Hati-hati, Ini 9 Efek Samping dari Isoxsuprine

Hati-hati, Ini 9 Efek Samping dari Isoxsuprine

  • December 31, 2020

Ibu yang tengah hamil dan memiliki risiko kelahiran prematur umumnya akan dianjurkan mengonsumsi isoxsuprine oleh dokter spesialis kandungan. Dengan obat tersebut, diharapkan kontraksi yang memicu kelahiran lebih cepat dari seharusnya dapat diminimalkan. 

Namun sebenarnya, isoxsuprine bukanlah obat yang dibuat khusus untuk wanita hamil. Isoxsuprine lebih mengarah ke jenis obat vasodilator yang bertujuan untuk mengobati berbagai gejala gangguan aliran darah. Cara kerja obat ini dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga darah bisa mengalir lebih lancar. 

Isoxsuprine merupakan jenis obat keras yang penggunaannya mesti dengan sepengetahuan dokter. Pasalnya, meskipun memiliki manfaat yang paten, obat ini juga mengandung berbagai risiko efek samping yang tidak bisa dipandang ringan. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang kerap dialami oleh orang-orang yang mengonsumsi jenis obat vasodilator ini. 

  1. Mengantuk 

Isoxsuprine merupakan jenis obat yang sangat ampuh menimbulkan efek mengantuk setelah beberapa saat Anda mengonsumsinya. Pastikan Anda tidak berkendara ataupun melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi setelah mengonsumsi obat ini supaya terhindar dari bahaya yang tidak diharapkan. 

  1. Sakit Kepala 

Ini merupakan salah satu gejala umum yang sering terjadi pada pasien yang mengonsumsi isoxsuprine. Tiba-tiba Anda akan merasa sedikit melayang dan sakit kepala. Namun, efek ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam. 

  1. Mual dan Muntah 

Isoxsuprine bisa menimbulkan rasa tidak nyaman ketika dikonsumsi. Banyak orang mengatakan, mereka bahkan merasakan mual sesaat setelah mengonsumsi obat pelebar pembuluh darah ini. Tidak sedikit pula yang menyatakan muntah-muntah sebagai efek samping dari isoxsuprine. 

  1. Kesulitan Bernapas 

Gejala efek samping ini memang jarang terjadi. Kesulitan bernapas umumnya dialami oleh orang-orang yang memiliki alergi obat ketika mengonsumsi isoxsuprine. Karena itu, sebaiknya Anda menginformasikan mengenai kemungkinan alergi tersebut sebelum dokter meresepkan jenis obat ini.

  1. Pembengkakan 

Isoxsuprine juga bisa menimbulkan pembengkakan pada beberapa area tubuh. Biasanya bibir menjadi bagian yang paling sering mengalami pembengkakan akibat obat ini. Munculnya bibir bengkak atau daerah tubuh lainnya bengkak merupakan efek dari alergi yang muncul akibat konsumsi isoxsuprine. 

  1. Detak Jantung Cepat 

Jangan kaget ketika Anda tiba-tiba merasa detak jantung menjadi sangat cepat setelah mengonsumsi isoxsuprine. Meskipun jarang terjadi, ini merupakan efek samping dari obat tersebut yang mesti diwaspadai. Segeralah menemui dokter guna mendapatkan penanganan apabila Anda merasakan efek samping isoxsuprine yang satu ini. 

  1. Nyeri Perut dan Dada 

Efek samping lain yang kerap dirasakan oleh pengonsumsi isoxsuprine adalah masalah pencernaan. Tidak jarang dijumpai kasus saat seseorang merasa sakit perut yang menyesakkan ketika mengonsumsi obat ini. Sakit perut akibat isoxsuprine terkadang bahkan bisa menjalar hingga menimbulkan nyeri dada. 

  1. Ruam Merah 

Satu lagi efek samping dari isoxsuprine yang menunjukkan obat ini tidak cocok bagi Anda, yaitu ruam-ruam kemerahan di sekujur kulit. Ruam merah menunjukkan Anda mengalami alergi akibat pemakaian obat ini. Segera hentikan pemakaian isoxsuprine jika gejala ini terjadi dan segeralah berobat ke dokter. 

  1. Kehilangan Kesadaran 

Dosis yang tidak sesuai ataupun alergi bisa memicu efek samping yang satu ini. Meskipun jarang terjadi, dalam beberapa kasus ditemukan seseorang mendadak pingsan atau kehilangan kesadaran setelah mengonsumsi isoxsuprine. Penanganan cepat dan tepat secara medis pun mesti segera diberikan kepada pasien yang kehilangan kesadaran tersebut. 

*** 

Setiap obat pasti memiliki efek samping. Namun, jangan terlalu takut akan efek samping tersebut. Asalkan sesuai resep dokter dan dengan dosis yang benar, efek samping dapat diminimalkan dan manfaat dari obat ini bisa dioptimalkan.

