Apa Itu Threesome? Ini 5 Faktanya

  • November 24, 2020

Agar tidak menimbulkan banyak persepsi di kalangan masyarakat, bagi yang belum benar-benar mengetahui, threesome adalah salah satu bentuk aktivitas hubungan seks yang melibatkan tiga orang. Kondisi ini bisa dengan dua pria dan satu perempuan, dua perempuan dan satu pria atau ketiga-tiganya perempuan dan ketiga-tiganya adalah laki-laki.

Beberapa orang mungkin memiliki pertanyaan apakah aktivitas tersebut terdapat kenikmatan dalam hubungan seks intim antara dua orang atau justru lebih memberi kenikmatan. Tentu ini menjadi selera masing-masing orang, karena seseorang bisa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Atau juga tidak sedikit orang yang mendambakan momen itu.

Fakta-fakta Threesome

Aktivitas seks ini bisa merujuk pada cinta segitiga atau hubungan percintaan tiga jalan, fenomena inilah yang mendorong seorang peneliti dari Birmingham City University, Ryan Scoats dalam mendapatkan gelar PhD. Berikut fakta-fakta mengenai aktivitas seks tersebut menurut hasil penelitian Ryan.

  1. Banyak yang Pernah Melakukan

Berdasarkan penemuan dari penelitian yang dilakukan Scoats, tiga mahasiswa yang ia tanyai mengaku pernah melakukan aktivitas seks tersebut pada tahun kedua kuliah. Sementara enam mahasiswa lainnya mengaku sudah melakukannya lebih dari satu kali.

  • Lebih Banyak Perempuan

FFM merupakan istilah untuk Female-female Male artinya komposisi aktivitas seks lebih didominasi perempuan yang berjumlah dua orang dan laki-laki satu orang, komposisi ini lebih sering ditemui ketimbang MMF yang lebih condong banyak laki-lakinya.

Dari 10 orang pria yang ditanyai Scouts, tujuh diantaranya mengaku pernah melakukan dengan komposisi FFM. Sementara lima pria mengaku memilih komposisi MMF dan 10 orang lain mengaku pernah melakukan dengan kedua komposisi tersebut.

  • Pria Cenderung Terbuka

Scoats menjlelaskan bahwa para pria lebih menerima dan terbuka untuk membicarakan aktivitas seks yang masih cukup tabu bagi kebanyakan orang ini. Ia menjelaskan bahwa para lelaki ini merasa nyaman untuk memberi tahu kepada setidaknya teman dekat mereka ketika memilih melakukan aktivitas tersebut.

Menurut Scoats, hal ini juga dikarenakan pengurangan homofobia pada umumnya di masyarakat ini memungkinkan pria memiliki tga jenis tanpa rasa takut mengenai apa yang dipikirkan orang lain. Namun, karena keterbatasan penelitian ini baru dilakukan dengan sampel kebanyakan laki-laki kulit putih.

  • Pria Sering Mengajak Sahabat

Dalam melakukan hubungan MMF, pria lebih suka mengajak teman yang sudah dikenalnya dengan sanga baik. Teman dekat atau sahabat, jika tidak memiliki hubungan yang baik seorang pria yang diajak maka dia akan menolaknya. Kondisi ini lebih kepada ke fantasi si pelaku dalam melakukan aktivitas seksual tersebut.

  • Perempuan Enggan MMF

Jika para perempuan lebih terbuka dalam melakukan aktivitas MMF ini, maka berbeda dengan perempuan. Scoats dalam penelitian terpisahnya menyebut jika perempuan enggan untuk mengikuti atau bergabung dalam aktivitas seksual tersebut karena sejumlah alasan.

Scoats menyebut kemungkinan para perempuan menolak ajakan untuk melakukan threesome bisa jadi karena mereka tidak ingin diintimidasi dan keberatan. Perempuan bisa terkesan bahwa mereka hanya sebagai objek saja, ketimbang laki-laki yang mampu berinteraksi secara seksual.

Terlepas dari beberapa fakta di atas, aktivitas seksual ini harus dipahami dengan benar agar tidak salah dalam kelanjutannya. Hal ini karena adanya faktor risiko kesehatan bagi mereka yang melakukan hal ini. Salah satunya risiko terkena infeksi menular seksual lebih besar, tentunya seseorang tidak ingin terkena infeksi yang bisa membahayakan nyawa seseorang ini.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*