Pemeriksaan Leopold

Tentang Pemeriksaan Leopold di Masa Kehamilan

  • January 6, 2022

Selama masa kehamilan, para ibu hamil pasti rutin memeriksakan kandungannya sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Tujuannya untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan janin. Selain itu, saat usia kehamilan memasuki 8 bulan, dokter akan melakukan pemeriksaan leopold. Pemeriksaan ini dilakukan dengan meraba perut untuk mengetahui dan memperkirakan posisi bayi dalam rahim. 

Apa Itu Pemeriksaan Leopold?

Selama trimester kedua, Anda akan menjalani USG untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan bayi dalam rahim. Selain itu, Anda mungkin akan menjalani tes darah, tes urin, dan tes toleransi glukosa juga untuk mengetahui riwayat kesehatan Anda selama masa hamil. 

Pemeriksaan fisik selama trimester kedua biasanya meliputi pemeriksaan berikut:

  • tinggi fundus, atau ukuran perut, dan pertumbuhan janin
  • detak jantung janin
  • edema, atau pembengkakan
  • penambahan berat badan
  • tekanan darah
  • kadar protein urin
  • kadar glukosa urin

Ini dapat membantu untuk mempersiapkan daftar pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter Anda selama kunjungan.

Selanjutnya, pada masa kehamilan di trisemester ketiga dokter atau bidan akan melakukan pemeriksaan leopold. Pemeriksaan leopold ini bertujuan untuk mengetahui posisi bayi dalam rahim. Hal ini karena posisi bayi dalam rahim dapat berubah-ubah sesuai dengan usia kehamilan. Bayi Anda bisa dalam posisi melintang, sungsang, atau posisi kepala berada di bawah rahim.

Dilakukannya pemeriksaan leopold ini membantu bidan atau dokter untuk menyarankan Anda metode persalinan yang tepat. Jika hasil pemeriksaan leopold menunjukkan bahwa posisi bayi Anda sungsang, maka kemungkinan melahirkan untuk normal cukup berisiko. Sementara itu, jika posisi kepala bayi berada di bawah rahim, maka persalinan normal dapat dilakukan.

Tahapan Pemeriksaan Leopold

Sebelum melakukan pemeriksaan leopold, dokter atau bidan akan meminta Anda untuk buang air kecil terlebih dahulu guna mengosongkan kandung kemih. Tujuannya agar Anda merasa lebih nyaman saat proses pemeriksaan berlangsung. Selanjutnya, dokter akan meminta Anda untuk berbaring telentang dengan posisi kepala yang sedikit lebih tinggi. Kemudian dokter atau bidan akan meraba perut Anda dengan empat langkah leopold.

Leopold satu

Langkah pertama yang dilakukan dokter atau bidan adalah dengan meletakkan kedua telapak tangan di bagian atas perut. Tujuannya untuk menentukan letak bagian tertinggi rahim Anda. Selanjutnya, dokter akan meraba perut secara perlahan guna memperkirakan letak tubuh bayi. 

Saat letak kepala bayi ditemukan, dokter atau bidan akan merasakan rabaan keras dan berbentuk bundar. Sementara bokong bayi akan terasa seperti objek yang besar dengan tekstur yang lembut saat diraba. 

Leopold dua

Pada pemeriksaan tahap leopold dua, kedua telapak tangan bidan atau dokter akan meraba secara perlahan kedua sisi perut Anda, tepatnya di area sekitar pusar. Langkah ini dilakukan guna mengetahui posisi bayi menghadap kiri atau kanan. 

Leopold tiga

Setelah melakukan pemeriksaan langkah kedua, dokter akan melakukan tahap ketiga. Caranya dengan meraba bagian bawah perut Anda menggunakan jari-jari dan jempol dari salah satu tangan (kanan atau kiri). Sama seperti pemeriksaan leopold satu, langkah ini dilakukan untuk mengetahui dan memastikan bagian tubuh bayi berada di bagian bawah rahim. 

