12 Gejala Seseorang Mengalami Hipokondria

  • September 22, 2020

Hipokondria merupakan salah satu bentuk gangguan kecemasan yang berlebihan. Pengidap illness anxiety ini akan memiliki kecemasan berlebihan yang menganggap dirinya sedang mengidap penyakit serius. Padahal, secara medis penyakit itu tidak terbukti adanya.

Mereka biasanya yakin bahwa penyakit yang dia derita tidak terdeteksi. Biasanya penderita hipokondria sering memeriksakan dirinya guna untuk mendapat opini yang berbeda.

Gejala-gejala Hipokondria

Memang, penderita hipokondria ini secara fisik tidak menunjukkan gejala apa-apa. Hanya saja, tubuh merasakan gejala kecil berupa perut berbunyi, batuk, hingga bersin. Saat merasakan gejala minor ini, penderitanya semakin yakin dirinya sedang mengidap penyakit yang serius.

Selain itu, bisa juga akan muncul gejala-gejala berikut ini:

  1. Gejala utamanya adalah terobsesi dengan pemikiran bahwa dirinya sedang menderita penyakit serius
  2. Orang yang menderita hipokondria biasanya mengkhawatirkan gejala kecil dan menganggap itu adalah pertanda adanya penyakit serius
  3. Tidak percaya atau tidak bisa diyakinkan oleh dokter ketika hasil pemeriksaan negatif
  4. Mengalami ketakutan berlebih terhadap datangnya penyakit yang dialami selama enam bulan, namun pada penyakit tertentu tidak bisa berubah seiring waktu
  5. Muduah sekali merasa cemas saat berkaitan dengan kondisi kesehatan
  6. Memeriksakan diri berkali-kali untuk mencari-cari tanda penyakit
  7. Penderita tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik karena merasa tertekan mengenai penyakit yang dikhawatirkannya
  8. Sering membuat janji temu dengan dokter untuk meyakinkan diri mengidap penyakit serius, atau justru menghindari perawatan medis karena takut terkena penyakit tertentu
  9. Menghindari diri untuk melakukan sesuatu karena khawatir kondisi kesehatannya, padahal belum tentu dia mengidap penyakit tersebut
  10. Terus menerus membicarakan kondisi kesehatannya dan kemungkinan dirinya menderita penyakit
  11. Merasa cemas berlebihan bahwa dirinya sedang mengalami penyakit tertentu atau khawatir kemungkinan risiko penyakit tertentu karena faktor keturunan
  12. Sering mencari tahu di internet terkait gejala atau pun kemungkinan risiko penyakit tertentu

Apa Penyebab Hipokondria?

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab seseorang mengalami hipokondria. Hanya saja, biasanya gejala ini muncul di usia dewasa. Ada beberapa faktor yang diyakini berperan munculnya gangguan kecemasan ini, yaitu:

  • Dibesarkan di lingkungan keluarga atau orangtua yang punya kekhawatiran berlebihan mengenai kesehatan mereka atau dirinya
  • Merasa sulit menerima ketidakpastian terkait sensasi tidak biasa pada tubuhnya. Sehingga dia menganggap bahwa sensasi tersebut merupakan sesuatu yang serius sehingga dia berusaha mencari bukti untuk mengkonfirmasi apa yang dikhawatirkannya
  • Waktu kecil pernah menderita penyakit serius sehingga membuat dirinya terlalu takut saat tubuh mengalami gejala kecil
  • Pernah mengenal atau melihat seseorang meninggal karena kondisi medis yang berat.

Sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, termasuk pada kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan. Sebab, seseorang yang terkena hipokondria dapat menurunkan kualitas hidupnya. Terlebih jika tingkat kecemasan yang dialami sudah terlalu parah dan membuat dia tidak bisa memikirkan hal lai selain penyakit serius yang dia yakini ada di tubuhnya.

Pikiran yang terus dibayangi oleh penyakit tertentu membuat Anda takut dan bisa menjadi gejala awal dari hipokondria. Saat perasaan tersebut mengganggu pekerjaan bahkan kehidupan Anda, segera hubungi psikiater agar Anda segera mendapat penanganan dan pemeriksaan yang aman. Sebab, rasa cemas akan kondisi kesehatan ini justru membuat kondisi kesehatan Anda semakin memburuk.

