Bagaimana Cara Menggunakan Handy Clean Dengan Benar?

  • April 14, 2021

Handy Clean adalah sebuah merek produk hand sanitizer. Hand sanitizer berbahan alkohol ini mudah digunakan, praktis, dan mudah dijumpai di apotek ataupun online. Meskipun ada beberapa cara dalam menggunakan hand sanitizer untuk mendapatkan manfaat maksimal darinya, yang lebih penting adalah mengetahui kapan harus menggunakan hand sanitizer seperti Handy Clean. Hand sanitizer dapat membantu membunuh mikroba, namun produk ini tidak efektif untuk semua jenis kuman atau zat lain yang ada di tangan Anda. CDC merekomendasikan membersihkan tangan menggunakan sabun dan air kapanpun dimungkinkan, sesering mungkin. Hand sanitizer dapat digunakan sebagai tambahan cuci tangan menggunakan sabun dan air dan atau ketika mencuci tangan tidak memungkinkan. 

Handy Clean Liquid Hand Sanitizer 60 mL harga terbaik 18500

Bahan aktif dalam produk hand sanitizer seperti Handy Clean adalah isopropyl alcohol, ethanol, atau kombinasi antara keduanya. Alkohol telah lama diketahui dapat membunuh mikroba dengan cara menghancurkan lapisan luar pelindung dan protein serta mengganggu metabolisme mereka. Menurut CDC, penelitian mampu membunuh kuman sama efektifnya dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air, terkecuali apabila tangan Anda benar-benar kotor oleh tanah ataupun minyak. Hand sanitizer juga tidak dapat membersihkan zat kimia yang berpotensi membahayakan. Hand sanitizer juga tidak dala membunuh beberapa kuman yang dapat disingkirkan oleh air dan sabun, seperti Cryptosporidium, Clostridium difficile, dan Norovirus. 

Perlindungan bakteri dan virus

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah melakukan aksi legal melawan perusahaan produsen hand sanitizer yang membuat klaim tidak berdasar atau terbukti dalam melawan salmonella, e. Coli, Ebola, rotavirus, influenza, dan MRSA. Namun, di saat yang bersamaan, banyak studi menunjukkan bahwa hand sanitizer seperti Handy Clean yang berbahan dasar alkohol dapat dengan efektif membunuh beberapa kuman tersebut. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua penelitian bersifat konklusif. Faktanya, satu studi pada fasilitas pelayanan kesehatan jangka panjang menyatakan bahwa preferensi karyawan atas hand sanitizer dibandingkan dengan sabun dan air malah membuat “outbreak” norovirus terjadi. Di sisi lain, kesimpulan dari studi juga dapat bersifat sangat membingungkan. Misalnya, sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010 menyatakan bahwa hand sanitizer berbahan dasar etanol dapat mengurangi risiko infeksi norovirus sebesar 85 persen ketika ada kontak dengan virus jangka pendek. Akan tetap, dalam kondisi kontaminasi yang tinggi, seperti yang Anda temukan di kapal pesiar atau pusat perawatan jangka panjang, hand sanitizer tidak memberikan perlindungan apapun. 

CDC merekomendasikan hand sanitizer seperti Handy Clean dengan kandungan alkohol sebesar 60 persen. Kebanyakan produk mengandung alkohol 60% dan 95%, namun jangan anggap presentasi yang lebih tinggi lebih efektif dalam mengatasi kuman dan bakteri di tangan. Untuk dapat bekerja dengan lebih efisien, produk ini juga harus mengandung air. Beberapa produk di pasaran membuat klaim dapat melakukan sanitasi pada tangan namun tidak mengandung alkohol atau hanya mengandung alkohol dalam jumlah kecil. Produk jenis ini tidak akan memberikan perlindungan sama sekali. 

Agar hand sanitizer seperti Handy Clean dapat bekerja dengan optimal, tingkat keefektifan produk akan bergantung pada beberapa faktor. Selain produk mana yang Anda pilih, Anda juga perlu mempertimbangkan seberapa banyak produk digunakan, teknik pembersihan yang benar, dan konsistensi. Beberapa situasi di mana penggunaan hand sanitizer diperlukan di antaranya adalah apabila Anda mengendarai transportasi publik, berjabat tangan atau menyentuh hewan, dan Anda menggunakan fasilitas publik lainnya.

6 Obat Sakit Gigi yang Juga Bisa Atasi Sariawan

  • March 30, 2021

Sakit gigi dan sariawan merupakan gangguan kesehatan mulut yang sering dialami oleh semua orang. Kini, sudah tersedia obat sakit gigi yang juga bisa mengatasi sariawan sekaligus. 

Selain meredakan nyeri pada gigi dan sariawan, beberapa diantaranya juga bisa mengatasi masalah lain seperti radang gusi, radang tenggorokan, hingga membunuh kuman penyebab plak. 

Berikut beberapa rekomendasi obat sakit gigi yang bisa mengatasi sariawan. 

Sanorine Obat Kumur

Sanorine Obat Kumur memiliki kandungan Hyaluronic Acid yang bisa mencegah terjadinya sariawan serta membunuh kuman yang menyebabkan radang gusi dan munculnya plak pada gigi. 

Agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga serta terhindar dari kuman, sebaiknya berkumur selama 1-2 menit setelah menyikat gigi 2 kali dalam sehari. 

Hyaluronic Acid ukuran 80 ml dibanderol dengan harga Rp13.125.