Leopold empat

Selanjutnya adalah tahap terakhir yang dilakukan dengan meraba bagian bawah perut menggunakan kedua telapak tangan. Langkah ini membantu dokter atau bidan untuk mengetahui apakah posisi kepala bayi sudah turun hingga rongga tulang panggul (jalan lahir) atau masih berada di area perut. 

Setelah melakukan pemeriksaan leopold, dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah serta detak jantung bayi. Menjelang persalinan, dokter akan menyarankan Anda melakukan pemeriksaan Cardiotocography.

Manfaat Jagung untuk Ibu Hamil dan Takaran Konsumsi yang Pas

  • December 21, 2021

Jagung adalah salah satu biji-bijian serealia yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Berbeda dengan biji-bijian lainnya, jagung bisa dimakan secara langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan lezat. 

Jagung juga bisa jadi kudapan yang menyehatkan bagi ibu hamil. Selain kaya nutrisi, ada banyak manfaat jagung untuk ibu hamil. Simak artikel berikut untuk mengetahui informasinya lebih lanjut.

Jagung, sumber karbohidrat yang tinggi nutrisi

Jagung sebagian besarnya terdiri dari karbohidrat, sehingga cocok dijadikan pengganti nasi bagi ibu hamil yang mual ketika memakan nasi. Selain itu, jagung juga mengemas vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh ibu hamil. 

Kandungan nutrisi jagung bervariasi tergantung pada jenis jagung. Namun umumnya 1 cangkir jagung mentah mengandung:

  • 123 g karbohidrat
  • 15,6 g protein
  • 2,7 g serat
  • 4,5 mg zat besi
  • 211 mg magnesium
  • 349 mg fosfor
  • 476 mg kalium
  • 46 mikrogram folat
  • 0,6 mg tiamin (vitamin B1)
  • 0,3 mg riboflavin (vitamin B2)
  • 6.0 mg niasin (vitamin B3)
  • 1,0 mg vitamin B6

Jagung juga memiliki kandungan natrium yang rendah, mengandung sebagian kecil selenium, mangan, zinc, tembaga, vitamin C, dan vitamin E, serta memiliki indeks glikemik (GI) yang rendah. Varian jagung manis juga mengandung lebih banyak gula dibandingkan jagung biasa.

Apa saja manfaat jagung bagi ibu hamil

Mengonsumsi jagung yang segar sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Manfaat jagung untuk ibu hamil juga bisa dirasakan oleh bayi, dimana janin akan terhindar dari risiko cacat lahir. 

Berikut ini beberapa manfaat jagung untuk ibu hamil:

  1. Mencegah anemia

Vitamin B, asam folat, dan zat besi yang terkandung dalam jagung berfungsi untuk memproduksi sel darah merah. Sel darah merah berisikan hemoglobin yang bertugas membawa dan mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Ibu hamil rentan terkena anemia, dan mengonsumsi jagung selama kehamilan dapat menurunkan risiko tersebut.

  1. Mencegah sembelit

Jagung mengandung serat yang berguna meningkatkan kesehatan pencernaan. Mengonsumsi makanan kaya serat membantu meningkatkan pergerakan usus agar makanan lebih mudah dicerna, merangsang metabolisme, sekaligus mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, dan perut kembung. 

  1. Meningkatkan energi

Manfaat jagung untuk ibu hamil yang paling utama adalah memasok energi. Jagung menyediakan karbohidrat kompleks dan protein, dua sumber energi utama yang membantu ibu hamil lebih berenergi dan tak mudah lelah. 

  1. Mendukung tumbuh kembang janin

Jagung mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi, seperti folat, protein, dan vitamin B kompleks, sehingga mengurangi risiko kelainan saraf pada janin. Jagung juga kaya antioksidan lutein dan zeaxanthin yang dipercaya dapat meningkatkan penglihatan bayi.