Ataupun jika ada orang terdekat yang mengalami gejala-gejala hipokondria ini, yakinkan mereka untuk meminta pertolongan pada orang yang profesional agar kecemasannya bisa teratasi dengan baik sebelum kualitas hidupnya semakin mneurun.

10 Ciri-ciri Hamil Kembar yang Perlu Diketahui Semua Ibu Hamil

  • August 5, 2020

Mengandung anak kembar mungkin didambakan oleh sebagian orang. Sehingga calon ibu dan ayah akan merasa sangat beruntung bisa memiliki bayi kembar. Mereka pun tentu akan pensaran dengan ciri-ciri hamil kembar.

Sebagian wanita mungkin dapat merasa sedang mengandung anak kembar. Namun untuk mendapatkan hasil pasti, cara satu-satunya adalah dengan melakukan USG.

Ciri-ciri Hamil Kembar yang Patut Dikenali

Secara umum, ciri-ciri hamil kembar tidak jauh berbeda dengan kehamilan pada umumnya. Namun, yang paling terlihat adalah ukuran perut yang sangat besar bahkan pada usia kehamilan masih sangat muda.

Tapi, tidak semua ciri-ciri hamil kembar bisa dilihat secara kasat mata. Ada juga tanda-tanda lain yang harus dikenali untuk memastikan Anda sedang mengandung anak kembar. Apa saja?

  1. Berat Badan Naik Drastis

Kenaikan berat badan secara drastis dapat terasa semenjak awal kehamilan. Ini bisa jadi merupakan ciri-ciri hamil kembar. Perbedaannya dengan kehamilan normal bisa mencapai 4,5 kilogram di usia kehamilan yang sama.

Namun, naiknya berat badan secara drastis tidak melulu disebabkan oleh hamil kembar. Ada juga karena konsumsi kalori berlebihan saat masa kehamilan.

  1. Meningkatnya Hormon hCG

hCG atau Human chorionic gonadotropin merupakan jenis hormon yang diproduksi oleh plasenta selama kehamilan. Ciri-ciri hamil kembar berikutnya adalah produksi hormon hCG meningkat dari kehamilan normal. Efek dari kadar hCG yang sangat tinggi menyebabkan ibu hamil mengalami mual dan muntah yang parah.

Tapi, tidak semua kasus peningkatan hormon hCG ini mengindikasikan ibu hamil bayi kembar, ya. Sebab, setiap wanita memproduksi hormon yang bervariasi dan bisa juga dipengaruhi oleh faktor lain.

Jumlah hormon hCG ini bisa dites dengan melakukan pemeriksaan darah. Hal ini selain untuk memastikan Anda sedang hamil bayi kembar, juga untuk mencari tahu penyebab hormon hCG untuk mencegah kondisi lain yang tidak diinginkan.

  1. Mengalami Mual yang Berlebihan

Orang yang mengalami hamil kembar biasanya akan mengalami mual dan muntah yang parah. Morning sickness ini terjadi karena adanya lonjakan hormon hCG selama masa kehamilan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hamil kembar dapat menyebabkan produksi hormon hCG naik drastis. Akan tetapi, mual yang parah tidak selalu menjadi tanda kalau Anda sedang hamil bayi kembar. Sebab, hampir semua wanita hamil akan mengalami morning sickness.

  1. Terdengar Detak Jantung Ganda

Di akhir semester pertama, detak jantung janin biasanya sudah mulai terdengar. Untuk mendeteksinya, dokter akan menggunakan Doppler. Apabila terdengar detak jantung ganda, kemungkinan Anda mengalami hamil kembar.

Akan tetapi perlu diingat sekali lagi, bahwa mungkin saja detak jantung kedua itu sumbernya dari detak jantung ibu, detak jantung yang terasa di bagian perut ibu, atau gema dari detak jantung bayi.

