Metodologi Lengkap Biopsi Tiroid

  • July 22, 2020

Dalam memberikan diagnosis kepada pasien, tenaga medis memiliki beragam metodologi. Salah satu yang mungkin cukup umum dilakukan adalah biopsi. Memang tidak semua penyakit perlu didiagnosis dengan biopsi, tetapi untuk kondisi khusus, seperti masalah pada tiroid atau kelenjar getah bening, misalnya, biopsi tiroid dapat dibilang suatu keharusan.

Selain itu, beberapa kondisi yang diduga kuat terserang kanker biasanya juga akan dilakukan biopsi. Secara garis besar, biopsi adalah prosedur medis yang digunakan untuk mendiagnosis pasien dengan cara mengambil sampel jaringan yang bermasalah.

Sampel jaringan yang bermasalah tersebut nantinya akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium sehingga dokter mengetahui dengan pasti dan tepat mengenai apa yang tengah terjadi di dalam tubuh pasien.

  • Seberapa Penting Biopsi Tiroid untuk Dilakukan?

Kelenjar tiroid merupakan bagian penting di dalam tubuh kita. Namun, tiroid cenderung rentan terhadap gangguan medis. Beberapa penyakit, termasuk kanker, bisa menyerang tiroid kapan saja selama faktor-faktor pemicu terpenhi.

Kelenjar tiroid, yang terletak di leher bagian bawah, biasanya akan membesar ketika tengah terserang sesuatu. Kemungkinan terbaik dari benjolan pada kelenjar tiroid adalah penyakit goitre atau yang kita kenal dengan gondok.

Sedangkan kemungkinan terburuk dari kondisi itu adalah tumor ataupun kanker tiroid. Tenaga medis, dalam hal ini dokter, tidak dapat memberikan gambaran kondisi yang sesungguhnya tanpa metode diagnosis yang lengkap dan mendalam.

Biopsti tiroid adalah metode diagnosis lengkap dan mendalam yang dimaksud di atas. Oleh karenanya, biopsi tiroid tingkat urgensinya amat tinggi dalam rangka memastikan diagnosis pasien.

Namun, untuk sampai ke titik biopsi tiroid ini, tenaga medis telah memiliki prosedur dan standar kualifikasi tersendiri. Jadi, tidak sembarang gangguan di kelenjar tiroid bisa langsung didiagnosis dengan biopsi.

  • Bagaimana Biopsi Tiroid Dilakukan?

Secara garis besar, biopsi bisa dilakukan secara eksisi maupun insisi. Biopsi eksisi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat seluruh benjolan yang tumbuh di dalam tubuh. Sedangkan biopsi insisi, sederhananya, adalah pengambilan sampel jaringan yang diduga dapat berkembang sebagai penyakit, seperti kanker.

Biopsi tiroid insisi ini adalah yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Apa pun teknik biopsi yang dilakukan pada tubuh, biasanya membutuhkan lama waktu yang tidak selalu sama.

Ada banyak metode yang bisa diterapkan dalam prosedur biopsi. Biasanya hal ini disesuaikan dengan area di mana terjadinya masalah. Namun, khusus untuk biopsi tiroid ada tiga metode umum yang bisa dilakukan oleh tenaga medis, di antaranya:

  • Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB)

Fine needle aspiration biopsy (FNAB) atau biopsi aspirasi jarum halus merupakan metode yang dilakukan dengan bantuan jarum suntik berdiameter kecil.  Tindakan ini bisa dilakukan untuk tumor atau benjolan yang letaknya di permukaan tubuh (superficial) dan bisa teraba, misalnya tumor pada kelenjar getah bening, kelenjar tiroud, kelenjar liur, payudara, dan lain-lain.

Prosedur FNAB dilakukan seperti injeksi (suntik). Kulit pada daerah yang ingin diambil sampelnya dibersihkan dengan alkohol untuk kemudian jarum disuntikkan untuk mengambil sampel tumor.

Metode ini terbilang cukup efektif. Pasalnya, dokter sudah bisa mendapatkan suatu diagnosis tentang kondisi pasien tanpa perlu tindak bedah lanjutan yang memiliki berbagai efek samping bagi pasien.

  • Core Needle Biopsy

Tidak ada perbedaan berarti dengan metode yang pertama kecuali di alat yang digunakan. Pada metode ini jarum yang digunakan untuk biopsi tiroid jauh lebih besar.

Biopsi jarum inti atau core needle biopsy ini merupakan pemeriksaan lanjutan ketika biopsi jarum halus tidak bisa menentukan penyebab benjolan tiroid.

  • Biopsi Melalui Bedah Invasif

Biopsi operasi sangat jarang dilakukan dan melibatkan pembuatan sayatan di leher pasien, untuk mengangkat kelenjar tiroid. Prosedur ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi dan memiliki masa pemulihan yang lebih lama dari jenis biopsi lainnya.

  • Berapa Lama Prosedur Biopsi Tiroid Dilakukan?

Tidak ada waktu pasti mengenai durasi pelaksanaan biopsi tiroid. Semuanya tergantung dari jenis biopsi yang dilakukan beserta tingkat kesulitannya. Namun, rata-rata waktu biopsi yang menggunakan jarum halus atau needle biopsy yakni sekitar 10-15 menit. Operasi biopsi tiroid atau surgical biopsy jelas membutuhkan waktu yang lebih lama ketimbang needle biopsy.

Sementara itu, hasil dari biopsi tiroid akan keluar juga dalam waktu yang tak bisa ditentukan. Pasalnya, sampel dari jaringan memiliki karakteristik tersendiri. Jenis dan kondisi pasien pun menentukan berapa lama hasil biopsi tiroid bisa keluar.

Jika biopsi tiroid menggunakan metode sederhana hasilnya bisa keluar dalam 2 hingga 3 hari. Sementara untuk kasus yang lebih rumit, biasanya membutuhkan waktu cukup lama yakni sekitar 7 sampai 10 hari.

 

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*