Efisol Larutan

Efisol Larutan memiliki manfaat untuk mengatasi infeksi pada rongga mulut termasuk sariawan, mengatasi bibir pecah-pecah, mencegah radang tenggorokan, dan membuat nafas jadi harum. 

Berikut beberapa anjuran pemakaian Efisol Larutan yang benar dan tepat:

  • Untuk gangguan pada rongga mulut, larutkan 10-20 tetes larutan dengan air, lalu kumur sebanyak 2 kali dalam sehari
  • Untuk mengatasi sariawan, oleskan larutan Efisol pada bagian yang sakit

Untuk 1 box ukuran 10 ml, Efisol Larutan dibanderol dengan harga Rp28.023. 

BETADINE Mouthwash & Gargle

BETADINE Mouthwash & Gargle memiliki khasiat untuk mengatasi gusi yang bengkak, sariawan, bau nafas, dan juga sakit tenggorokan. 

Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa berkumur selama 20-60 detik sebanyak 3-5 kali dalam sehari. 

Untuk ukuran 1 botol 190 ml, BETADINE Mouthwash & Gargle dibanderol dengan harga Rp34.000.

Hexadol Mint Larutan

Hexadol Mint Larutan bisa digunakan untuk mengobati infeksi ringan seperti radang gusi, rahang gigi, sariawan, serta untuk menjaga kebersihan mulut setelah pencabutan gigi dan operasi amandel. 

Kamu bisa menggunakan Hexadol Mint Larutan dengan berkumur selama 30 menit pada pagi dan malam hari. Untuk luka seperti sariawan, kamu bisa mengoleskannya dengan menggunakan cotton bud

1 botol isi 100 ml dibanderol dengan harga Rp24.400.

Dentasol

Dentasol merupakan salah satu obat sakit gigi yang bisa langsung dibeli di apotek terdekat tanpa menggunakan resep dokter. Obat ini juga cukup ampuh untuk meredakan radang gusi, sariawan, dan masalah mulut lainnya.

Dentasol bisa langsung dioleskan pada bagian gigi yang sakit dengan menggunakan kapas. Obat ini juga cukup aman diberikan pada anak-anak karena tidak menimbulkan rasa sakit. 

Obat dentasol ukuran 10 ml dibanderol dengan harga sekitar Rp5.900-15.600.

Paracetamol

Selain digunakan untuk mengatasi demam, paracetamol juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri pada gigi berlubang. 

Berikut dosis aman pemakaian paracetamol:

  • Orang dewasa: 2 tablet diminum 4-6 jam sekali
  • Anak berusia 12 tahun atau lebih: 1000 mg sebanyak 3-4 kali sehari
  • Anak usia lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun: 10-15 mg tiap 4-6 jam dengan dosis maksimal 75 mg per hari. 

Obat ini cukup aman, asal tidak dikonsumsi secara berlebihan dan sesuai dengan dosis yang sudah ditentukan. 

Biasanya, obat sakit gigi ini hanya bisa mengatasi rasa nyeri. Bisa jadi, rasa nyeri akan muncul lagi dalam beberapa hari kemudian. Jika hal ini terjadi, sebaiknya segera menghubungi dokter, ya. 

Sebab, sakit gigi yang disebabkan oleh gigi berlubang biasanya harus segera ditambal agar tidak berbahaya. 

Selain obat, sebaiknya kamu juga melakukan beberapa kebiasaan ini agar tidak mengalami sakit gigi, seperti:

  • Mengurangi konsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin
  • Rajin membersihkan sela-sela gigi menggunakan dental floss
  • Berkumur dengan air garam
  • Tidur dengan bantal yang lebih tinggi untuk mengurangi rasa nyeri
  • Mengompres pipi yang bengkak karena sakit gigi dengan air hangat

Pilih Vitamin dan Suplemen Kesehatan dengan Diskon Spesial Gajian

  • March 24, 2021

Menjelang masa gajian, Anda mungkin telah mempersiapkan daftar pengeluaran yang dibutuhkan. Salah satu kebutuhan yang ingin dibeli mungkin berupa vitamin dan suplemen kesehatan. Sebaiknya, di masa gajian, manfaatkan diskon spesial gajian untuk mendapatkan suplemen kesehatan yang Anda butuhkan.

Memilih vitamin dan suplemen kesehatan saat diskon spesial gajian

Suplemen merupakan produk yang mengandung bahan-bahan nutrisi dalam makanan, seperti vitamin, mineral, herbal dan tumbuhan, asam amino, probiotik, dan lain sebagainya. 

Ketika memilih suplemen, sesuaikan nutrisi dari suplemen dengan kebutuhan harian Anda. Supaya tidak salah pilih, cobalah lakukan hal ini ketika membeli suplemen kesehatan dengan diskon spesial gajian:

1. Perhatikan label suplemen dengan seksama

Label pada kemasan suplemen dirancang untuk menarik perhatian pembeli agar ingin menggunakan produk itu. Namun, selain melihat rancangannya, Anda juga perlu memperhatikan daftar komposisi dan klaim kesehatan yang ada pada label tersebut.

Pada bagian fakta kesehatan, perhatikan apa efek samping dan bahaya dari penggunaan produk suplemen. Bila tidak disebutkan bahaya dari suplemen tersebut, dan klaim yang dibuat terlalu positif, Anda patut berhati-hati.

Karena, pada dasarnya, tidak ada suplemen yang sama sekali baik tanpa menimbulkan efek samping. Klaim positif yang terlalu berlebihan bisa saja hanya strategi pemasaran produsen suplemen itu. 