  1. Merasa Tidak Nyaman

Meski saat masa kehamilan memang menyebabkan ibu tidak nyaman, namun saat hamil kembar akan terasa jauh lebih tidak nyaman.

Ketidaknyamanan yang dirasakan seperti:

  • Berkurangnya kualitas tidur
  • Perut kram karena rahim sangat membesar dari biasanya
  • Mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung hingga sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Mengalami nyeri punggung

 

  1. Hasil Tes AFP Tinggi

AFP atau alpha fetoprotein merupakan kehamilan yang biasanya dilakukan di trimester kedua. Tes ini untuk memeriksa adanya kemungkinan cacat bayi dan mengukur kadar protein tertentu yang dikeluarkan oleh jantung bayi. Dari hasil AFP yang terlalu tinggi, dapat mengindikasikan Anda mengalami kehamilan kembar.

  1. Sesak Napas

Anda merasa sesak napas yang lebih buruk dibanding pada kehamilan normal. Ini bisa menjadi tanda Anda sedang hamil anak kembar. Sebab, adanya dua janin di dalam rahim membuat diafragma ibu terdorong dan membuat ibu merasa sangat tidak nyaman ketika bernapas.

  1. Gerakan Janin Terasa Lebih Sering

Hamil kembar biasanya ditandai dengan gerakan janin yang terasa lebih sering dan lebih awal. Tapi, tanda ini tidak selalu bisa menjadi patokan. Sebab jika gerakan janin lebih awal, kemungkinan Anda mengalami gangguan pencernaan.

  1. Merasa Sangat Kelelahan

Ibu hamil yang merasa kelelahan adalah hal yang biasa terjadi. Tapi, pada kehamilan kembar akan lebih berat sehingga tubuh butuh banyak energi untuk memenuhi asupan nutrisi 2 janin dalam kandungan. Kehamilan pun menjadi semakin berat sehingga membuat ibu merasa sangat lelah.

  1. Tinggi Fundus Lebih Besar

Fundus adalah jarak puncak tulang kemaluan dengan puncak rahim, biasanya tinggi fundus diukur selama masa kehamilan. Hal ini bertujuan untuk memperkirakan usia kehamilan serta pertumbuhan bayi.

Ciri-ciri hamil kembar adalah bobot janin lebih besar sehingga rahimpun meregang lebih jauh agar kedua janin dapat ruang yang cukup. Itulah kenapa wanita hamil kembar dilihat dari ukuran perut yang lebih besar dibanding dengan usia kandungannya sendiri.

Metodologi Lengkap Biopsi Tiroid

  • July 22, 2020

Dalam memberikan diagnosis kepada pasien, tenaga medis memiliki beragam metodologi. Salah satu yang mungkin cukup umum dilakukan adalah biopsi. Memang tidak semua penyakit perlu didiagnosis dengan biopsi, tetapi untuk kondisi khusus, seperti masalah pada tiroid atau kelenjar getah bening, misalnya, biopsi tiroid dapat dibilang suatu keharusan.

Selain itu, beberapa kondisi yang diduga kuat terserang kanker biasanya juga akan dilakukan biopsi. Secara garis besar, biopsi adalah prosedur medis yang digunakan untuk mendiagnosis pasien dengan cara mengambil sampel jaringan yang bermasalah.

Sampel jaringan yang bermasalah tersebut nantinya akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium sehingga dokter mengetahui dengan pasti dan tepat mengenai apa yang tengah terjadi di dalam tubuh pasien.

  • Seberapa Penting Biopsi Tiroid untuk Dilakukan?

Kelenjar tiroid merupakan bagian penting di dalam tubuh kita. Namun, tiroid cenderung rentan terhadap gangguan medis. Beberapa penyakit, termasuk kanker, bisa menyerang tiroid kapan saja selama faktor-faktor pemicu terpenhi.

Kelenjar tiroid, yang terletak di leher bagian bawah, biasanya akan membesar ketika tengah terserang sesuatu. Kemungkinan terbaik dari benjolan pada kelenjar tiroid adalah penyakit goitre atau yang kita kenal dengan gondok.