Isoniazid obat TBC

Isoniazid, Obat TBC

  • December 28, 2020

Isoniazid merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis (TB). TB adalah infeksi bakteri yang sebagian besar menyerang paru-paru, tetapi dapat memengaruhi bagian mana pun dari tubuh Anda. Kondisi ini dapat diobati dengan pengobatan yang biasanya berlangsung selama enam bulan secara total. Anda perlu minum beberapa obat untuk mengobati TB, isoniazid hanyalah salah satu obat yang diresepkan.

Tuberkulosis atau TB adalah infeksi menular yang biasanya menyerang paru-paru Anda. Infeksi ini juga dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda, seperti otak dan tulang belakang Anda. Jenis bakteri yang menyebabkan infeksi ini adalah Mycobacterium tuberculosis. Saat ini, kebanyakan kasus TB dapat disembuhkan dengan antibiotik, salah satunya isoniazid. Tapi butuh waktu lama, Anda harus minum obat setidaknya selama 6 sampai 9 bulan.

Infeksi TBC tidak selalu berarti Anda akan sakit. Ada dua bentuk penyakit, yaitu:

  1. TB laten

Anda memiliki kuman di dalam tubuh Anda, tetapi sistem kekebalan Anda mencegahnya menyebar. Anda tidak memiliki gejala apa pun, dan tidak menular. Tetapi infeksinya masih hidup dan suatu hari bisa menjadi aktif. Jika Anda berisiko tinggi untuk aktivasi ulang infeksi misalnya, jika Anda mengidap HIV, Anda mengalami infeksi dalam 2 tahun terakhir, rontgen dada Anda tidak biasa, atau sistem kekebalan Anda lemah, dokter Anda akan memberi Anda obat untuk mencegah TB aktif.

  1. TB aktif

Kuman berkembang biak dan membuat Anda sakit. Anda bisa menyebarkan penyakit ini ke orang lain. Sembilan puluh persen kasus aktif pada orang dewasa berasal dari infeksi TB laten.

Infeksi TB laten atau aktif juga bisa resisten terhadap obat, yang berarti obat tertentu tidak bekerja melawan bakteri. TB laten tidak memiliki gejala, namun tes kulit atau darah dapat mengetahui apakah Anda memilikinya. Tanda-tanda penyakit TBC aktif meliputi:

  • Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Nyeri dada
  • Batuk darah
  • Merasa lelah sepanjang waktu
  • Keringat malam
  • Panas dingin
  • Demam
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, temui dokter Anda untuk menjalani tes. Dapatkan bantuan medis segera jika Anda mengalami nyeri dada. Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui udara, seperti pilek atau flu. Anda bisa tertular TBC hanya jika Anda bersentuhan dengan orang yang mengidapnya.

Isoniazid digunakan dengan obat lain untuk mengobati infeksi tuberkulosis aktif. Ini juga digunakan sendiri untuk mencegah infeksi TB aktif pada orang yang mungkin terinfeksi bakteri (orang dengan tes kulit TB positif). Isoniazid adalah antibiotik dan bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Isoniazid biasanya diresepkan sebagai tablet yang mengandung kombinasi dua, tiga atau empat obat untuk mengobati TB. Nama mereknya bermacam-macam, Anda mungkin diresepkan satu atau lebih merek ini pada waktu yang berbeda dalam perawatan Anda. Mengambil obat kombinasi seperti ini bisa membantu mengurangi jumlah tablet yang perlu Anda konsumsi setiap hari.

Seiring dengan efek bermanfaatnya, sebagian besar obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan meskipun tidak semua orang mengalaminya. Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami efek samping ketika mengkonsumsi isoniazid. Lanjutkan minum isoniazid dan obat TBC lainnya sampai jumlah yang diresepkan dokter Anda habis, bahkan jika gejala hilang. Menghentikan pengobatan terlalu dini atau melewatkan dosis dapat membuat bakteri terus berkembang, yang dapat mengakibatkan kembalinya infeksi dan menyebabkan infeksi lebih sulit diobati atau resisten.

Efek Samping Obat Cendo Lyteers

  • December 28, 2020

Merupakan salah satu obat tetes mata steril yang digunakan untuk melumasi mata dalam keadaan kering yang diakibatkan beberapa kondisi seperti iritasi, kekurangan sekresi air mata, rasa tidak nyaman saat penggunaan lensa kontak, iritasi akibat lingkungan dan lendir berlebih pada mata disebut dengan cendo lyteers.

Obat ini mengandung zat aktif natrium klorida dan kalium klorida yang berfungsi untuk menyejukan mata kering akibat kekurangan air mata. Pada dasarnya air mata memang sangat penting bagi mata, yakni untuk membasuh, membersihkan, melicinkan hingga menjaga jarak kelembapan mata hingga mampu mengurangi rasa tidak nyaman pada mata.

Efek Samping Cendo Lyteers

Kegunaan umum obat ini adalah untuk melumasi dan memberi kesejukan pada mata karena kekurangan sekresi air mata dan beberapa penyebab yang telah disebutkan di atas. Kandungan kalium klorida dan natrium klorida pada obat bisa untuk mengurangi pembengkakan pada permukaan mata atau kornea mata. 