2. Beli suplemen dari brand terpercaya

Ada banyak sekali brand atau perusahaan yang memproduksi suplemen kesehatan. Akan tetapi, tidak semuanya cukup terpercaya.

Akan lebih baik, ketika memilih suplemen atau vitamin kesehatan, Anda mempertimbangkan brand yang memproduksi suplemen tersebut. Pilihlah brand yang sudah berdiri sejak lama, karena brand tersebut tentunya sudah terpercaya dalam hal kesehatan. 

3. Ketahui tujuan pemakaian

Banyak orang membeli suplemen kesehatan dengan diskon spesial gajian tanpa mengetahui apa sebenarnya tujuan dari pemakaian suplemen itu. Padahal, Anda harus mengetahui kebutuhan nutrisi harian Anda agar bisa mengonsumsi suplmene dalam dosis yang wajar.

Mengonsumsi suplemen vitamin terkadang bisa membantu untuk mengatasi kondisi tertentu. Misalnya suplemen kalsium dan vitamin D bagi penderita osteoporosis atau suplemen zat besi bagi penderita anemia. 

Akan lebih baik lagi kalau Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum memilih vitamin dan suplemen kesehatan. Pilihlah suplemen berdasarkan anjuran dari dokter.

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih suplemen kesehatan

Meskipun memanfaatkan diskon spesial gajian, bukan berarti Anda bisa membeli suplemen tanpa pertimbangan matang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membeli suplemen. Berikut ini hal-hal tersebut:

  • Interaksi dengan obat lain
    Tidak semua suplemen dan obat bisa dikonsumsi di saat yang bersamaan. Terkadang, suplemen bisa menimbulkan reaksi negatif ketika diminum berbarengan dengan obat tertentu.
    Reaksi negatif yang muncul bisa berbagai macam. Contohnya seperti reaksi alergi atau bahkan membuat suplemen dan obat sama-sama tidak bisa berfungsi dengan baik.
  • Efek samping
    Sebagian besar suplemen kesehatan memiliki efek samping, bahkan ketika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Efek samping ringan biasanya berupa mual, diare, dan sakit kepala.
    Dalam beberapa kasus, suplemen juga bisa menimbulkan efek samping yang lebih berat, seperti alergi, peningkatan tekanan darah, peningkatan detak jantung, dan lain sebagainya.

Suplemen kesehatan memang bisa membantu menambah asupan nutrisi, namun tetap harus dikonsumsi dengan cara yang tepat. Manfaatkan diskon spesial gajian untuk membeli suplemen kesehatan dengan harga yang lebih terjangkau. 

Proris Suppositoria, Obat Apakah Itu?

  • February 19, 2021

Nyeri dan demam yang muncul biasanya ditangani menggunakan obat telan ibuprofen. Selain itu, terdapat jenis obat lain yang memiliki kandungan ibuprofen namun secara penggunaan berbeda yaitu proris suppositoria. Obat ini juga digunakan untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang pada pasien sakit kepala, rematik, terkilir, sakit gigi, tulang sendi, setelah operasi, serta demam. Hanya saja, proris suppositoria bukanlah obat telan dan digunakan dengan cara memasukkannya ke dalam tubuh melalui lubang anus. Berikut penjelasan lengkapnya! 

Manfaat proris suppositoria

Obat proris suppositoria memiliki kandungan ibuprofen sehingga termasuk dalam golongan Non-steroidal Antiinflammatory Drugs (NSAID). Obat ini dapat membantu mengurangi gejala peradangan seperti pembengkakan, nyeri, atau demam. Manfaat atau indikasi proris suppositoria yaitu: 

  • Mengatasi peradangan otot yang menyebabkan nyeri otot
  • Membantu menurunkan demam pada anak-anak
  • Meringankan rasa sakit ringan hingga sedang seperti sakit gigi, nyeri setelah proses cabut gigi, atau sakit kepala. 

Mekanisme kerja proris suppositoria

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, proris suppositoria memiliki kandungan aktif ibuprofen yang merupakan senyawa turunan dari asam propionat. Ibuprofen akan menghilangkan nyeri memengaruhi produksi bahan kimia dalam tubuh bernama prostaglandin, yang muncul sebagai respon otak saat ada penyakit atau cedera di tubuh. Prostaglandin inilah yang memicu tubuh Anda merasakan nyeri. Penghambatan produksi prostaglandin dilakukan dengan memengaruhi enzim siklooksigenase-1 dan 2 lewat jalur asam arakidonat.  Selain menghilangkan nyeri, proris suppositoria juga dapat menurunkan demam dengan cara mempengaruhi hipotamulus di otak sehingga pelepasan panas berkurang sebab pembuluh darah yang melebar kembali menyempit. 

Petunjuk penggunaan proris suppositoria

Obat proris suppositoria bukan merupakan obat telan. Anda dapat menggunakan proris suppositoria dengan mengikuti petunjuk penggunaan seperti berikut ini: 

  • Sebelum menggunakan proris suppositoria, pastikan tangan Anda telah bersih dan terbebas dari kuman maupun bakteri. Untuk memastikan hal tersebut, cucilah tangan menggunakan sabun dan air mengalir. 
  • Pada bagian ujung proris suppositoria berikan pelumas (berbahan dasar air) atau bisa dengan mencelupkannya ke dalam air biasa. Dengan begitu, saat proris suppositoria dimasukkan maka akan lebih lancar dan mengurangi rasa tidak nyaman. 
  • Setelahnya, buat posisi berdiri dengan satu kaki di atas kursi atau berbaring miring dengan satu kaki lurus sedangkan kaki lainnya ditekuk ke arah perut. 
  • Buka pantat Anda secara perlahan kemudian dorong proris suppositoria. Lakukan dengan memasukkan ujung runcing terlebih dahulu sekitar 1 inci ke bagian bawah Anda. 
  • Jika sudah, tutup kaki Anda. Agar proris suppositoria larut ke dalam darah secara maksimal maka duduklah atau berbaring selama 15 menit setelah memasukkan obat tersebut. 
  • Jangan lupa untuk kembali mencuci tangan Anda menggunakan sabun dan air mengalir untuk tetap menjaga kebersihan.