Sedangkan kemungkinan terburuk dari kondisi itu adalah tumor ataupun kanker tiroid. Tenaga medis, dalam hal ini dokter, tidak dapat memberikan gambaran kondisi yang sesungguhnya tanpa metode diagnosis yang lengkap dan mendalam.

Biopsti tiroid adalah metode diagnosis lengkap dan mendalam yang dimaksud di atas. Oleh karenanya, biopsi tiroid tingkat urgensinya amat tinggi dalam rangka memastikan diagnosis pasien.

Namun, untuk sampai ke titik biopsi tiroid ini, tenaga medis telah memiliki prosedur dan standar kualifikasi tersendiri. Jadi, tidak sembarang gangguan di kelenjar tiroid bisa langsung didiagnosis dengan biopsi.

  • Bagaimana Biopsi Tiroid Dilakukan?

Secara garis besar, biopsi bisa dilakukan secara eksisi maupun insisi. Biopsi eksisi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat seluruh benjolan yang tumbuh di dalam tubuh. Sedangkan biopsi insisi, sederhananya, adalah pengambilan sampel jaringan yang diduga dapat berkembang sebagai penyakit, seperti kanker.

Biopsi tiroid insisi ini adalah yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Apa pun teknik biopsi yang dilakukan pada tubuh, biasanya membutuhkan lama waktu yang tidak selalu sama.

Ada banyak metode yang bisa diterapkan dalam prosedur biopsi. Biasanya hal ini disesuaikan dengan area di mana terjadinya masalah. Namun, khusus untuk biopsi tiroid ada tiga metode umum yang bisa dilakukan oleh tenaga medis, di antaranya:

  • Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB)

Fine needle aspiration biopsy (FNAB) atau biopsi aspirasi jarum halus merupakan metode yang dilakukan dengan bantuan jarum suntik berdiameter kecil.  Tindakan ini bisa dilakukan untuk tumor atau benjolan yang letaknya di permukaan tubuh (superficial) dan bisa teraba, misalnya tumor pada kelenjar getah bening, kelenjar tiroud, kelenjar liur, payudara, dan lain-lain.

Prosedur FNAB dilakukan seperti injeksi (suntik). Kulit pada daerah yang ingin diambil sampelnya dibersihkan dengan alkohol untuk kemudian jarum disuntikkan untuk mengambil sampel tumor.

Metode ini terbilang cukup efektif. Pasalnya, dokter sudah bisa mendapatkan suatu diagnosis tentang kondisi pasien tanpa perlu tindak bedah lanjutan yang memiliki berbagai efek samping bagi pasien.

  • Core Needle Biopsy

Tidak ada perbedaan berarti dengan metode yang pertama kecuali di alat yang digunakan. Pada metode ini jarum yang digunakan untuk biopsi tiroid jauh lebih besar.

Biopsi jarum inti atau core needle biopsy ini merupakan pemeriksaan lanjutan ketika biopsi jarum halus tidak bisa menentukan penyebab benjolan tiroid.

  • Biopsi Melalui Bedah Invasif

Biopsi operasi sangat jarang dilakukan dan melibatkan pembuatan sayatan di leher pasien, untuk mengangkat kelenjar tiroid. Prosedur ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi dan memiliki masa pemulihan yang lebih lama dari jenis biopsi lainnya.

  • Berapa Lama Prosedur Biopsi Tiroid Dilakukan?

Tidak ada waktu pasti mengenai durasi pelaksanaan biopsi tiroid. Semuanya tergantung dari jenis biopsi yang dilakukan beserta tingkat kesulitannya. Namun, rata-rata waktu biopsi yang menggunakan jarum halus atau needle biopsy yakni sekitar 10-15 menit. Operasi biopsi tiroid atau surgical biopsy jelas membutuhkan waktu yang lebih lama ketimbang needle biopsy.

Sementara itu, hasil dari biopsi tiroid akan keluar juga dalam waktu yang tak bisa ditentukan. Pasalnya, sampel dari jaringan memiliki karakteristik tersendiri. Jenis dan kondisi pasien pun menentukan berapa lama hasil biopsi tiroid bisa keluar.