Obat ini bekerja dengan mengeluarkan cairan dari kornea mata untuk nantinya bisa mengurangi pembengkakan yang muncul. Obat ini termasuk golongan bebas yang bisa dibeli di apotek tanpa menggunakan resep. Meski demikian, para pengguna juga perlu berhati-hati sebelum menggunakannya dengan membaca petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label kemasan.

Sama seperti penggunaan obat pada umumnya, pemakaian obat ini juga menyebabkan seseorang mengalami beberapa efek samping. Meski sifatnya ringan, namun jika terjadi secara berulang dan tidak kunjung sembuh bisa membahayakan bagi seseorang tersebut. Berikut beberapa efek samping yang kemungkinan besar muncul.

  • Gatal.
  • Kemerahan.
  • Bengkak.
  • Nyeri.
  • Sensasi hangat atau panas pada mata.
  • Mata buram.

Perlu diketahui jika efek samping yang muncul setiap pasien berbeda-beda, tidak semua orang mengalami efek samping yang disebutkan di atas. Meski demikian, jika muncul kekhawatiran mengenai efek samping pada obat ini bisa dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Penggunaan Obat

Obat ini hanya bisa digunakan pada pemakaian luar dengan cara diteteskan atau dioleskan secara langsung ke mata. Disarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu hingga bersih, lalu lepas lensa kontak sebelum menggunakannya. Kocok botol terlebih dahulu, pengguna bisa memilih posisi yang paling nyaman ketika memakainya bisa berbaring atau mendongak.

Buka mata lebar-lebar dan arahkan pandangan mata ke atas, gunakan satu atau dua jari kemudian tarik kelopak mata bawah hingga membentuk sebuah kantong. Setelah itu pegang obat tetes dengan tangan satunya, posisikan ujung pipet obat dengan mata berjarak 2,5 cm. Pencet perlahan obat mata agar dosis obat yang keluar tidak berlebihan.

Pastikan ujung pipet tidak menyentuh apapun, karena sangat rentan terkena kontaminasi kuman atau bakteri jahat. Lepaskan tangan dari kelopak mata dan turunkan kepala, setelah itu tutup mata selama satu hingga dua menit. Tujuannya memberi waktu bagi mata untuk dapat menyerap obat, jangan berkedip karena hanya akan mendorong cairan obat keluar dari mata sebelum diserap.

Namun, jangan terlalu sering untuk mengonsumsi obat ini dan penggunaan harus sesuai dengan resep dari dokter. Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk dokter untuk bisa bekerja secara optimal, selain itu beritahu dokter jika kondisi belum membaik dalam beberapa hari setelah penggunaan obat dan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Cendo lyteers merupakan salah obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Sangat disarankan untuk tidak menyimpan obat ini di kamar mandi, selain itu juga jangan dibekukan meskipun merek lain dari obat ini memungkinkan aturan penyimpanan yang berbeda.

heparin

Mengenal Obat Heparin: Cara Penggunaan hingga Efek Samping Obat

  • December 15, 2020

Heparin adalah jenis obat yang masuk dalam golongan antikoagulan. FUngsinya adalah untuk mencegah dan juga mengobati pembekuan darah yang terjadi di kaki, paru-paru, dan fibrilasi atrium atau kondisi saat denyut jantung tidak teratur dan biasanya cepat.

Obat yang biasanya disediakan dalam bentuk suntik ini juga bisa mencegah terjadinya pembekuan darah yang umumnya terjadi setelah operasi, transfusi darah, selama cuci darah (dialisis), ketika mengumpulkan sampel darah, serta ketika pasien tidak bergerak dalam waktu lama.

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat kerja protein dalam proses pembekuan darah.

Cara Penggunaan Heparin

Obat pengencer darah ini digunakan dengan cara disuntik ke bagian bawah kulit  atau ke pembuluh darah melalui infus.

Namun, jangan pernah menyuntikkan heparin sendiri tanpa tahu dengan jelas bagaimana menyuntikkannya bagaimana membuang jarum bekas, tabung kateter intravena, hingga barang lainnya yang digunakan untuk menyuntikkan obat ini.

Anda juga perlu memerhatikan warna cairannya. Jangan sampai menggunakan suntikan Heparin yang sudah berubah warna atau terlihat ada partikel di dalamnya.

Paling penting lagi adalah, Anda harus mengikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jangan pernah berhenti menggunakan obat tersebut tanpa izin dokter atau menggunakan obat ini tanpa resep dari dokter.

Penyimpanan Obat

Sebaiknya obat ini disimpan di suhu ruangan, namun hindarkan dari cahaya langsung dna juga tempat yang lembap. Tidak disarankan pula jika menyimpan obat di kamar mandi. Obat tidak boleh dibekukan dan jauhkanlah dari jangkauan anak-anak.

Perhatikan juga instruksi penyimpanan obat yang tertera di kemasan produk terkait penyimpanan ini. Untuk merek lain dari obat ini tbisa saja memiliki aturan yang berbeda untuk menyimpannya.

Jika obat sudah tidak dipakai, jangan buang obat secara sembarangan seperti di saluran pembuangan atau toilet. Kecuali jika diinstruksikan oleh dokter atau apoteker.

