7 Manfaat Mengejutkan dari Sauerkraut

  • September 16, 2020

Jika Korea Selatan punya kimchi sebagai sayuran fermentasi dengan rasa yang lezat dan tingkat kepopuleran yang tinggi, negara lainnya pun sebenarnya memiliki makanan sejenis. Contohnya adalah Jerman yang memiliki makanan khas yang disebut sauerkraut.

Sauerkraut merupakan jenis makanan dari kubis yang telah mengalami proses pengasaman terlebih dahulu. Tidak tanggung-tanggung, pengasaman atau proses fermentasi dari kubis segar menjadi sauerkraut bisa mencapai 1—2 minggu. Dengan proses ini, makanan tradisional dari kubis ini dipercaya lebih tahan lama dan memiliki rasa yang lebih kaya.

Proses pengasaman dari kubis segar menjadi sauerkraut pun membuat makanan ini menjadi kaya probiotik. Di mana zat ini dapat memberikan dampak positif mengejutkan bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat mengejutkan yang bisa tubuh Anda peroleh ketika menyantap kubis asam khas Jerman tersebut.

  1. Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan tentunya menjadi harapan bagi tiap orang yang saat ini sedang berjuang melawan obesitas atau berat badan berlebih. Anda bisa menggunakan sauerkraut sebagai salah satu senjatanya. Sauekraut merupakan makanan kaya serat yang bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Ditambah lagi, kandungan probiotik akibat fermentasi membuat jenis makanan ini mampu mengurangi jumlah lemak yang diserap tubuh.

  • Menjaga Kesehatan Otak

Kesehatan usus yang didukung oleh probiotik ternyata berpengaruh pula pada kesehatan otak. Probiotik diklaim mampu meningkatkan kualitas memori dan mengurangi gejala kecemasan seseorang. Mengonsumsi makanan yang tinggi probiotik, seperti sauerkraut, bahkan dinilai bisa meredakan gejala depresi, autisme, sampai gangguan obsesif-kompulsif. Ini karena penyerapan usus yang baik nyatanya mampu mengatur suasana hati.

  • Menurunkan Risiko Kanker

Kubis yang menjadi bahan utama sauerkraut merupakan jenis sayuran yang ampuh menurunkan tingkat risiko kanker. Manfaat tersebut ada karnea kubis memiliki tingkat antioksidan tinggi. Dalam sebuah penelitian ditemukan fakta bahwa perempuan yang kerap mengonsumsi sauerkraut lebih dari 3 porsi seminggu semenjak remaja memiliki tingkat risiko kanker payudara 72 persen lebih rendah daripada wanita yang hanya mengonsumsi sauerkraut 1,5 porsi tiap minggunya.

  • Memadatkan Tulang

Siapa bilang untuk menguatkan dan memadatkan tulang Anda hanya membutuhkan daging? Nyatanya diperlukan vitamin K untuk bisa menjaga kesehatan tulang. Jenis vitamin tersebut pun bisa banyak Anda peroleh ketika mengonsumsi sauerkraut. Dengan tulang yang padat, berbagai masalah persendian juga pengeroposan yang berkaitan dengan usia dapat diminimalkan.

  • Menyehatkan Pencernaan

Menjadi sumber probiotik, jelas manfaat sauerkraut yang sudah pasti Anda rasakan adalah sistem pencernaan yang lebih sehat. Pasalnya, probiotik dapat menjadi tameng melawan bakteri jahat yang ada di usus. Anda pun bisa terhindar dari berbagai penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna, diare dan konstipasi contohnya.

  • Meningkatkan Sistem Imun

Dengan sistem imun yang stabil dan tinggi, Anda akan lebih sulit terkena penyakit, khususnya yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Salah satu manfaat sauerkraut sendiri adalah meningkatkan sistem imun. Manfaat ini bisa diperoleh karena kubis asam khas Jerman ini memiliki kandungan vitamin C dan zat besi yang tinggi. Di mana keduanya sudah dikenal sebagai pembentuk imun tubuh yang mujarab.

  • Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Proses fermentasi untuk membuat kubis segar menjadi sauerkraut ternyata menciptakan kandungan asam folat yang tinggi pada makanan khas Jerman ini. Tingginya asam folat sangat berfungsi bagi kesehatan karena dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner sampai stroke.

***

Dengan segudang manfaat yang bisa diperoleh dari kubis fermentasi ini, tidak ada salahnya bukan mulai mencicipi sauerkraut asal Jerman jika sedang bosan mengonsumsi kimchi yang sedang naik daun. Rasa sauerkraut yang tidak terlalu berbumbu pekat juga dapat menjadi jawaban tepat bagi Anda yang kurang menyukai kimchi karena rasa bumbunya yang terlat kuat.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*