Jika biopsi tiroid menggunakan metode sederhana hasilnya bisa keluar dalam 2 hingga 3 hari. Sementara untuk kasus yang lebih rumit, biasanya membutuhkan waktu cukup lama yakni sekitar 7 sampai 10 hari.

 

Fibrilasi Atrium, Detak Jantung Yang Tidak Beraturan

  • July 17, 2020
Waspadai Fibrilasi Atrium yang Bisa Bikin Kelumpuhan Mendadak

Fibrilasi atrium adalah detak jantung yang tidak teratur dan seringkali cepat yang dapat meningkatkan resiko stroke, gagal jantung, dan komplikasi terkait jantung lainnya. Fibrilasi atrium juga disebut AFib atau AF.

Selama fibrilasi atrium, dua bilik atas jantung Anda (atria) berdetak dengan kacau dan tidak teratur, tidak terkoordinasi dengan dua bilik bawah (ventrikel) jantung Anda. Gejala fibrilasi atrium sering termasuk jantung berdebar, sesak napas dan lemah.

Episode atrial fibrilasi dapat datang dan pergi, atau Anda dapat mengembangkan atrial fibrilasi yang tidak hilang dan mungkin memerlukan perawatan. Meskipun atrial fibrilasi itu sendiri biasanya tidak mengancam jiwa, terkadang menjadi kondisi medis serius yang memerlukan perawatan darurat.

Perhatian utama dengan fibrilasi atrium adalah potensi untuk mengembangkan bekuan darah di dalam bilik atas jantung Anda. Gumpalan darah yang terbentuk di jantung ini dapat bersirkulasi ke organ lain dan menyebabkan aliran darah tersumbat (iskemia).

Abnormalitas atau kerusakan pada struktur jantung adalah penyebab paling umum dari fibrilasi atrium. Kemungkinan penyebab atrial fibrilasi lainnya meliputi:

  • Tekanan darah tinggi
  • Serangan jantung
  • Penyakit arteri koroner
  • Katup jantung abnormal
  • Cacat jantung sejak lahir (bawaan)
  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau ketidakseimbangan metabolisme lainnya
  • Paparan terhadap stimulan, seperti obat-obatan, kafein, tembakau atau alkohol
  • Sick sinus syndrome, fungsi yang tidak tepat dari alat pacu jantung alami jantung
  • Penyakit paru paru
  • Operasi jantung sebelumnya
  • Infeksi virus
  • Stres karena operasi, pneumonia atau penyakit lainnya
  • Sleep apnea

Untuk mencegah terjadinya fibrilasi atrium, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat jantung untuk mengurangi resiko penyakit jantung. Gaya hidup sehat dapat meliputi:

  • Konsumsi makanan yang menyehatkan jantung
  • Meningkatkan aktivitas fisik Anda
  • Hindari merokok
  • Mempertahankan berat badan yang sehat
  • Membatasi atau menghindari kafein dan alkohol
  • Mengurangi stres, karena stres dan kemarahan yang hebat dapat menyebabkan masalah irama jantung
  • Menggunakan obat-obatan yang dijual bebas dengan hati-hati, karena beberapa obat pilek dan batuk mengandung stimulan yang dapat memicu detak jantung yang cepat

Jika Anda memiliki gejala fibrilasi atrium, segera berdiskusi dengan dokter Anda. Dokter Anda dapat memesan elektrokardiogram untuk menentukan apakah gejala Anda terkait dengan fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung lainnya (aritmia).

Paronikia, Nanah Pada Kuku

  • June 29, 2020
Paronikia merupakan infeksi kulit di sekitar kuku tangan dan kaki Anda

Paronikia adalah infeksi kulit di sekitar kuku dan kuku kaki Anda. Bakteri atau sejenis ragi yang disebut Candida biasanya menyebabkan infeksi ini. Bakteri dan ragi bahkan dapat bergabung dalam satu infeksi.