Efek Samping Obat Heparin

Saat menggunakan obat ini, efek samping kemerahan dan iritasi mungkin saja terjadi. Namun, jika efek tersebut justru memburuk, maka perlu segera dikonsultasikan dengan dokter. Ada beberapa efek samping yang serius seperti:

  • Nyeri ringan
  • Prothrombin dalam waktu berkepanjangan
  • Perdarahan di bawah kulit
  • Osteoporosis
  • Mengalami reaksi hipersensitivitas seperti asma, demam, rhinitis, hingga urtikaria.
  • Tingginya jumlah kalium dalam darah
  • Terjadinya perdarahan hebat
  • Mengalami penurunan jumlah trombosit, platelet, atau pun trombositopenia.

Jika efek samping serius tersebut terjadi, maka segeralah untuk mencari bantuan medis.

Kondisi Medis yang Perlu Diperhatikan

Apabila Anda memiliki beberapa kondisi medis, sebaiknya perlu dikonsultasikan juga dengan dokter sebelum memulai pengobatan. Adapun kondisi medis yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Hemofilia atau jumlah trombosit tubuh rendah
  • Memiliki alergi terhadap obat Heparin atau jenis obat lain
  • Menderita diabetes militus
  • Memiliki gangguan ginjal dan hati
  • Memiliki risiko komplikasi perdarahan
  • Namun, ada pula beberapa kondisi medis yang tidak boleh menggunakan obat ini, seperti:
  • Endocarditis akut
  • Riwayat trombositopenia yang diinduksi heparin
  • Memiliki tukak saluran pencernaan
  • Insufisiensi hati berat
  • Tekanan darah tinggi
  • Perdarahan otak
  • Pengobatan dengan menggunakan heparin
  • Penggunaan epidural selama kelahiran

Lebih lengkapnya, Anda bisa melihat informasi lebih lengkapnya.

Penting untuk diingat bahwa Anda dilarang mengonsumsi alkohol saat menggunakan obat ini. Sebab, Heparin akan meningkatkan risiko pada perdarahan perut. Ikuti aturan penggunaan obat dengan bijak untuk meminimalisir efek samping yang dapat ditimbulkan.

aztrin obat infeksi saluran pernapasan dan infeksi kulit

Begini Efek Samping Konsumsi Aztrin

  • December 14, 2020

Termasuk obat dalam kategori antibiotik, aztrin mengandung azithromisin dan digunakan untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan pertumbuhan bakteri. Namun penggunaan obat ini tidak boleh sembarang karena dapat menyebabkan bakteri justru menjadi resisten atau kebal dan menurunkan efektivitas kerja dari obat ini.

Obat ini termasuk dalam antibiotik golongan makrolida yang memiliki spektrum luas dan aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Azitromisin merupakan derivat eritromisin yang lebih poten. Kandungan ini bekerja dengan cara mengikat subunit 50s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA.

Efek Samping Aztrin

Sangat disarankan untuk menghindari konsumsi obat ini dengan pasien yang memiliki indikasi hipersensitif terhadap antibiotik macrolide. Selain itu juga perhatikan riwayat disfungsi hati atau ikterus kolestatik setelah penggunaan antibiotik sebelumnya.

Interaksi obat ini dapat meningkatkan konsentrasi serum digoxin, siklosporin, terfenadin, hexobarbital dan fenitoin. Kemudian adanya penurunan tingkat penyerapan dengan antasida yang mengandung alumunium dan magnesium, serta peningkatan risiko toksisitas (racun) ergot.

Secara umum efek samping yang kerap muncul jika mengonsumsi obat dengan kandungan azitromisin adalah diare, mual, nyeri perut hingga BAB tanpa disadari. Adapun efek samping lain yang jarang muncul tetapi bisa terjadi, seperti vaginitis, dispepsia, sering buang angin, muntah, badan terasa lemas, cemas, reaksi alergi, anemia, gatal, wajah bengkak, sakit kepala hingga BAB darah.

Di tahun 2013 FDA mengeluarkan peringatan jika azitromisin bisa menyebabkan perubahan tidak normal dalam aktivitas listrik jantung. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan irama jantung menjadi tidak teratur dan berpotensi fatal.

Jenis Obat

Beberapa jenis obat ini untuk mengatasi infeksi saluran nafas atas dan bawah, eksaserbasi bakteri akut bronkitis kronis yang diakibatkan H. Influenzae, M. Catarrhalis atau S. Pneumoniae. Pneumonia karena C. Pneumonia, H. Influenzae, M. Pneumoniae atau S. Pneumoniae dan sinusitis akut karena H. Influenzae, M. Catarrhalis atau S.pneumoniae, faringitis akibat Streptococcus pyogenes.

  1. Sirup

Termasuk dalam golongan obat antibiotik keras dengan kandungan azitromisin sebanyak 200 mg/5 ml dalam bentuk sirup. Dosis obat ini untuk dewasa diberikan sebanyak 500 mg per hari selama tiga hari berturut, alternatif pemberian pada hari pertama 500 mg/hari, hari kedua sampai kelima diberikan 350 mg/hari.

