Biblioterapi dan Macam-macam Terapi yang Menyerupai Hobi

Biblioterapi dan Macam-macam Terapi yang Menyerupai Hobi

  • January 7, 2021

Apa yang Anda bayangkan mengenai terapi psikologi? Kebanyakan orang masih berpikir bahwa terapi psikologi hanya bisa dilakukan dengan cara berbincang dengan psikolog dan menceritakan beragam masalah Anda hingga diberikan solusi. Kenyataannya, terapi psikologi sangat berbeda jauh dengan bayangan tersebut. 

Banyak jenis terapi psikologi yang dapat diberikan kepada psikolog kepada Anda untuk bisa menangani masalah mental dan pikiran yang tengah mengendap. Beberapa di antaranya bahkan dapat membuat Anda tidak sadar tengah menjalani terapi karena kegiatannya mirip dengan hobi tertentu. Ada biblioterapi yang mirip dengan kegiatan membaca buku bahkan ada pula terapi yang membuat Anda merasa seperti sedang bermain drama!

Nyatanya, berbagai jenis terapi psikologi yang menyerupai hobi kerap populer dan dipilih karena membuat pasien lebih rileks melakukannya. Berikut ini adalah beberapa psikologi terapi menyerupai hobi yang patut Anda ketahui. 

  1. Terapi Musik 

Rasanya sulit menemukan orang yang tidak suka mendengarkan musik di dalam hidupnya. Semua orang pasti memiliki jenis musik kesukaannya masing-masing. Mendengarkan musik lewat pengeras suara ataupun earphone sembari bekerja ataupun belajar pun kerap menjadi pilihan orang banyak karena dituding mampu menenangkan sekaligus meningkatkan konsentrasi. Ternyata dalam dunia psikologi, musik juga dapat menjadi salah satu terapi kreatif yang bisa mengobati pasien dengan gangguan mental tertentu. Autisme ataupun kecemasan berlebih menjadi penyakit mental yang kerap diobati dengan terapi musik. 

  1. Terapi Drama 

Orang-orang yang mengalami masalah mental terkait kemampuan bersosialisasi ataupun penurunan rasa kepercayaan diri yang ekstrem kerap disarankan menjalani terapi drama. Dengan melakukan drama, emosional dan fisik seseorang dapat terintegrasi. Gerakan, improvisasi, serta pelibatan banyak orang yang terjadi pada latihan drama akan membuat individu mampu meningkatkan keterampilan mereka secara perlahan. Tidak hanya itu, berbagai gerakan dan improvisasi pada latihan drama juga bisa membuat seseorang memperoleh rasa kepercayaan diri yang besar. 

  1. Terapi Membaca 

Terapi membaca atau yang dikenali sebagai biblioterapi yang mungkin akan sangat disenangi oleh orang yang hobi membaca buku. Tidak sekadar membaca sebenarnya, terapi ini hanya menjadikan literatur sebagai jembatan untuk bisa mengaitkan kondisi penyelesaian masalah yang ada di buku dengan opsi penyelesaian masalah yang pasien hadapi. Jenis buku untuk biblioterapi pun umumnya dipilihkan oleh konselor yang menangani pasien. 

  1. Terapi Hobi 

Anak-anak di bawah usia 12 tahun umumnya senang bermain. Siapa sangka dari kesukaan tersebut dapat menjadi terapi psikologi yang mujarab. Jenis terapi ini kerap diberikan kepada pasien anak-anak berusia 3—12 tahun yang memiliki masalah sosial. Lewat bermain, anak didorong untuk mengungkapkan kebebasan berekspresi sekaligus bersosialisasi. Tujuan dari terapi ini tak lain membantu anak-anak belajar mengekspresikan diri dengan cara yang lebih sehat, menjadi lebih hormat dan empati, serta menemukan cara baru dan lebih positif untuk memecahkan masalah.

  1. Terapi Seni 

Banyak jenis hobi yang dapat dimasukkan ke dalam terapi seni. Menggambar, melukis, sampai memahat merupakan aneka terapi seni yang biasa disarankan pada pasien yang memiliki gangguan kecemasan, depresi, bahkan kepada pasien yang memiliki kecacatan fisik maupun mental. Mengajak pasien menjalani terapi seni untuk menghasilkan suatu karya bisa menjadi batu loncatan untuk membangkitkan kembali ingatan dan kisah dari alam bawah sadar pasien. Di mana kisah-kisah tersebut umumnya menjadi penyebab dari kondisi yang dialaminya. 

*** 

Biblioterapi dan berbagai jenis terapi di atas hanya sebagian kecil dari beragam jenis terapi psikologis. Jangan kaget jika menemukan jenis terapi lainnya yang tidak disangka-sangka. Namun biasanya, terapi tersebut bukanlah obat utama. Tetap diperlukan konsultasi kepada konselor.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*