Tergantung pada penyebab infeksi, paronikia dapat muncul perlahan dan berlangsung selama berminggu-minggu atau muncul tiba-tiba dan hanya berlangsung selama satu atau dua hari. Gejala paronychia mudah dikenali dan biasanya dapat dengan mudah dan berhasil diobati dengan sedikit atau tanpa kerusakan pada kulit dan kuku Anda.  Infeksi Anda bisa menjadi parah dan bahkan mengakibatkan kuku Anda hilang sebagian atau seluruhnya jika tidak dirawat.

Paronikia juga disebut whitlow. Hal ini mungkin berhubungan dengan felon, yaitu infeksi pada pulpa di ujung jari. Paronikia bisa akut, yaitu kurang dari 6 minggu atau kronis dimana kondisi bertahan lebih dari 6 minggu.

  • Paronikia akut

Infeksi akut hampir selalu terjadi di sekitar kuku dan berkembang dengan cepat.  Biasanya akibat kerusakan pada kulit di sekitar kuku karena menggigit, memetik, hangnail, manikur, atau trauma fisik lainnya.  Bakteri Staphylococcus dan Enterococcus adalah agen infeksi yang umum dalam kasus paronychia akut.

  • Paronikia kronis

Paronikia kronis dapat terjadi pada jari tangan atau kaki Anda, dan ia muncul perlahan. Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa minggu dan sering kembali. Hal ini biasanya disebabkan oleh lebih dari satu agen penular, seringkali Candidayeast dan bakteri.

Paronikia kronis lebih umum terjadi pada orang yang terus-menerus bekerja di air.  Kulit yang basah secara kronis dan perendaman yang berlebihan mengganggu penghalang alami kutikula. Hal ini memungkinkan ragi dan bakteri tumbuh dan berada di bawah kulit untuk membuat infeksi.

Gejala paronikia akut dan kronis sangat mirip. Kondisi ini sebagian besar dibedakan dari satu sama lain oleh kecepatan serangan dan durasi infeksi. Infeksi kronis datang perlahan dan berlangsung selama berminggu-minggu. Infeksi akut berkembang dengan cepat dan tidak bertahan lama.  Kedua infeksi dapat memiliki gejala berikut:

  • Kemerahan kulit di sekitar kuku Anda
  • Kelembutan kulit di sekitar kuku Anda
  • Lepuh berisi nanah
  • Perubahan bentuk, warna, atau tekstur kuku
  • Pelepasan pada kuku Anda

Terdapat beberapa penyebab paronikia akut dan kronis. Penyebab yang mendasari masing-masing adalah bakteri, ragi Candida, atau kombinasi dari dua agen.

  • Paronikia akut

Agen bakteri yang diperkenalkan ke daerah sekitar kuku Anda oleh beberapa jenis trauma biasanya menyebabkan infeksi akut.  Hal ini bisa terjadi dari menggigit atau mencungkil kuku atau hangnail, ditusuk oleh alat manikur, menekan kutikula Anda terlalu agresif, dan jenis cedera serupa lainnya.

  • Paronikia kronis

Agen yang mendasari infeksi pada paronikia kronis yang paling umum adalah ragi Candida, tetapi bisa juga bakteri. Karena ragi tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembab, infeksi ini sering disebabkan oleh kaki atau tangan Anda yang terlalu sering dalam air. Peradangan pada paronikia kronis juga berperan.

Dalam kebanyakan kasus, dokter dapat mendiagnosis paronikia hanya dengan mengamatinya.

Dokter Anda dapat mengirim sampel nanah dari infeksi Anda ke laboratorium jika pengobatan tampaknya tidak membantu.  ni akan menentukan agen penular yang tepat dan akan memungkinkan dokter Anda meresepkan pengobatan terbaik. Beberapa bukti laboratorium infeksi, seperti:

  • Mikroskop pewarnaan gram dapat mengungkapkan bakteri
  • Mikroskopi kalium hidroksida dapat mengungkapkan jamur
  • Kultur bakteri
  • Penyeka virus
  • Tzanck smears
  • Guntingan kuku untuk kultur (mikologi)

Perawatan di rumah seringkali sangat berhasil dalam mengobati kasus-kasus ringan. Jika Anda memiliki koleksi nanah di bawah kulit, Anda dapat merendam area yang terinfeksi dalam air hangat beberapa kali sehari dan mengeringkannya secara menyeluruh sesudahnya. Perendaman akan mendorong area untuk mengalir sendiri. Dokter Anda mungkin akan meresepkan antibiotik jika infeksinya lebih parah atau jika paronikia tidak menanggapi perawatan di rumah. 