Dosis untuk anak diberikan 10 mg/kg berat badan/hari selama tiga hari berturut, dosis alternatif pemberian obat ini untuk hari pertama sebanyak 50 mg/kg berat badan/hari, kemudian hari kedua sampai kelima sebanyak 5 mg/kg berat badan/hari. 

  1. Kaplet

Termasuk dalam golongan obat antibiotik keras dengan kandungan azitromisin 500 mg, bentuknya kaplet salut selaput. Obat ini berfungsi mengobati infeksi saluran atas dan bawah, infeksi ringan dan sedang dengan dosis yang tidak sembarangan. Untuk hari pertama diberikan dosis 500 mg sebagai dosis tunggal per hari.

Dosis hari kedua hingga hari kelima diberikan 250 mg, sementara itu dosis berbeda diberikan untuk mengatasi uretritis non-komplikasi dan servisitis non-gonore yang diakibatkan chlamidia trachomatis, dosis pemberian obat satu gram sebagai dosis tunggal per harinya.

Toleransi Kehamilan

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pemakaian obat azitromisin, salah satunya seperti aztrin. Sementara itu belum ada studi yang memadai serta terkendali dengan baik pada wanita hamil. Penelitian pada hewan menunjukkan efek buruk, tetapi studi memadai dan terkendali pada ibu hamil tidak menunjukkan risiko pada janin di trimester pertama.

Apa Itu Pregabalin dan Adakah Efek Sampingnya?

  • December 10, 2020

Pregabalin adalah sebuah obat resep yang hadir dalam bentuk kapsul, larutan, dan tablet, semuanya dikonsumsi lewat mulut. Kapsul oral pregabalin tersedia dalam merek Lyrica dan tidak tersedia sebagai obat generic. Kapsul oral pregabalin dapat digunakan sebagai bagian dari kombinasi terapi, dalam arti Anda harus mengonsumsi obat tersebut bersamaan dengan obat jenis lain. Mengingat pregabalin adalah zat yang terkontrol, dokter akan memantau Anda bagaimana menggunakan obat ini. Kapsul oral pregabalin digunakan untuk merawat nyeri neuropatik yang disebabkan karena kerusakan saraf akibat diabetes dan cedera sumsum tulang belakang, fibromyalgia (nyeri di seluruh tubuh), dan kejang onset sebagian ketika diminum bersama obat kejang lainnya. 

Pregabalin masuk ke dalam kelas obat bernama antikonvulsan. Kelas obat berarti sekumpulan obat-obatan yang bekerja dengan cara sama. Obat-obatan tersebut biasanya digunakan untuk merawat kondisi yang serupa. Masih tidak diketahui bagaimana pregabalin bekerja. DIpercaya pregabalin dapat menenangkan saraf overaktif atau rusak di tubuh yang dapat menyebabkan rasa nyeri atau kejang. 

Efek samping

Kapsul oral pregabalin dapat menyebabkan pusing, ngantuk, dan pandangan yang kabur. Obat ini juga dapat memengaruhi kemampuan Anda dalam berpikir, melihat, dan bergerak. Anda tidak boleh mengemudi, menggunakan alat berat, dan melakukan aktivitas atau tugas lainnya yang membutuhkan kewaspadaan hingga Anda tahu bagaimana obat ini memengaruhi Anda. Efek samping yang paling umum dijumpai saat seseorang mengonsumsi pregabalin adalah pusing, ngantuk, kesulitan berkonsentrasi, pandangan yang kabur, mulut kering, bertambahnya berat badan, dan pembengkakan kaki dan tangan. Apabila efek ini ringan, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, apabila gejala efek samping parah dan tidak kunjung sembuh, hubungi dokter. 

Pregabalin juga dapat menyebabkan beberapa efek samping serius. Carilah bantuan medis kegawatdaruratan apabila gejala terasa mengancam nyawa. Beberapa efek samping serius tersebut di antaranya adalah:

  • Reaksi alergi serius. Reaksi ini dapat mengancam nyawa, dengan gejala seperti pembengkakan di wajah, mulut, bibir, gusi, lidah, tenggorokan, dan leher; kesulitan bernapas; dan ruam, gatal-gatal, dan kulit yang melepuh
  • Tindakan atau pikiran ingin bunuh diri, dengan gejala seperti selalu memikirkan kematian, mencoba untuk melakukan bunuh diri, depresi atau kecemasan baru atau semakin parah, merasa gelisah terus menerus, serangan panik, gangguan tidur, mudah marah, bertindak agresif atau penuh kekerasan, bertindak berdasarkan impuls yang berbahaya, mania, dan perubahan suasana hati atau perilaku lainnya
  • Gangguan jantung, dengan gejala seperti pembengkakan di tangan dan kaki, sakit dada
  • Pusing dan mengantuk

Kapsul oral pregabalin dapat berinteraksi dengan obat-obatan, vitamin, dan herbal lain yang mungkin sedang Anda konsumsi. Interaksi obat berarti suatu kondisi ketika zat yang ada pada obat merubah bagaimana obat tersebut semestinya bekerja. Kondisi ini dapat berbahaya, dan dapat mencegah obat bekerja dengan efektif. Untuk membantu menghindari interaksi, dokter harus mengatur obat-obatan Anda dengan cermat. Pastikan Anda memberitahu dokter seputar obat-obatan, vitamin, atau herbal apa saja yang sedang Anda konsumsi. 

