondria

  • September 22, 2020

Hipokondria merupakan salah satu bentuk gangguan kecemasan yang berlebihan. Pengidap illness anxiety ini akan memiliki kecemasan berlebihan yang menganggap dirinya sedang mengidap penyakit serius. Padahal, secara medis penyakit itu tidak terbukti adanya.

Mereka biasanya yakin bahwa penyakit yang dia derita tidak terdeteksi. Biasanya penderita hipokondria sering memeriksakan dirinya guna untuk mendapat opini yang berbeda.

Gejala-gejala Hipokondria

Memang, penderita hipokondria ini secara fisik tidak menunjukkan gejala apa-apa. Hanya saja, tubuh merasakan gejala kecil berupa perut berbunyi, batuk, hingga bersin. Saat merasakan gejala minor ini, penderitanya semakin yakin dirinya sedang mengidap penyakit yang serius.

Selain itu, bisa juga akan muncul gejala-gejala berikut ini:

  1. Gejala utamanya adalah terobsesi dengan pemikiran bahwa dirinya sedang menderita penyakit serius
  2. Orang yang menderita hipokondria biasanya mengkhawatirkan gejala kecil dan menganggap itu adalah pertanda adanya penyakit serius
  3. Tidak percaya atau tidak bisa diyakinkan oleh dokter ketika hasil pemeriksaan negatif
  4. Mengalami ketakutan berlebih terhadap datangnya penyakit yang dialami selama enam bulan, namun pada penyakit tertentu tidak bisa berubah seiring waktu
  5. Muduah sekali merasa cemas saat berkaitan dengan kondisi kesehatan
  6. Memeriksakan diri berkali-kali untuk mencari-cari tanda penyakit
  7. Penderita tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik karena merasa tertekan mengenai penyakit yang dikhawatirkannya
  8. Sering membuat janji temu dengan dokter untuk meyakinkan diri mengidap penyakit serius, atau justru menghindari perawatan medis karena takut terkena penyakit tertentu
  9. Menghindari diri untuk melakukan sesuatu karena khawatir kondisi kesehatannya, padahal belum tentu dia mengidap penyakit tersebut
  10. Terus menerus membicarakan kondisi kesehatannya dan kemungkinan dirinya menderita penyakit
  11. Merasa cemas berlebihan bahwa dirinya sedang mengalami penyakit tertentu atau khawatir kemungkinan risiko penyakit tertentu karena faktor keturunan
  12. Sering mencari tahu di internet terkait gejala atau pun kemungkinan risiko penyakit tertentu

Apa Penyebab Hipokondria?

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab seseorang mengalami hipokondria. Hanya saja, biasanya gejala ini muncul di usia dewasa. Ada beberapa faktor yang diyakini berperan munculnya gangguan kecemasan ini, yaitu:

  • Dibesarkan di lingkungan keluarga atau orangtua yang punya kekhawatiran berlebihan mengenai kesehatan mereka atau dirinya
  • Merasa sulit menerima ketidakpastian terkait sensasi tidak biasa pada tubuhnya. Sehingga dia menganggap bahwa sensasi tersebut merupakan sesuatu yang serius sehingga dia berusaha mencari bukti untuk mengkonfirmasi apa yang dikhawatirkannya
  • Waktu kecil pernah menderita penyakit serius sehingga membuat dirinya terlalu takut saat tubuh mengalami gejala kecil
  • Pernah mengenal atau melihat seseorang meninggal karena kondisi medis yang berat.

Sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, termasuk pada kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan. Sebab, seseorang yang terkena hipokondria dapat menurunkan kualitas hidupnya. Terlebih jika tingkat kecemasan yang dialami sudah terlalu parah dan membuat dia tidak bisa memikirkan hal lai selain penyakit serius yang dia yakini ada di tubuhnya.

Pikiran yang terus dibayangi oleh penyakit tertentu membuat Anda takut dan bisa menjadi gejala awal dari hipokondria. Saat perasaan tersebut mengganggu pekerjaan bahkan kehidupan Anda, segera hubungi psikiater agar Anda segera mendapat penanganan dan pemeriksaan yang aman. Sebab, rasa cemas akan kondisi kesehatan ini justru membuat kondisi kesehatan Anda semakin memburuk.

Ataupun jika ada orang terdekat yang mengalami gejala-gejala hipokondria ini, yakinkan mereka untuk meminta pertolongan pada orang yang profesional agar kecemasannya bisa teratasi dengan baik sebelum kualitas hidupnya semakin mneurun.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*