Paronikia kronis lebih sulit diobati. Anda harus pergi ke dokter karena perawatan di rumah tidak mungkin berhasil. Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat antijamur dan menyarankan Anda untuk tetap mengeringkannya. Dalam kasus yang parah, Anda mungkin memerlukan pembedahan untuk mengangkat bagian kuku Anda.  Perawatan topikal lain yang menghambat peradangan juga dapat digunakan.

Paronikia akut biasanya hilang sepenuhnya dalam beberapa hari, dan jarang kambuh pada orang sehat. Namun paronikia kronis dapat bertahan selama berbulan-bulan atau lebih dan dapat terulang pada individu yang memiliki kecenderungan. Jika Anda memiliki gejala-gejala paronikia, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Dampak Terapi Okupasi untuk Perkembangan Anak Autisme

  • April 5, 2020

Anak yang kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari sering ditemui dengan gangguan spektrum autisme. Gangguan ini dapat menyebabkan anak mengalami kesulitan dalam memahami peraturan sosial, ketidakpatuhan terhadap peraturan sosial yang berlaku, kurang fleksibel terhadap hal-hal baru dan ketertarikan pada hal yang dikenal seja sehingga sulit untuk mencoba hal baru, perilakunya cenderung repetitive, hingga gangguan aktivitas (hipo atau hiperaktif).

Terapi okupasi dan autisme

Meskipun hingga saat ini penyebab dari gangguan spektrum autisme belum diketahui secara pasti, tetapi pada umumnya anak dengan gangguan autisme membutuhkan beberapa terapi seperti, terapi okupasi.

Terapi okupasi bukanlah terapi yang berhubungan dengan pekerjaan, terapi ini bertujuan untuk membantu anak dengan disabilitas fisik, sensorik atau kognitif dapat hidup dengan mandiri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Diharapkan anak dengan gangguan spektrum autisme bisa bermain, bersekolah, dan melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri, sehingga kualitas hidup baik di sekolah dan di rumah meningkat. Berikut kemampuan yang dapat dicapai dengan terapi okupasi:

  • Merawat diri sendiri, seperti toilet training, memakai baju secara mandiri, menggosok gigi, dan menyisir rambut.
  • Kemampuan motorik halus seperti kemampuan memegang pensil untuk menulis
  • Kemampuan motorik kasar seperti berjalan atau mengendarai sepeda
  • Kemampuan persepsi dengan harapan anak dengan gangguan spektrum autisme dapat membedakan warna, bentuk, dan ukuran
  • Kepekaan terhadap tubuh sendiri dan hubungan antar anggota tubuh yang lain
  • Kemampuan visual untuk membantu dalam membaca dan menulis
  • Kemampuan untuk beradaptasi, bersosialisasi, menyelesaikan masalah, dan berkomunikasi.

Meningkatkan kemampuan anak dengan autisme dengan terapi okupasi

Jangan anggap sepele, ternyata dengan meningkatnya kemampuan tersebut pada anak dengan gangguan spektrum autisme dapat membantu mereka untuk membangun hubungan dengan orang lain, melatih konsentrasi, mengungkapkan perasaan dengan cara yang lebih tepat, bermain, dan dapat mengontrol diri sendiri. Sangat penting bagi para orang tua untuk memahami bahwa gangguan spektrum autisme memiliki variasi gejala yang berbeda mulai dari ringan hingga berat. Kebutuhan dan efek terapi okupasi juga akan berbeda-beda sesuai dengan spektrum gejala autisme yang timbul pada anak

Jangan Asal Pilih Makanan! Berikut Makanan Penyebab Kanker Paru Beserta Penangkalnya

  • March 31, 2020

Tidak hanya kebiasaan atau gaya hidup tertentu, makanan dan minuman yang Anda konsumsi tanpa sadar ternyata juga dapat menjadi penyebab kanker paru. Mengubah pola hidup dan menghindari kebiasaan merokok belum cukup untuk menangkal risiko kanker paru-paru. Anda juga perlu berhati-hati terhadap setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Makanan apa saja yang dapat menjadi penyebab kanker paru?