Pregabalin juga dapat menyebabkan reaksi alergi parah. Gejala reaksi tersebut di antaranya adalah kesulitan bernapas; pembengkakan di wajah, mulut, lidah, gusi, leher, tenggorokan, dan bibir; serta ruam, gatal-gatal, atau kulit yang melepuh. Jangan mengonsumsi obat pregabalin kembali apabila sebelumnya Anda pernah memiliki reaksi alergi. Minum kembali obat dapat berakibat fatal dan berpotensi menyebabkan kematian.

cara mengeluarkan batu ginjal

Tak Perlu Cemas, Ini Cara Mengeluarkan Batu Ginjal

  • December 8, 2020

Bagi penderita batu ginjal, pengobatan medis bukanlah satu-satunya cara untuk mengatasi kondisi tersebut. Secara khusus, jika kondisi yang diderita belum terlalu parah, ada cara mengeluarkan batu ginjal secara alami yang bisa Anda coba.

Pada dasarnya, batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk di dalam ginjal. Batu-batu ini harus melewati saluran kemih untuk keluar dari tubuh Anda. Akan tetapi, hal ini bisa menimbulkan rasa sakit.

Bila Anda takut akan merasa sakit, Anda tidak perlu cemas. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan batu ginjal dengan aman tanpa rasa nyeri.

Cara mengeluarkan batu ginjal sendiri di rumah

Berikut ini beberapa bahan alami sebagai cara mengeluarkan batu ginjal yang bisa dilakukan sendiri di rumah:

  • Cuka apel

Di dalam cuka apel, terdapat kandungan asam setat. Asam asetat membantu dalam melarutkan batu ginjal.

Selain itu, cuka apel bisa membantu menghilangkan rasa sakit akibat batu ginjal, bahkan menjadi cara untuk menghindari pembentukan batu ginjal.

Untuk bisa mendapatkan manfaat dari cuka apel, Anda bisa menambahkan dua sendok makan cuka apel ke dalam air mineral berukuran 6 sampai 8 ons. Minumlah air dengan campuran cuka apel ini sepanjang hari.

Tapi, perlu diingat, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari satu gelas 8 ons campuran ini dalam sehari. Karena, meski bermanfaat, cuka apel yang terlalu banyak juga tidak selalu menyehatkan bagi tubuh.

  • Jus lemon

Lemon mengandung sitrat di dalamnya, yaitu senyawa yang membantu memecah simpanan kalsium dan memperlambat pertumbuhannya. Berdasarkan penelitian, jus lemon yang dibuat tanpa gula adalah obat alami efektif untuk mengobati batu ginjal.

Anda bisa membuat jus lemon sendiri dari buah lemon segar. Tapi, Anda juga bisa membeli jus lemon dalam kemasan yang dijual di supermarket.

Hanya saja, pastikan untuk memeriksa daftar komposisi dalam kemasan jus untuk mengetahui kadar pemanis dan berapa banyak ekstrak lemon murni di dalamnya.

Air mineral merupakan bahan alami yang paling ampuh sebagai cara mengeluarkan batu ginjal. Asupan air yang cukup bisa membantu mempercepat proses batu melewati ginjal menuju saluran kemih.

Usahakan untuk meminum setidaknya 12 gelas air mineral setiap harinya. Jumlah ini tentu lebih banyak dari anjuran air mineral harian dalam kondisi normal, yaitu 8 gelas per hari.

Setelah batu ginjal keluar melalui saluran kemih, Anda tetap harus rutin meminum 8-12 gelas air mineral setiap hari. Hal ini berguna untuk menghindari dehidrasi, karena dehidrasi adalah salah satu faktor risiko utama batu ginjal.

  • Jus seledri

Jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi jus sayuran, jus seledri mungkin akan terasa tidak enak. Akan tetapi, jus ini efektif untuk mengeluarkan batu ginjal Anda secara alami.

Kandungan dalam jus seledri dianggap mampu membersihkan racun yang berkontribusi dalam pembentukan batu. Sejak lama, jus ini telah digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengobati batu ginjal.

Untuk membuat jus seledri, Anda hanya perlu menghaluskan satu atau lebih batan seledri, kemudian minum jusnya sepanjang hari. Tapi, pastikan Anda tidak memiliki penyakit gangguan darah, tekanan darah rendah, ataupun akan menjalani operasi.

Akan lebih baik lagi kalau Anda berkonsultasi dengan dokter tentang cara mengeluarkan batu ginjal secara alami. Dokter Anda tentu bisa memberikan rekomendasi yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

5 Cara Tepat Memilih Obat Flu Generik

  • August 16, 2020

Flu sering kali dialami seseorang, gejalanya mulai dari demam, pilek, batuk, dan bersin. Untuk mengatasinya, banyak orang yang membeli obat flu generik di apotek atau warung dekat rumah. Ini sangat membantu Anda dalam hal waktu dan biaya. Nah, manfaat obat flu generik ini bisa Anda peroleh dengan baik jika Anda memilihnya dengan tepat.