  1. Menurunkan risiko osteoporosis

Kalsium alami yang terkandung dalam jagung dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian ibu hamil, dan membantu tulang dan gigi lebih kuat sekaligus mengurangi risiko osteoporosis.

  1. Membantu mengontrol tekanan darah

Ibu hamil rentan terkena hipertensi gestasional, yang bisa menjadi faktor risiko preeklamsia. Jagung mengandung potasium dan magnesium yang cukup untuk membantu mengatur tekanan darah normal.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Jagung memiliki sifat antioksidan yang berasal dari vitamin A dan vitamin C yang berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas. Hasilnya, ibu terhindar dari infeksi, bayi pun sehat. 

Berapa banyak jagung yang boleh dikonsumsi ibu hamil?

Perlu diingat bahwa jagung merupakan sumber karbohidrat, karena itu sebaiknya jagung dikonsumsi dalam jumlah yang sedang. Disamping itu, tak semua jagung aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Misalnya, produk olahan jagung kehilangan serat dan nutrisi lainnya selama proses produksi, sehingga manfaatnya tak bisa dirasakan. 

Ibu hamil juga harus menghindari popcorn, sirup jagung, tepung jagung, minyak jagung, dan jagung kalengan karena cenderung mengandung zat tambahan, lemak, gula, dan kalori tinggi, serta kehilangan nutrisi alaminya. 

Manfaat jagung untuk ibu hamil bisa dirasakan dengan mengonsumsi jagung yang direbus selama 3-4 menit, dan dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya.

Ketahui Manfaat Melakukan Prenatal Yoga Selama Kehamilan

Ketahui Manfaat Melakukan Prenatal Yoga Selama Kehamilan

  • November 11, 2021

Yoga adalah suatu bentuk latihan dan meditasi di mana memerlukan posisi tubuh tertentu dan pengaturan napas yang digunakan untuk membantu menghubungkan antara pikiran dan tubuh. Prenatal yoga biasanya difokuskan pada posisi yang dirancang dan disesuaikan khusus untuk tubuh ibu hamil.

Prenatal yoga dilakukan untuk membuat Anda menjadi lebih fleksibel sekaligus membantu mempersiapkan Anda untuk proses persalinan. Hal ini karena selama Anda hamil, tubuh akan mengalami banyak perubahan yang dapat membuat Anda menjadi stres baik secara mental maupun fisik. 

Manfaat Prenatal Yoga

Aktif bergerak minimal 30 menit setiap hari memiliki efek positif untuk kesehatan Anda dan bayi Anda. Untuk olahraga atau aktivitas yang dimaksud, sebaiknya Anda tidak perlu memilih olahraga atau latihan yang ekstensif untuk mendapatkan efek positifnya. Lebih baik Anda memilih aktivitas latihan dengan intensitas rendah seperti prenatal yoga karena dapat membantu meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur Anda, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas Anda, serta mengurangi timbulnya nyeri pada punggung bagian bawah dan gejala umum kehamilan lainnya.

Selain itu, melakukan yoga untuk ibu hamil memiliki manfaat kesehatan sebagai berikut:

1. Mengurangi Stres, Depresi, dan Kecemasan

Saat melakukan kombinasi gerakan yang disengaja serta pernapasan yang terstruktur seperti dalam prenatal yoga, maka hal ini akan membantu untuk meringankan gejala depresi. Saat melakukan prenatal yoga, Anda bisa bernapas dengan lambat. Napas yang berirama bermanfaat untuk mengaktifkan sistem saraf dan memblokir kortisol, di mana saat kortisol ada dalam jumlah yang tinggi telah dikaitkan dengan timbulnya depresi.