Efek samping proris suppositoria

Penggunaan proris suppositoria harus menggunakan resep dokter sebab obat ini termasuk dalam obat keras. Dengan menggunakan proris suppositoria, maka terdapat beberapa risiko efek samping yang timbul. Beberapa efek samping obat ini yaitu:

  • Perut kembung
  • Diare
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Konstipasi
  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Pendarahan lambung
  • Hematemesis
  • Feses berdarah

Terjadinya overdosis penggunaan proris suppositoria dapat dipicu oleh penggunaan dengan dosis terlalu tinggi tanpa resep dokter. Beberapa tanda overdosis obat ini yaitu nyeri perut, mual, muntah, kelelahan, hipertensi, kejang, hingga koma. Jika kondisi tersebut muncul setelah mengonsumsi proris suppositoria, segera datangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Apabila Anda masih ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai proris suppositoria, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play. 

Hati-hati, Ini 9 Efek Samping dari Isoxsuprine

Hati-hati, Ini 9 Efek Samping dari Isoxsuprine

  • December 31, 2020

Ibu yang tengah hamil dan memiliki risiko kelahiran prematur umumnya akan dianjurkan mengonsumsi isoxsuprine oleh dokter spesialis kandungan. Dengan obat tersebut, diharapkan kontraksi yang memicu kelahiran lebih cepat dari seharusnya dapat diminimalkan. 

Namun sebenarnya, isoxsuprine bukanlah obat yang dibuat khusus untuk wanita hamil. Isoxsuprine lebih mengarah ke jenis obat vasodilator yang bertujuan untuk mengobati berbagai gejala gangguan aliran darah. Cara kerja obat ini dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga darah bisa mengalir lebih lancar. 

Isoxsuprine merupakan jenis obat keras yang penggunaannya mesti dengan sepengetahuan dokter. Pasalnya, meskipun memiliki manfaat yang paten, obat ini juga mengandung berbagai risiko efek samping yang tidak bisa dipandang ringan. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang kerap dialami oleh orang-orang yang mengonsumsi jenis obat vasodilator ini. 

  1. Mengantuk 

Isoxsuprine merupakan jenis obat yang sangat ampuh menimbulkan efek mengantuk setelah beberapa saat Anda mengonsumsinya. Pastikan Anda tidak berkendara ataupun melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi setelah mengonsumsi obat ini supaya terhindar dari bahaya yang tidak diharapkan. 

  1. Sakit Kepala 

Ini merupakan salah satu gejala umum yang sering terjadi pada pasien yang mengonsumsi isoxsuprine. Tiba-tiba Anda akan merasa sedikit melayang dan sakit kepala. Namun, efek ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam. 

  1. Mual dan Muntah 

Isoxsuprine bisa menimbulkan rasa tidak nyaman ketika dikonsumsi. Banyak orang mengatakan, mereka bahkan merasakan mual sesaat setelah mengonsumsi obat pelebar pembuluh darah ini. Tidak sedikit pula yang menyatakan muntah-muntah sebagai efek samping dari isoxsuprine. 

  1. Kesulitan Bernapas 

Gejala efek samping ini memang jarang terjadi. Kesulitan bernapas umumnya dialami oleh orang-orang yang memiliki alergi obat ketika mengonsumsi isoxsuprine. Karena itu, sebaiknya Anda menginformasikan mengenai kemungkinan alergi tersebut sebelum dokter meresepkan jenis obat ini.

  1. Pembengkakan 

Isoxsuprine juga bisa menimbulkan pembengkakan pada beberapa area tubuh. Biasanya bibir menjadi bagian yang paling sering mengalami pembengkakan akibat obat ini. Munculnya bibir bengkak atau daerah tubuh lainnya bengkak merupakan efek dari alergi yang muncul akibat konsumsi isoxsuprine. 

  1. Detak Jantung Cepat 

Jangan kaget ketika Anda tiba-tiba merasa detak jantung menjadi sangat cepat setelah mengonsumsi isoxsuprine. Meskipun jarang terjadi, ini merupakan efek samping dari obat tersebut yang mesti diwaspadai. Segeralah menemui dokter guna mendapatkan penanganan apabila Anda merasakan efek samping isoxsuprine yang satu ini. 

  1. Nyeri Perut dan Dada 

Efek samping lain yang kerap dirasakan oleh pengonsumsi isoxsuprine adalah masalah pencernaan. Tidak jarang dijumpai kasus saat seseorang merasa sakit perut yang menyesakkan ketika mengonsumsi obat ini. Sakit perut akibat isoxsuprine terkadang bahkan bisa menjalar hingga menimbulkan nyeri dada. 

  1. Ruam Merah 

Satu lagi efek samping dari isoxsuprine yang menunjukkan obat ini tidak cocok bagi Anda, yaitu ruam-ruam kemerahan di sekujur kulit. Ruam merah menunjukkan Anda mengalami alergi akibat pemakaian obat ini. Segera hentikan pemakaian isoxsuprine jika gejala ini terjadi dan segeralah berobat ke dokter. 