Berbagai merk obat flu generik yang tersedia, mungkin di sini masih banyak yang bingung bagaimana caranya memilih obat flu yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Oleh sebab itu, berikut ini ada beberapa tips untuk memilih obat flu generik yang tepat.

  • Tentukan, apakah obat tipe umum atau tipe khusus.

Obat flu generik bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu tipe umum untuk mengobati penyakit umum, dan tipe khusus untuk gejala penyakit yang khusus. Jika Anda mengalami berbagai gejala flu yang umum, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, dan sejenisnya, maka cocok mengonsumsi obat flu tipe umum. Obat dengan tipe umum ini mengandung kombinasi bahan-bahan aktif yang seimbang, sehingga ampuh mengobati setiap gejala yang muncul. Umumnya, kemasan obat flu generik tipe umum ini dilengkapi dengan keterangan “Mengatasi berbagai gejala flu”.

Apabila gejala yang muncul tampaknya parah, seperti demam, pilek, dan sakit tenggorokan yang sudah sangat mengganggu, maka obat flu tipe khusus akan lebih efektif. Biasanya, kemasan obat flu generik dengan tipe khsusus ini ada keterangan menyembuhkan sakit tenggorokan, mengobati batuk, untuk pilek dan hidung tersumbat, dan sejenisnya. Obat flu tipe khusus bekerja dengan lebih cepat dibandingkan tipe umum. Oleh sebab itu, obat ini cocok untuk Anda yang menginginkan efek obat bekerja dengan cepat.

  • Tidak ada salahnya mencoba obat flu lepas lambat (sustained release).

Aturan minum obat flu generik biasanya tiga kali sehari setelah makan atau sebelum tidur. Hanya saja, orang-orang sering melewatkan minum obat di siang hari karena sibuk bekerja. Orang-orang yang seperti ini direkomendasikan mengonsumsi obat flu sustained release yang telah diracik dengan dosis yang tepat. Alhasil, obat ini dapat bekerja dengan baik meskipun hanya dikonsumsi dua kali dalam sehari, pagi dan malam hari.

  • Bisa menggunakan obat-obatan Cina.

Penggunaan obat-obatan Cina juga dapat dikonsumsi jika gejala flu belum terlalu parah. Terlebih lagi, bagi Anda yang akan berkendara dapat mengonsumsi obat ini sebelumnya, karena tidak akan menyebabkan kantuk. Hanya saja, obat ini bekerja lebih lambat, sehingga bagi Anda yang mengalami gejala yang cukup parah, tidak cocok mengonsumsinya. Maka dari itu, sebelum memilih obat flu generik, Anda harus tahu dulu kebutuhan dan kondisi tubuh Anda.

  • Hindari obat yang mengandung antihistamin jika akan mengemudi.

Sebelum Anda membeli obat flu generik, periksa terlebih dahulu kandungannya. Jika Anda mengonsumsi obat sebelum berkendara, maka hindarilah obat-obatan yang mengandung antihistamin. Meskipun zat ini efektif menyembuhkan pilek dan hidung tersumbat, tapi memiliki efek kantuk yang dapat berisiko kecelakaan jika Anda mengemudi. Beberapa obat flu generik yang mengandung antihistamin adalah Diphenhydramine hydrochloride, Chlorpheniramine maleate, Clemastine fumarate, Mequitazine, dan Carbinoxamine maleate.

  • Pilih obat dalam bentuk cair jika ingin cepat sembuh.

Obat flu yang banyak dijual di toko-toko obat telah tersedia dalam berbagai bentu, seperti kapsul, tablet, puyer, dan obat sirop. Anda tidak perlu khawatir, adanya perbedaan bentuk obat ini tidak akan membedakan kandungan yang ada di dalamnya. Hanya saja, obat dalam bentuk cair atau sirop cenderung lebih mempercepat proses penyembuhan flu. Sayangnya, harganya pun lebih mahal dibandingkan obat flu dalam bentuk tablet atau kapsul. Jadi, ini disesuaikan saja dengan kebutuhan dan kemampuan Anda dalam membeli obat-obatan tersebut.

Inilah 5 cara tepat sebelum Anda membeli obat flu generik di apotek atau toko obat lainnya yang dekat dengan rumah Anda. Selalu baca kandungan zat aktif dalam kemasan obat sebelum membeli. Perlu Anda pahami, bahwa obat flu hanya mampu meredakan gejala-gejala yang muncul, bukan untuk mengobati. Oleh sebab itu, Anda tetap perlu memenuhi asupan nutrisi dari makanan, banyak minum air putih, dan cukup istirahat untuk membantu memulihkan kondisi.

Vitamin B2: Rahasia Cegah Migrain Datang Kembali

  • May 27, 2020

Jika Anda sering mengalami migrain, salah satu penyebab yang memicu penyakit ini selalu datang kembali adalah kekurangan vitamin dalam tubuh. Di antara jenis vitamin yang diperlukan, vitamin B2 sepertinya tidak begitu banyak dikenal. Walaupun begitu, fungsi dari vitamin ini tidak boleh disepelekan.