2. Meningkatkan Aliran Darah

Yoga saat hamil melibatkan aktivitas gerakan peregangan yang dapat membantu meningkatkan kelancaran aliran darah ke jantung Anda. Peningkatan aliran darah berarti ada banyak darah yang mengandung oksigen yang dapat mengalir bayi Anda, sehingga perkembangannya tetap terjaga dan sehat.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Penelitian telah menunjukkan bahwa ibu hamil yang baru saja melakukan yoga kehamilan, detak jantung dan tekanan darahnya menurun. Bahkan efek penurunan tekanan darah karena prenatal yoga lebih berdampak daripada yang dihasilkan oleh olahraga ringan lainnya seperti berjalan kaki.

4. Menurunkan Risiko Persalinan Prematur dan Komplikasi Lainnya

Tingkat stres yang tinggi saat hamil telah terbukti dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Selain itu, prenatal yoga dapat bermanfaat untuk mengurangi stres. Ibu hamil yang melakukan prenatal yoga, yang termasuk gerakan latihan pernapasan, mengatur posisi postur dan meditasi paling tidak selama satu jam sehari sudah telah terbukti dapat menurunkan tingkat persalinan prematur, menurunkan risiko hipertensi kehamilan, dibandingkan dengan ibu hamil yang menghabiskan jumlah waktu yang sama dengan melakukan aktivitas jalan kaki.

5. Menstabilkan Suasana Hati

Prenatal yoga yang terintegrasi yaitu yoga yang berbasis olahraga yang dikombinasikan dengan meditasi, relaksasi yang dalam, dan latihan pernapasan dapat secara signifikan menurunkan tingkat depresi pada calon ibu.

6. Mengontrol Berat Badan

Seperti semua aktivitas asik, yoga dapat membuat tubuh Anda tetap aktif sehingga dapat membantu Anda untuk mengelola kenaikan berat badan sebelum melahirkan dengan lebih baik.

7. Meningkatkan Pengalaman Saat Bersalin

Melakukan latihan pernapasan yang Anda praktikan dalam olahraga ini dapat membantu Anda menjadi tenang saat sudah tiba saatnya melakukan persalinan. Selain itu, ada banyak gerakan peregangan dan penguatan yang dapat meningkatkan pengalaman bersalin dan pemulihan Anda (baik dari persalinan pervaginam atau operasi caesar). Bahkan, penelitian telah menemukan bahwa wanita yang mengikuti aktivitas olahraga kehamilan setidaknya enam sesi sebelum kelahiran lebih sedikit merasakan sakit saat proses persalinan atau setelahnya. Selain itu, proses persalinan juga cenderung menjadi lebih cepat daripada ibu hamil yang tidak melakukan prenatal yoga.

Setelah mengetahui manfaat yang dapat Anda peroleh dari melakukan prenatal yoga, tidak ada salahnya jika Anda ingin melakukan hal ini. Anda tidak perlu takut jika nanti cedera. Anda bisa berkonsultasi kepada dokter kandungan Anda, jika dokter Anda mengizinkan Anda melakukan olahraga kehamilan, Anda bisa melakukannya.

9 Perawatan Wajah untuk Ibu Hamil yang Aman Dilakukan

9 Perawatan Wajah untuk Ibu Hamil yang Aman Dilakukan

  • June 22, 2021

Masa kehamilan memang menjadi momen yang membahagiakan, namun juga sering membingungkan, khususnya soal kesehatan kulit wajah. Perawatan wajah untuk ibu hamil memang perlu diperhatikan dengan seksama dan tidak boleh dilakukan sembarangan.

Adanya perubahan hormon di masa kehamilan memang kerap kali menyebabkan munculnya masalah kulit. Akan tetapi, Anda tentu tidak bisa menggunakan sembarang produk atau prosedur perawatan wajah.

Perawatan Wajah bagi Ibu Hamil yang Aman

  1. Bersihkan wajah dengan rutin

Membersihkan wajah memang perlu dan wajib dilakukan, tidak hanya oleh ibu hamil tapi juga oleh semua orang. Hanya saja, produk yang digunakan untuk membersihkan wajah ini mengandung pelembap yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya, seperti paraben, SLS, hingga alkohol.

