BAB Bayi Hijau-Kuning, Yuk Bunda Kenali Warna Feses Bayi

BAB Bayi Hijau-Kuning, Yuk Bunda Kenali Warna Feses Bayi

  • May 21, 2021

Feses bayi memuat banyak informasi mengenai kondisi kesehatannya. Namun berbeda dengan orang dewasa, feses bayi memiliki warna dan konsistensi yang beragam yang membuat orang tua baru bingung menilai kondisi si kecil. 

Umumnya warna feses berwarna coklat atau kekuningan, lantas bagaimana jika BAB bayi hijau? Apakah hal tersebut normal atau tidak? 

Beragam warna feses bayi dan penyebabnya

Bayi memiliki kurang lebih enam warna feses yang berbeda, dimana masing-masing disebabkan oleh faktor yang berbeda pula. Warna kotoran bayi dan penyebabnya meliputi:

  1. Hitam

Bayi yang berusia kurang dari satu minggu akan mengeluarkan feses berwarna hitam (mekonium). Ini adalah warna feses yang sehat, jadi Ayah dan Bunda tak perlu panik jika pada usia tersebut menemukan warna tersebut di balik popok si kecil. 

Warna hitam tersebut terdiri dari sel, cairan ketuban, empedu, dan lendir yang tertelan oleh bayi saat berada di dalam rahim. Mekonium biasanya tidak berbau. 

Barulah setelah beberapa hari, warna BAB bayi akan berangsur-angsur berubah menjadi hijau tua lalu kuning. 

  1. Kuning

Feses bayi berwarna kuning menandakan si kecil dalam kondisi sehat. Sesekali kotoran mereka bisa berwarna kuning tua dengan bintik-bintik putih yang terlihat seperti dadih. Bintih tersebut berasal dari ASI dan bukan tanda berbahaya. 

  1. Coklat atau oranye

Bayi yang menerima susu formula cenderung memiliki warna feses yang lebih gelap, yaitu coklat muda atau oranye. 

  1. Hijau

Warna hijau pada feses bayi tampak saat masa peralihan dari mekonium ke feses biasa. Selain itu, penyebab lain BAB bayi hijau termasuk:

  • Ibu memakan makanan hijau, seperti sayur berdaun hijau atau hidangan lain yang diberi pewarna makanan hijau
  • Penggunaan antibiotik baik pada bayi maupun ibu menyusui
  • Pencernaan bayi lambat, biasanya dikarenakan si kecil makan lebih banyak dari biasanya
  • Bayi mengalami sakit flu atau sakit perut
  • Pengobatan untuk penyakit kuning
  1. Merah 

Feses berwarna merah bukanlah tanda yang baik. Kotoran berwarna merah biasanya dikarenakan darah pada feses. Si kecil mungkin memiliki masalah kesehatan atau menelan sedikit darah dari puting ibu yang pecah-pecah. 

  1. Putih

Kotoran putih jarang terjadi dan dapat mengindikasikan masalah hati. Salah satunya adalah penyakit kuning yang sangat umum terjadi pada bayi baru lahir. Sekitar 80% bayi baru lahir terkena penyakit kuning, dan hilang dalam 2 minggu pertama. 

Jika lebih dari 14 hari feses bayi masih berwarna putih atau pucat, dan disertai pipis berwarna kuning, segera bawa bayi Anda ke dokter. 

Hal lain yang harus diperhatikan

Selain warna, orang tua juga harus memperhatikan konsistensi feses si kecil. Misalnya, saat bayi menerima ASI fesesnya sangat lunak. Ketika beralih ke susu formula, konsistensinya akan lebih padat dari sebelumnya, dan semakin padat jika anak mulai menerima makanan padat.

Lendir pada tinja bayi juga sering terjadi dan jarang menjadi pertanda yang membahayakan. Namun jika anak tidak nyaman dan menunjukkan perilaku yang tak biasa, konsultasikan ke dokter. 

Feses bayi yang kering dan keras menandakan bayi kurang minum. Kotoran yang sangat keras atau seperti pelet juga bisa menjadi tanda sembelit. Berikan mereka lebih banyak cairan dan makanan tinggi serat untuk membantu melancarkan BAB. 

Feses yang terlalu encer dan terkadang disertai suhu tubuh tinggi juga patut diwaspadai yang berarti bayi diare. Diare dapat menyebabkan bayi dehidrasi yang berpotensi mematikan. Berikan bayi lebih banyak ASI atau susu formula, dan segeralah mengunjungi dokter untuk meminta penanganan lebih lanjut. 

Catatan

Saat bayi tumbuh, kotoran mereka sering berubah warna. Misalnya, saat bayi mulai makanan padat, warna makanan yang mereka konsumsi mempengaruhi warna kotorannya. Warna BAB bayi hijau yang tidak biasa juga sering dikhawatirkan, padahal mungkin ini tidak menandakan masalah kesehatan. 

Namun jika Anda melihat feses bayi berwarna merah atau putih, atau lendir secara terus menerus maka segera bawa anak Anda ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*