Apa hubungan antara vitamin B2 dengan migrain?

Vitamin B2 secara khusus diberikan pada orang dengan kadar riboflavin rendah, seperti pada penderita penyakit gangguan struktur kulit dan mukosa, kelainan darah, dan juga beberapa jenis gangguan pada sistem saraf.

Dari sebuah studi ditemukan fakta bahwa ketika penderita migrain mengonsumsi sekitar 400 mg vitamin B2 setiap hari secara rutin selama tiga bulan berturut-turut, hal tersebut dapat mengurangi kemungkinan datangnya migrain di kemudian hari.

Tidak hanya mencegah penyakit migrain, vitamin B2 juga berperan penting dalam mencegah penyakit mata, seperti katarak dan glaukoma.

Seperti apa migrain dan bagaimana pengaruhnya terhadap tubuh?

Migrain atau yang lebih dikenal dengan sakit kepala sebelah ditandai dengan rasa sakit kepala sangat berat seperti berdenyut hanya pada satu sisi kepala saja. Seseorang yang mengalami migrain, biasanya juga mengalami gejala lain, seperti mual, muntah, dan lebih sensitif terhadap cahaya.

Pada kasus tertentu, migrain dapat bertambah parah, sehingga ia dapat menyebabkan penderitanya merasa kesakitan dan tidak dapat beraktivitas. Serang sakit kepala tersebut dapat berlangsung selama beberapa jam, bahkan beberapa hari.

Migrain bukanlah sakit kepala biasa. Penyakit ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, terlebih jika ia terus datang menghampiri. Pasalnya, migrain dapat berujung pada komplikasi lain, seperti stroke. Seseorang yang menderita migrain dikatakan memiliki risiko dua kali lebih besar terkena serangan stroke.

Penyakit migrain juga dapat memengaruhi kondisi mental seseorang, karena ia dapat meningkatkan risiko gangguan mental, seperti depresi, bipolar, gangguan panik, dan kecemasan berlebih.

Sayangnya, hingga saat ini belum ditemukan secara jelas penyebab dari penyakit migrain. Namun, diperkirakan bahwa faktor keturunan dan lingkungan turut menjadi faktor penyebab migrain.

Obat Panu Mana yang Paling Efektif? Perlukan Resep Dokter?

  • March 1, 2020

Penyakit panu merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Tidak heran, produk obat panu juga banyak dijual di pasaran. Penyakit panu sewajarnya perlu segera diatasi agar tidak menimbulkan rasa gatal berkepanjangan.

Panu disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia furfur yang sebenarnya hidup di kulit Anda. Namun, ketika jamur tersebut tumbuh secara berlebihan, maka ia dapat menyebabkan infeksi. Infeksi tersebut ditandai dengan timbulnya bercak pada permukaan kulit yang berwarna lebih terang atau lebih gelap dibanding dengan warna kulit sebenarnya.

Gejala panu umumnya mudah untuk timbul jika kondisi kulit berminyak, memproduksi banyak keringat, sistem kekebalan tubuh yang melemah, dan juga iklim lingkungan yang panas. Bercak yang timbul pada kulit ini dapat mengganggu penampilan, sehingga menurunkan kepercayaan diri seseorang.

Salah satu cara yang paling umum untuk mengatasi panu, yaitu dengan menggunakan obat panu yang dijual dalam berbagai bentuk, seperti salep, krim, hingga losion dan sabun. Namun, Anda juga dapat mengatasi panu dengan cara yang dapat dilakukan sendiri di rumah, seperti:

  • Sampo khusus anti ketombe

Kandungan zinc, pyrithione, asam salisilat, dan selenium sulfida dalam sampo ini dapat menjadi obat panu yang efektif. Caranya, cukup oleskan sampo di lokasi panu, diamkan selama 5 menit, dan bilas. Lakukan cara ini selama dua minggu. Namun, jika timbul reaksi iritasi, segera hentikan cara ini.

  • Obat panu oles khusus

Berbagai merek obat panu oleh tersedia di pasaran. Pilihlah obat panu dengan kandungan clotrimazole, miconazole, dan terbinafine.

Jika kedua cara di atas masih tidak membuahkan hasil, maka Anda perlu berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan cara penanganan yang tepat. Dokter akan meresepkan obat tertentu, seperti:

  • obat oles resep dokter

Obat ini umumnya mengandung bahan aktif ketoconazole dan harus digunakan sehari sekali secara rutin. Hasil dari obat ini akan mulai terlihat pada hari ke-11 penggunaan.

  • Obat anti jamur

Dikarenakan panu disebabkan oleh jamur, maka obat jamur haruslah menjadi pilihan. Dokter akan meresepkan obat anti jamur dengan kandungan ketoconazole dan fluconazole.

  • Pembersih kulit

Wilayah yang cenderung bercuaca panas memicu tumbuhnya panu. Alternatif lain dari obat jamur dan oles dari dokter, yaitu sabun khusus yang dapat Anda gunakan setiap kali Anda mandi untuk menghilangkan panu secara menyeluruh.