Sebaiknya, bersihkan wajah dua kali sehari, di pagi dan malam hari. Jangan lebih dari itu, karena justru akan membuat kulit jadi terlalu kering. 

  1. Mengoleskan pelembap

Setelah membersihkan wajah, ibu hamil bisa mengoleskan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Oleskan moisturizer ini di area pipi, lanjut ke atas dahi, lakukan dengan gerakan memijat. 

Gunakan pelembap yang mengandung hyaluronic acid, gliserin, dan bahan-bahan alami lainnya, seperti shea butter.

  1. Menggunakan sunscreen

Tabir surya atau sunscreen juga termasuk salah satu perawatan wajah untuk ibu hamil yang diperbolehkan. Penggunaan sunscreen boleh digunakan terus secara rutin. 

Apalagi di masa kehamilan, perubahan hormon dapat memicu terjadinya penggandaan sel pigmen sehingga membuat wajah jadi kusam dan muncul noda hitam di wajah.

Penggunaan tabir surya bisa mencegah terjadinya perubahan warna kulit. Sebaiknya pilih sunscreen yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Sebab kandungan ini tidak bisa menyerap langsung ke dalam kulit. Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan di pagi maupun siang hari.

  1. Dilarang memecahkan jerawat

Jika muncul jerawat, jangan dipecahkan. Ini perlu dipatuhi karena bisa membuat jerawat semakin meradang atau mungkin mengalami infeksi. Alih-alih sembuh, jerawat justru semakin parah kondisinya. Bahkan meninggalkan bekas jerawat kehitaman yang sulit hilang. Jadi, jangan pecahkan jika ada jerawat yang muncul, ya.

  1. Gunakan obat jerawat yang aman

Jangan memencet jerawat bila muncul di wajah. Anda bisa mengatasinya dengan mengoleskan obat jerawat. 

Jerawat biasanya memang jadi masalah kulit yang dialami oleh ibu hamil sejak trimester awal.

Anda bisa menggunakan obat jerawat yang mengandung glycolic acid, AHA, erythromycin topikal (dengan resep dokter), dan azelaic acid. Bahkan ada pula ahli dermatologi yang menyebut obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida masih tergolong aman digunakan. 

Meski begitu, setiap produk kecantikan yang akan digunakan, wajib berkonsultasi dengan dokter kandungan atau dokter kulit terlebih dahulu. 

Kandungan obat jerawat yang harus dihindari adalah retinoid serta senyawa kimia turunan vitamin A lainnya. Sebab, retinoid yang digunakan dalam dosis tertentu bisa menyebabkan risiko bayi cacat lahir.

  1. Pilih produk yang bebas minyak dan noncomedogenic

Produk perawatan wajah untuk ibu hamil memang perlu diperhatikan. Pilihlah produk perawatan wajah, mulai dari sabun pembersih hingga moisturizer yang mengandung noncomedogenic dan bebas minyak. 

Produk yang bebas minyak dan noncomedogenic ini tidak rentan menyumbat pori-pori, sehingga bisa meminimalisir munculnya jerawat. 

  1. Minum air putih yang cukup

Konsumsi air putih dengan cukup untuk mencegah dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan membuat kulit juga bermasalah, seperti terasa kering, kasar, dan bersisik saat digaruk. Sehingga, mencukupi kebutuhan cairan tubuh akan membuat Anda terus terhidrasi. Selain baik buat kulit, minum air putih yang cukup juga bisa membantu kesehatan ibu hamil dan terhindar dari keluhan yang muncul saat masa kehamilan.

  1. Mengendalikan stres

Stres yang tidak terkendali juga akan memengaruhi kesehatan kulit, membuatnya jadi lebih sensitif, memicu timbulnya jerawat, dan masalah lainnya. 