  1. Kehilangan Kesadaran 

Dosis yang tidak sesuai ataupun alergi bisa memicu efek samping yang satu ini. Meskipun jarang terjadi, dalam beberapa kasus ditemukan seseorang mendadak pingsan atau kehilangan kesadaran setelah mengonsumsi isoxsuprine. Penanganan cepat dan tepat secara medis pun mesti segera diberikan kepada pasien yang kehilangan kesadaran tersebut. 

*** 

Setiap obat pasti memiliki efek samping. Namun, jangan terlalu takut akan efek samping tersebut. Asalkan sesuai resep dokter dan dengan dosis yang benar, efek samping dapat diminimalkan dan manfaat dari obat ini bisa dioptimalkan.

Isoniazid obat TBC

Isoniazid, Obat TBC

  • December 28, 2020

Isoniazid merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis (TB). TB adalah infeksi bakteri yang sebagian besar menyerang paru-paru, tetapi dapat memengaruhi bagian mana pun dari tubuh Anda. Kondisi ini dapat diobati dengan pengobatan yang biasanya berlangsung selama enam bulan secara total. Anda perlu minum beberapa obat untuk mengobati TB, isoniazid hanyalah salah satu obat yang diresepkan.

Tuberkulosis atau TB adalah infeksi menular yang biasanya menyerang paru-paru Anda. Infeksi ini juga dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda, seperti otak dan tulang belakang Anda. Jenis bakteri yang menyebabkan infeksi ini adalah Mycobacterium tuberculosis. Saat ini, kebanyakan kasus TB dapat disembuhkan dengan antibiotik, salah satunya isoniazid. Tapi butuh waktu lama, Anda harus minum obat setidaknya selama 6 sampai 9 bulan.

Infeksi TBC tidak selalu berarti Anda akan sakit. Ada dua bentuk penyakit, yaitu:

  1. TB laten

Anda memiliki kuman di dalam tubuh Anda, tetapi sistem kekebalan Anda mencegahnya menyebar. Anda tidak memiliki gejala apa pun, dan tidak menular. Tetapi infeksinya masih hidup dan suatu hari bisa menjadi aktif. Jika Anda berisiko tinggi untuk aktivasi ulang infeksi misalnya, jika Anda mengidap HIV, Anda mengalami infeksi dalam 2 tahun terakhir, rontgen dada Anda tidak biasa, atau sistem kekebalan Anda lemah, dokter Anda akan memberi Anda obat untuk mencegah TB aktif.

  1. TB aktif

Kuman berkembang biak dan membuat Anda sakit. Anda bisa menyebarkan penyakit ini ke orang lain. Sembilan puluh persen kasus aktif pada orang dewasa berasal dari infeksi TB laten.

Infeksi TB laten atau aktif juga bisa resisten terhadap obat, yang berarti obat tertentu tidak bekerja melawan bakteri. TB laten tidak memiliki gejala, namun tes kulit atau darah dapat mengetahui apakah Anda memilikinya. Tanda-tanda penyakit TBC aktif meliputi:

  • Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Nyeri dada
  • Batuk darah
  • Merasa lelah sepanjang waktu
  • Keringat malam
  • Panas dingin
  • Demam
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, temui dokter Anda untuk menjalani tes. Dapatkan bantuan medis segera jika Anda mengalami nyeri dada. Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui udara, seperti pilek atau flu. Anda bisa tertular TBC hanya jika Anda bersentuhan dengan orang yang mengidapnya.

Isoniazid digunakan dengan obat lain untuk mengobati infeksi tuberkulosis aktif. Ini juga digunakan sendiri untuk mencegah infeksi TB aktif pada orang yang mungkin terinfeksi bakteri (orang dengan tes kulit TB positif). Isoniazid adalah antibiotik dan bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Isoniazid biasanya diresepkan sebagai tablet yang mengandung kombinasi dua, tiga atau empat obat untuk mengobati TB. Nama mereknya bermacam-macam, Anda mungkin diresepkan satu atau lebih merek ini pada waktu yang berbeda dalam perawatan Anda. Mengambil obat kombinasi seperti ini bisa membantu mengurangi jumlah tablet yang perlu Anda konsumsi setiap hari.

Seiring dengan efek bermanfaatnya, sebagian besar obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan meskipun tidak semua orang mengalaminya. Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami efek samping ketika mengkonsumsi isoniazid. Lanjutkan minum isoniazid dan obat TBC lainnya sampai jumlah yang diresepkan dokter Anda habis, bahkan jika gejala hilang. Menghentikan pengobatan terlalu dini atau melewatkan dosis dapat membuat bakteri terus berkembang, yang dapat mengakibatkan kembalinya infeksi dan menyebabkan infeksi lebih sulit diobati atau resisten.

Efek Samping Obat Cendo Lyteers

  • December 28, 2020

Merupakan salah satu obat tetes mata steril yang digunakan untuk melumasi mata dalam keadaan kering yang diakibatkan beberapa kondisi seperti iritasi, kekurangan sekresi air mata, rasa tidak nyaman saat penggunaan lensa kontak, iritasi akibat lingkungan dan lendir berlebih pada mata disebut dengan cendo lyteers.

Obat ini mengandung zat aktif natrium klorida dan kalium klorida yang berfungsi untuk menyejukan mata kering akibat kekurangan air mata. Pada dasarnya air mata memang sangat penting bagi mata, yakni untuk membasuh, membersihkan, melicinkan hingga menjaga jarak kelembapan mata hingga mampu mengurangi rasa tidak nyaman pada mata.

