5 Fakta Tidak Terduga Mengenai Kembar Parasit

  • August 13, 2020

Didiagnosis memiliki kandungan dengan janin kembar umumnya akan menyenangkan. Namun, kesenangan tersebut bisa langsung berubah menjadi sebuah kekhawatiran yang akut jika dokter spesialis menemukan bahwa janin kembar dalam kandungan Anda bisa saja tergolong sebagai kembar parasit.

Kembar parasit merupakan kondisi janin ganda dalam kandungan yang salah satunya ternyata berhenti atau tidak mengalami perkembangan optimal. Ketidakmampuan perkembangan salah satu janin umumnya dipicu karena ada janin lain yang lebih dominan dalam penyerapan nutrisi yang masuk. Parahnya ketika berhenti berkembang atau tidak berkembang optimal, janin yang lemah tersebut masih menempel di bagian janin yang lebih dominan.

Berikut ini adalah beberapa fakta yang baiknya Anda ketahui. Dengan mengetahui berbagai fakta ini, Anda akan menjadi lebih paham dan mengerti tindakan apa yang seharusnya dilakukan apabila tiba-tiba Anda mendengar diagnosis mengenai kembar parasit.

  1. Kejadian Langka

Tidak terlalu banyak orang yang sadar mengenai kembar parasit dikarenakan penelitian dan publikasi mengenai kasus ini masih tergolong minim. Sedikitnya penelitian mengenai penyakit yang dalam dunia medis dikenal sebagai vestigial twins ini karena kembar parasit termasuk kejadian langka.

 

Kasus terjadinya kembar parasit diperkirakan hanya terjadi dalam satu per 1 juta kelahiran hidup. Rasio tersebut bahkan lebih kecil dibandingkan kejadian kembar siang yang bisa ditemukan pada satu dari 50.000 sampai 200.000 kelahiran hidup.

 

  1. Tetap Hidup Menempel

Salah satu janin dalam kembar parasit memang tidak mampu berkembang optimal atau perkembangannya terhenti sehingga bagian tubuh dan organnya tidak lengkap. Namun ajaibnya, janin yang tidka berkembang tersebut akan tetap hidup dan mampu terlahir bersama janin yang lebih dominan.

 

Janin tersebut lahir dengan menempel di bagian tubuh janin yang dominan. Ada kasus janin yang menjadi parasit hanya berbentuk kepala utuh dan menempel di kepala janin yang dominan. Bahkan ada pula cerita bahwa janin yang bersifat parasit hanya berupa kaki atau tangan dan menempel di bagian tubuh janin yang berkembang normal.

 

  1. Kerap Disangka Tumor

Masih terbatasnya penelitian mengenai kembar parasit berakibat pada kerap terabaikannya kondisi kehamilan langka ini sedari awal. Padahal jika diketahui lebih awal, penanganan ekstra bisa dilakukan guna membuat janin parasit tidak berkembang dan tidak mengganggu janin yanm lebih dominan sampai ia lahir.

 

Permasalahannya, sering terjadi kehadiran janin parasit yang menempel pada janin yang dominan dipandang bukan sebagai suat entitas hidup yang berupa janin karena hanya berupa tonjolan yang samar di salah satu bagian tubuh janin dominan. Dokter justru kerap menyangka bagian yang menonjol tersebut merupakan tumor yang baru bisa diambil ketika janin sudah dilahirkan.

 

  1. Bukan Kembar Siam

Walaupun sama-sama terlihat saling menempel, kembar parasit tidak bisa disamakan dengan kembar siam. Pasalnya pada kembar siam, kedua janin tetap bersifat independen dan memiliki organ-organ yang terus berkembang. Hanya saja, salah satu bagian tubuh saling menempel.

 

Sementara itu pada kasus kembar parasit, perkembangan salah satu janin benar-benar berhenti sehingga tidak bisa menjadi janin yang independen. Ia hanya bisa “menumpang” hidup di janin yang bersifat lebih dominan dan bisa mengganggu kehidupan janin dominan.

 

  1. Keberhasilan Pelepasan Tinggi

Ketika terlahir sebagai parasit, kemungkinan untuk tetap hidup normal sangatlah tinggi di masa kini. Operasi pelepasan bagian tubuh yang merupakan janin parasit bisa dilakukan dengan risiko tingkat kematian yang rendah.

Disebutkan bahwa tingkat keberhasilan pelepasan bagian parasit pada anak yang terlahir sebagai kembar parasit dapat mencapai 80 persen. Bahkan pada tahun 2017 pernah ada kasus operasi pelepasan parasit di bagian hati dan organ dalam lainnya berjalan mulus dan tanpa kematian.

Memeriksa kehamilan secara menyeluruh dan detail pada awal kehamilan menjadi sangat penting guna menghindari kembar parasit terus berkembang dan merugikan salah satu janin yang dominan. Jika memang ada kecurigaan terkait tonjolan yang tumbuh di dalam janin, periksalah lebih dalam sebab jangan-jangan itu merupakan tanda kembar parasit.