Jadi, mengendalikan stres juga termasuk perawatan kulit wajah di masa kehamilan. 

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengendalikan stres, seperti menonton film yang Anda sukai, melakukan hal-hal yang membuat Anda senang, dan melakukan hal lainnya.

  1. Tidur yang cukup

Perawatan wajah untuk ibu hamil tidak hanya berupa treatment kecantikan saja, tapi juga bagaimana Anda mengatur pola hidup sehari-hari. Tidur yang cukup bisa mendukung kesehatan kulit wajah, lho. Waktu tidur yang cukup akan menghilangkan lingkarang hitam di bawah mata, meningkatkan warna kulit hingga jadi lebih cerah, serta membantu memproduksi kolagen baru untuk mencegah kulit kendur. 

Itulah beberapa perawatan wajah untuk ibu hamil yang bisa Anda lakukan dan cenderung aman. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum menggunakan produk perawatan wajah apapun.

Apa yang Terjadi dengan Hamil 13 Minggu dengan Bayi Kembar?

  • February 11, 2021

Kehamilan adalah suatu kebahagiaan yang tidak tertandingi oleh apapun, terlebih lagi jika Anda mendapatkan kehamilan kembar atau anak kembar dalam kandungan. Mungkin tantangan hamil anak kembar memang jauh lebih besar daripada mengandung 1 bayi. 

Hamil 13 minggu adalah saat perut ibu tampak jauh lebih besar

Meskipun risiko hamil anak kembar memang lebih tinggi, namun jika Anda menjalani kehamilan dengan sehat dan pengetahuan yang cukup tentu Anda akan mendapatkan kehamilan dan proses melahirkan yang lancar. Sebelum itu, saat hamil 13 minggu kira-kira apa yang terjadi pada si kembar, dan bagaimana perkembanganya. Berikut penjelasannya!

Hamil 13 minggu dengan bayi kembar

Pada usia hamil 13 minggu, Anda sekarang memasuki hari-hari terakhir trimester pertama. Tingkat keguguran sangat menurun setelah trimester pertama.  Ada banyak hal yang terjadi dengan tubuh Anda dan bayi Anda minggu ini. Seperti berikut:

  • Perkembangan si kembar pada minggu ke 13

Pada akhir minggu ini, Anda telah mencapai trimester kedua. Minggu ini, bayi Anda akan berukuran hampir 4 inci dan berat masing-masing lebih dari satu ons. Jaringan yang pada akhirnya akan menjadi lengan dan kaki serta tulang di sekitar kepala bayi kembar Anda akan terbentuk minggu ini. Si kecil juga sudah mulai buang air kecil di dalam cairan ketuban yang mengelilinginya. 

Pada minggu ini, saat kepala tumbuh cukup pesat, mereka tampak lebih besar dibandingkan dengan badannya. Oleh karena itu, minggu-minggu ini berkonsentrasi pada pertumbuhan tubuh untuk membantu mengejar pertumbuhan kepala. Ini tidak berarti kepala berhenti tumbuh, mereka terus tumbuh, tetapi pada kecepatan yang lebih lambat, dan hal ini normal. 

Bayi Anda akan menunjukkan tanda-tanda gerakan di sekitar waktu itu. Mereka akan menempelkan tangan ke dinding rahim sebagai sarana untuk menjelajahi ruang mereka. Tindakan ini mengarah pada pembentukan sidik jari di ujung jari mereka. Semua gerakan ini juga dapat menyebabkan bayi menyentuh wajah mereka sendiri dan juga saudara kandungnya juga jika berada di kantung umum. Sekitar minggu ini, pita suara mereka juga akan mulai berkembang. 