Efek Samping Cendo Lyteers

Kegunaan umum obat ini adalah untuk melumasi dan memberi kesejukan pada mata karena kekurangan sekresi air mata dan beberapa penyebab yang telah disebutkan di atas. Kandungan kalium klorida dan natrium klorida pada obat bisa untuk mengurangi pembengkakan pada permukaan mata atau kornea mata. 

Obat ini bekerja dengan mengeluarkan cairan dari kornea mata untuk nantinya bisa mengurangi pembengkakan yang muncul. Obat ini termasuk golongan bebas yang bisa dibeli di apotek tanpa menggunakan resep. Meski demikian, para pengguna juga perlu berhati-hati sebelum menggunakannya dengan membaca petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label kemasan.

Sama seperti penggunaan obat pada umumnya, pemakaian obat ini juga menyebabkan seseorang mengalami beberapa efek samping. Meski sifatnya ringan, namun jika terjadi secara berulang dan tidak kunjung sembuh bisa membahayakan bagi seseorang tersebut. Berikut beberapa efek samping yang kemungkinan besar muncul.

  • Gatal.
  • Kemerahan.
  • Bengkak.
  • Nyeri.
  • Sensasi hangat atau panas pada mata.
  • Mata buram.

Perlu diketahui jika efek samping yang muncul setiap pasien berbeda-beda, tidak semua orang mengalami efek samping yang disebutkan di atas. Meski demikian, jika muncul kekhawatiran mengenai efek samping pada obat ini bisa dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Penggunaan Obat

Obat ini hanya bisa digunakan pada pemakaian luar dengan cara diteteskan atau dioleskan secara langsung ke mata. Disarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu hingga bersih, lalu lepas lensa kontak sebelum menggunakannya. Kocok botol terlebih dahulu, pengguna bisa memilih posisi yang paling nyaman ketika memakainya bisa berbaring atau mendongak.

Buka mata lebar-lebar dan arahkan pandangan mata ke atas, gunakan satu atau dua jari kemudian tarik kelopak mata bawah hingga membentuk sebuah kantong. Setelah itu pegang obat tetes dengan tangan satunya, posisikan ujung pipet obat dengan mata berjarak 2,5 cm. Pencet perlahan obat mata agar dosis obat yang keluar tidak berlebihan.

Pastikan ujung pipet tidak menyentuh apapun, karena sangat rentan terkena kontaminasi kuman atau bakteri jahat. Lepaskan tangan dari kelopak mata dan turunkan kepala, setelah itu tutup mata selama satu hingga dua menit. Tujuannya memberi waktu bagi mata untuk dapat menyerap obat, jangan berkedip karena hanya akan mendorong cairan obat keluar dari mata sebelum diserap.

Namun, jangan terlalu sering untuk mengonsumsi obat ini dan penggunaan harus sesuai dengan resep dari dokter. Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk dokter untuk bisa bekerja secara optimal, selain itu beritahu dokter jika kondisi belum membaik dalam beberapa hari setelah penggunaan obat dan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Cendo lyteers merupakan salah obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Sangat disarankan untuk tidak menyimpan obat ini di kamar mandi, selain itu juga jangan dibekukan meskipun merek lain dari obat ini memungkinkan aturan penyimpanan yang berbeda.

heparin

Mengenal Obat Heparin: Cara Penggunaan hingga Efek Samping Obat

  • December 15, 2020

Heparin adalah jenis obat yang masuk dalam golongan antikoagulan. FUngsinya adalah untuk mencegah dan juga mengobati pembekuan darah yang terjadi di kaki, paru-paru, dan fibrilasi atrium atau kondisi saat denyut jantung tidak teratur dan biasanya cepat.

Obat yang biasanya disediakan dalam bentuk suntik ini juga bisa mencegah terjadinya pembekuan darah yang umumnya terjadi setelah operasi, transfusi darah, selama cuci darah (dialisis), ketika mengumpulkan sampel darah, serta ketika pasien tidak bergerak dalam waktu lama.

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat kerja protein dalam proses pembekuan darah.

Cara Penggunaan Heparin

Obat pengencer darah ini digunakan dengan cara disuntik ke bagian bawah kulit  atau ke pembuluh darah melalui infus.

Namun, jangan pernah menyuntikkan heparin sendiri tanpa tahu dengan jelas bagaimana menyuntikkannya bagaimana membuang jarum bekas, tabung kateter intravena, hingga barang lainnya yang digunakan untuk menyuntikkan obat ini.

Anda juga perlu memerhatikan warna cairannya. Jangan sampai menggunakan suntikan Heparin yang sudah berubah warna atau terlihat ada partikel di dalamnya.

Paling penting lagi adalah, Anda harus mengikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jangan pernah berhenti menggunakan obat tersebut tanpa izin dokter atau menggunakan obat ini tanpa resep dari dokter.

Penyimpanan Obat

Sebaiknya obat ini disimpan di suhu ruangan, namun hindarkan dari cahaya langsung dna juga tempat yang lembap. Tidak disarankan pula jika menyimpan obat di kamar mandi. Obat tidak boleh dibekukan dan jauhkanlah dari jangkauan anak-anak.

Perhatikan juga instruksi penyimpanan obat yang tertera di kemasan produk terkait penyimpanan ini. Untuk merek lain dari obat ini tbisa saja memiliki aturan yang berbeda untuk menyimpannya.

Jika obat sudah tidak dipakai, jangan buang obat secara sembarangan seperti di saluran pembuangan atau toilet. Kecuali jika diinstruksikan oleh dokter atau apoteker.