  • Berapa ukuran bayi?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ukuran kepala si kembar atau kembar tiga biasanya besar tetapi pertumbuhan kepala akan melambat karena tubuh mereka akan mulai tumbuh sesuai dengan kepalanya. Berat badan mereka juga akan mulai meningkat secara substansial dari titik ini, berkisar antara 15 hingga 20 gram, yang lebih rendah per anak untuk bayi kembar. Panjangnya juga tetap sekitar 7 sentimeter karena ukurannya terus bertambah. 

Gejala hamil 13 minggu bayi kembar atau lebih

Pada kehamilan 13 minggu, Anda akan melihat gejala awal Anda mulai memudar dan mungkin menemukan diri Anda dalam keadaan yang lebih nyaman dari sebelum memasuki trimester kedua. Jika Anda masih mengalami mual atau kelelahan, Anda dapat berharap gejala berkurang dalam beberapa minggu mendatang. Anda mungkin juga mengalami:

  • Kelelahan 
  • Peningkatan energi
  • Nyeri ligamen, biasanya dialami di sisi kanan perut, akan cenderung lebih sering dan bahkan lebih tajam di waktu-waktu tertentu. Rahim akan menyebabkan banyak otot dan serat meregang, dan ini hanya akan tumbuh. Setiap gerakan cepat yang membuat otot semakin stres dapat memicu rasa sakit
  • Payudara bocor (atau ASI sudah mulai keluar sedikit)
  • Peningkatan sirkulasi darah selama waktu ini juga dapat mencapai gusi Anda, menyebabkannya menjadi lebih lembut dari biasanya. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan secara acak, terutama saat menyikat gigi. Menjaga hal ini perlu dilakukan dengan menyikat secara hati-hati tetapi teratur. 
  • Lebih banyak energi, selain nyeri ligamen dan gejala trimester pertama yang masih ada, Anda harus mulai merasa lebih energik. Beberapa orang menyebut trimester kedua sebagai “honeymoon periode” kehamilan karena sebagian besar gejala akan memudar. Sebelum Anda menyadarinya, Anda akan berada di trimester ketiga dan mengalami gejala batu seperti pergelangan kaki bengkak, nyeri punggung dan tidur gelisah. 

Tips untuk hamil 13 minggu yang lebih baik

  • Minumlah lebih banyak air setiap harinya untuk membantu menghindari persalinan prematur
  • Jika Anda mengalami sembelit, makan 1-2 buah plum setiap hari
  • Beristirahatlah saat Anda bisa, tidur siang saat ada kesempatan
  • Jangan menunggu lebih lama untuk membeli baju hamil
  • Jika Anda masih merasa mual, makan camilan untuk membantu meredakan mual

Hamil 13 minggu, Anda tetap disarankan untuk melakukan olahraga ringan. Misalnya, berjalan kaki, berenang, jogging, dan yoga. Pada usia ini, Anda pun harus tetap periksakan kandungan Anda untuk mengontrol keadaan janin. 

5 Fakta Tidak Terduga Mengenai Kembar Parasit

  • August 13, 2020

Didiagnosis memiliki kandungan dengan janin kembar umumnya akan menyenangkan. Namun, kesenangan tersebut bisa langsung berubah menjadi sebuah kekhawatiran yang akut jika dokter spesialis menemukan bahwa janin kembar dalam kandungan Anda bisa saja tergolong sebagai kembar parasit.

Kembar parasit merupakan kondisi janin ganda dalam kandungan yang salah satunya ternyata berhenti atau tidak mengalami perkembangan optimal. Ketidakmampuan perkembangan salah satu janin umumnya dipicu karena ada janin lain yang lebih dominan dalam penyerapan nutrisi yang masuk. Parahnya ketika berhenti berkembang atau tidak berkembang optimal, janin yang lemah tersebut masih menempel di bagian janin yang lebih dominan.

Berikut ini adalah beberapa fakta yang baiknya Anda ketahui. Dengan mengetahui berbagai fakta ini, Anda akan menjadi lebih paham dan mengerti tindakan apa yang seharusnya dilakukan apabila tiba-tiba Anda mendengar diagnosis mengenai kembar parasit.

  1. Kejadian Langka

Tidak terlalu banyak orang yang sadar mengenai kembar parasit dikarenakan penelitian dan publikasi mengenai kasus ini masih tergolong minim. Sedikitnya penelitian mengenai penyakit yang dalam dunia medis dikenal sebagai vestigial twins ini karena kembar parasit termasuk kejadian langka.

 

Kasus terjadinya kembar parasit diperkirakan hanya terjadi dalam satu per 1 juta kelahiran hidup. Rasio tersebut bahkan lebih kecil dibandingkan kejadian kembar siang yang bisa ditemukan pada satu dari 50.000 sampai 200.000 kelahiran hidup.

 

  1. Tetap Hidup Menempel

Salah satu janin dalam kembar parasit memang tidak mampu berkembang optimal atau perkembangannya terhenti sehingga bagian tubuh dan organnya tidak lengkap. Namun ajaibnya, janin yang tidka berkembang tersebut akan tetap hidup dan mampu terlahir bersama janin yang lebih dominan.

 

Janin tersebut lahir dengan menempel di bagian tubuh janin yang dominan. Ada kasus janin yang menjadi parasit hanya berbentuk kepala utuh dan menempel di kepala janin yang dominan. Bahkan ada pula cerita bahwa janin yang bersifat parasit hanya berupa kaki atau tangan dan menempel di bagian tubuh janin yang berkembang normal.

 

  1. Kerap Disangka Tumor

Masih terbatasnya penelitian mengenai kembar parasit berakibat pada kerap terabaikannya kondisi kehamilan langka ini sedari awal. Padahal jika diketahui lebih awal, penanganan ekstra bisa dilakukan guna membuat janin parasit tidak berkembang dan tidak mengganggu janin yanm lebih dominan sampai ia lahir.

 

Permasalahannya, sering terjadi kehadiran janin parasit yang menempel pada janin yang dominan dipandang bukan sebagai suat entitas hidup yang berupa janin karena hanya berupa tonjolan yang samar di salah satu bagian tubuh janin dominan. Dokter justru kerap menyangka bagian yang menonjol tersebut merupakan tumor yang baru bisa diambil ketika janin sudah dilahirkan.

 

  1. Bukan Kembar Siam

Walaupun sama-sama terlihat saling menempel, kembar parasit tidak bisa disamakan dengan kembar siam. Pasalnya pada kembar siam, kedua janin tetap bersifat independen dan memiliki organ-organ yang terus berkembang. Hanya saja, salah satu bagian tubuh saling menempel.

 

Sementara itu pada kasus kembar parasit, perkembangan salah satu janin benar-benar berhenti sehingga tidak bisa menjadi janin yang independen. Ia hanya bisa “menumpang” hidup di janin yang bersifat lebih dominan dan bisa mengganggu kehidupan janin dominan.

 

  1. Keberhasilan Pelepasan Tinggi

Ketika terlahir sebagai parasit, kemungkinan untuk tetap hidup normal sangatlah tinggi di masa kini. Operasi pelepasan bagian tubuh yang merupakan janin parasit bisa dilakukan dengan risiko tingkat kematian yang rendah.

Disebutkan bahwa tingkat keberhasilan pelepasan bagian parasit pada anak yang terlahir sebagai kembar parasit dapat mencapai 80 persen. Bahkan pada tahun 2017 pernah ada kasus operasi pelepasan parasit di bagian hati dan organ dalam lainnya berjalan mulus dan tanpa kematian.

Memeriksa kehamilan secara menyeluruh dan detail pada awal kehamilan menjadi sangat penting guna menghindari kembar parasit terus berkembang dan merugikan salah satu janin yang dominan. Jika memang ada kecurigaan terkait tonjolan yang tumbuh di dalam janin, periksalah lebih dalam sebab jangan-jangan itu merupakan tanda kembar parasit.