Efek Samping Obat Heparin

Saat menggunakan obat ini, efek samping kemerahan dan iritasi mungkin saja terjadi. Namun, jika efek tersebut justru memburuk, maka perlu segera dikonsultasikan dengan dokter. Ada beberapa efek samping yang serius seperti:

  • Nyeri ringan
  • Prothrombin dalam waktu berkepanjangan
  • Perdarahan di bawah kulit
  • Osteoporosis
  • Mengalami reaksi hipersensitivitas seperti asma, demam, rhinitis, hingga urtikaria.
  • Tingginya jumlah kalium dalam darah
  • Terjadinya perdarahan hebat
  • Mengalami penurunan jumlah trombosit, platelet, atau pun trombositopenia.

Jika efek samping serius tersebut terjadi, maka segeralah untuk mencari bantuan medis.

Kondisi Medis yang Perlu Diperhatikan

Apabila Anda memiliki beberapa kondisi medis, sebaiknya perlu dikonsultasikan juga dengan dokter sebelum memulai pengobatan. Adapun kondisi medis yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Hemofilia atau jumlah trombosit tubuh rendah
  • Memiliki alergi terhadap obat Heparin atau jenis obat lain
  • Menderita diabetes militus
  • Memiliki gangguan ginjal dan hati
  • Memiliki risiko komplikasi perdarahan
  • Namun, ada pula beberapa kondisi medis yang tidak boleh menggunakan obat ini, seperti:
  • Endocarditis akut
  • Riwayat trombositopenia yang diinduksi heparin
  • Memiliki tukak saluran pencernaan
  • Insufisiensi hati berat
  • Tekanan darah tinggi
  • Perdarahan otak
  • Pengobatan dengan menggunakan heparin
  • Penggunaan epidural selama kelahiran

Lebih lengkapnya, Anda bisa melihat informasi lebih lengkapnya.

Penting untuk diingat bahwa Anda dilarang mengonsumsi alkohol saat menggunakan obat ini. Sebab, Heparin akan meningkatkan risiko pada perdarahan perut. Ikuti aturan penggunaan obat dengan bijak untuk meminimalisir efek samping yang dapat ditimbulkan.

aztrin obat infeksi saluran pernapasan dan infeksi kulit

Begini Efek Samping Konsumsi Aztrin

  • December 14, 2020

Termasuk obat dalam kategori antibiotik, aztrin mengandung azithromisin dan digunakan untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan pertumbuhan bakteri. Namun penggunaan obat ini tidak boleh sembarang karena dapat menyebabkan bakteri justru menjadi resisten atau kebal dan menurunkan efektivitas kerja dari obat ini.

Obat ini termasuk dalam antibiotik golongan makrolida yang memiliki spektrum luas dan aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Azitromisin merupakan derivat eritromisin yang lebih poten. Kandungan ini bekerja dengan cara mengikat subunit 50s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA.

Efek Samping Aztrin

Sangat disarankan untuk menghindari konsumsi obat ini dengan pasien yang memiliki indikasi hipersensitif terhadap antibiotik macrolide. Selain itu juga perhatikan riwayat disfungsi hati atau ikterus kolestatik setelah penggunaan antibiotik sebelumnya.

Interaksi obat ini dapat meningkatkan konsentrasi serum digoxin, siklosporin, terfenadin, hexobarbital dan fenitoin. Kemudian adanya penurunan tingkat penyerapan dengan antasida yang mengandung alumunium dan magnesium, serta peningkatan risiko toksisitas (racun) ergot.

Secara umum efek samping yang kerap muncul jika mengonsumsi obat dengan kandungan azitromisin adalah diare, mual, nyeri perut hingga BAB tanpa disadari. Adapun efek samping lain yang jarang muncul tetapi bisa terjadi, seperti vaginitis, dispepsia, sering buang angin, muntah, badan terasa lemas, cemas, reaksi alergi, anemia, gatal, wajah bengkak, sakit kepala hingga BAB darah.

Di tahun 2013 FDA mengeluarkan peringatan jika azitromisin bisa menyebabkan perubahan tidak normal dalam aktivitas listrik jantung. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan irama jantung menjadi tidak teratur dan berpotensi fatal.

Jenis Obat

Beberapa jenis obat ini untuk mengatasi infeksi saluran nafas atas dan bawah, eksaserbasi bakteri akut bronkitis kronis yang diakibatkan H. Influenzae, M. Catarrhalis atau S. Pneumoniae. Pneumonia karena C. Pneumonia, H. Influenzae, M. Pneumoniae atau S. Pneumoniae dan sinusitis akut karena H. Influenzae, M. Catarrhalis atau S.pneumoniae, faringitis akibat Streptococcus pyogenes.

  1. Sirup

Termasuk dalam golongan obat antibiotik keras dengan kandungan azitromisin sebanyak 200 mg/5 ml dalam bentuk sirup. Dosis obat ini untuk dewasa diberikan sebanyak 500 mg per hari selama tiga hari berturut, alternatif pemberian pada hari pertama 500 mg/hari, hari kedua sampai kelima diberikan 350 mg/hari.

Dosis untuk anak diberikan 10 mg/kg berat badan/hari selama tiga hari berturut, dosis alternatif pemberian obat ini untuk hari pertama sebanyak 50 mg/kg berat badan/hari, kemudian hari kedua sampai kelima sebanyak 5 mg/kg berat badan/hari. 

  1. Kaplet

Termasuk dalam golongan obat antibiotik keras dengan kandungan azitromisin 500 mg, bentuknya kaplet salut selaput. Obat ini berfungsi mengobati infeksi saluran atas dan bawah, infeksi ringan dan sedang dengan dosis yang tidak sembarangan. Untuk hari pertama diberikan dosis 500 mg sebagai dosis tunggal per hari.

Dosis hari kedua hingga hari kelima diberikan 250 mg, sementara itu dosis berbeda diberikan untuk mengatasi uretritis non-komplikasi dan servisitis non-gonore yang diakibatkan chlamidia trachomatis, dosis pemberian obat satu gram sebagai dosis tunggal per harinya.

Toleransi Kehamilan

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pemakaian obat azitromisin, salah satunya seperti aztrin. Sementara itu belum ada studi yang memadai serta terkendali dengan baik pada wanita hamil. Penelitian pada hewan menunjukkan efek buruk, tetapi studi memadai dan terkendali pada ibu hamil tidak menunjukkan risiko pada janin di trimester pertama.

Apa Itu Pregabalin dan Adakah Efek Sampingnya?

  • December 10, 2020

Pregabalin adalah sebuah obat resep yang hadir dalam bentuk kapsul, larutan, dan tablet, semuanya dikonsumsi lewat mulut. Kapsul oral pregabalin tersedia dalam merek Lyrica dan tidak tersedia sebagai obat generic. Kapsul oral pregabalin dapat digunakan sebagai bagian dari kombinasi terapi, dalam arti Anda harus mengonsumsi obat tersebut bersamaan dengan obat jenis lain. Mengingat pregabalin adalah zat yang terkontrol, dokter akan memantau Anda bagaimana menggunakan obat ini. Kapsul oral pregabalin digunakan untuk merawat nyeri neuropatik yang disebabkan karena kerusakan saraf akibat diabetes dan cedera sumsum tulang belakang, fibromyalgia (nyeri di seluruh tubuh), dan kejang onset sebagian ketika diminum bersama obat kejang lainnya. 

Pregabalin masuk ke dalam kelas obat bernama antikonvulsan. Kelas obat berarti sekumpulan obat-obatan yang bekerja dengan cara sama. Obat-obatan tersebut biasanya digunakan untuk merawat kondisi yang serupa. Masih tidak diketahui bagaimana pregabalin bekerja. DIpercaya pregabalin dapat menenangkan saraf overaktif atau rusak di tubuh yang dapat menyebabkan rasa nyeri atau kejang. 

Efek samping

Kapsul oral pregabalin dapat menyebabkan pusing, ngantuk, dan pandangan yang kabur. Obat ini juga dapat memengaruhi kemampuan Anda dalam berpikir, melihat, dan bergerak. Anda tidak boleh mengemudi, menggunakan alat berat, dan melakukan aktivitas atau tugas lainnya yang membutuhkan kewaspadaan hingga Anda tahu bagaimana obat ini memengaruhi Anda. Efek samping yang paling umum dijumpai saat seseorang mengonsumsi pregabalin adalah pusing, ngantuk, kesulitan berkonsentrasi, pandangan yang kabur, mulut kering, bertambahnya berat badan, dan pembengkakan kaki dan tangan. Apabila efek ini ringan, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, apabila gejala efek samping parah dan tidak kunjung sembuh, hubungi dokter. 

Pregabalin juga dapat menyebabkan beberapa efek samping serius. Carilah bantuan medis kegawatdaruratan apabila gejala terasa mengancam nyawa. Beberapa efek samping serius tersebut di antaranya adalah:

  • Reaksi alergi serius. Reaksi ini dapat mengancam nyawa, dengan gejala seperti pembengkakan di wajah, mulut, bibir, gusi, lidah, tenggorokan, dan leher; kesulitan bernapas; dan ruam, gatal-gatal, dan kulit yang melepuh
  • Tindakan atau pikiran ingin bunuh diri, dengan gejala seperti selalu memikirkan kematian, mencoba untuk melakukan bunuh diri, depresi atau kecemasan baru atau semakin parah, merasa gelisah terus menerus, serangan panik, gangguan tidur, mudah marah, bertindak agresif atau penuh kekerasan, bertindak berdasarkan impuls yang berbahaya, mania, dan perubahan suasana hati atau perilaku lainnya
  • Gangguan jantung, dengan gejala seperti pembengkakan di tangan dan kaki, sakit dada
  • Pusing dan mengantuk

Kapsul oral pregabalin dapat berinteraksi dengan obat-obatan, vitamin, dan herbal lain yang mungkin sedang Anda konsumsi. Interaksi obat berarti suatu kondisi ketika zat yang ada pada obat merubah bagaimana obat tersebut semestinya bekerja. Kondisi ini dapat berbahaya, dan dapat mencegah obat bekerja dengan efektif. Untuk membantu menghindari interaksi, dokter harus mengatur obat-obatan Anda dengan cermat. Pastikan Anda memberitahu dokter seputar obat-obatan, vitamin, atau herbal apa saja yang sedang Anda konsumsi. 

Pregabalin juga dapat menyebabkan reaksi alergi parah. Gejala reaksi tersebut di antaranya adalah kesulitan bernapas; pembengkakan di wajah, mulut, lidah, gusi, leher, tenggorokan, dan bibir; serta ruam, gatal-gatal, atau kulit yang melepuh. Jangan mengonsumsi obat pregabalin kembali apabila sebelumnya Anda pernah memiliki reaksi alergi. Minum kembali obat dapat berakibat fatal dan berpotensi menyebabkan kematian.