Di bawah ini, terdapat daftar makanan yang sebaiknya Anda hindari, sehingga risiko terkena kanker paru tidak semakin besar.

  • Makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi

Dikatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi berpotensi lebih besar terkena kanker paru. Tidak hanya menjadi penyebab kanker paru, makanan dengan kandungan lemak jenuh berbahaya bagi tubuh, karena dapat memicu kolesterol jahat. Memang, sudah seharusnya Anda mengurangi makanan berlemak demi kesehatan tubuh Anda di masa depan.

  • Mengonsumsi suplemen beta karoten dalam jangka waktu yang cukup lama

Cara terbaik bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi dalam tubuh, yaitu dengan mengonsumsi makanan sehat secara langsung, bukan dengan suplemen tambahan.

  • Mengonsumsi karbohidrat olahan

Sebagai alternatif, Anda dapat mengonsumsi sumber karbohidrat lain, seperti roti gandum, beras merah dan diseimbangkan dengan sayuran yang kaya serat. Dengan begitu, Anda tidak hanya dapat mengurangi potensi kanker paru, namun juga menurunkan kolesterol dan mencegah diabetes.

  • Makanan dengan kandungan arsenik

Mengonsumsi makanan dengan kandungan arsenik dapat berisiko merusak paru-paru. Kerusakan paru-paru tersebut dikatakan setara dengan seseorang yang aktif merokok selama puluhan tahun.

Makanan ini membantu menangkal kanker paru

Setelah Anda mengetahui jenis makanan apa saja yang menjadi penyebab kanker paru, berikut ini Anda dapat memilih berbagai makanan sehat untuk disantap sebagai penangkal kanker paru:

  • Makanan dengan kandungan karotenoid tinggi: wortel, paprika hijau dan merah, serta ubi jalar. Jenis makanan ini juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi kesehatan paru.
  • Jenis sayur silangan: brokoli dan kubis yang dipercaya memiliki sifat antikanker.
  • Makanan yang memiliki kandungan vitamin E: kacang-kacangan, alpukat, mangga, dan bibit gandum. Vitamin E dikatakan dapat memelihara kesehatan sel-sel paru.

Menelan Magnet Menyebabkan Perforasi Usus pada Anak

  • March 31, 2020

Mungkin Anda pernah mendengar kasus anak balita yang menelan mainan plastik, kerikil, koin atau manik-manik. Kasus yang sekarang cukup banyak terjadi di berbagai negara adalah anak yang menelan mainan magnet atau bola-bola magnet. Para korban biasanya balita hingga remaja, yang menelan magnet secara sengaja maupun tidak disengaja. Jika tertelan lebih dari satu atau banyak, magnet tersebut dapat saling menempel dengan kuat di dalam saluran pencernaan sehingga mengakibatkan perforasi gastrointestinal.

Perforasi gastrointestinal merupakan luka atau lubang yang terbentuk di saluran pencernaan. Jadi lubangnya bisa saja muncul di esophagus, lambung, usus, dan usus besar. Jika saluran pencernaan berlubang, maka isinya bisa mengalir ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis atau radang pada lapisan rongga perut. Peritonitis sangat berbahaya karena infeksinya dapat masuk ke aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Jika kondisi ini terjadi, korban bisa mengalami gagal organ-organ tubuh dan meninggal.

Umumnya, perforasi disebabkan oleh penyakit seperti diverticulitis, radang usus buntu dan penyakit Crohn. Bisa juga terjadi lubang akibat trauma fisik, seperti tusukan pisau dan luka tembak. Penyebab yang jarang terjadi, tapi saat ini kasusnya meningkat, adalah tertelannya benda asing seperti magnet yang dapat merusak organ pencernaan. Kasus anak yang menelan mainan magnet atau manik-manik gelang magnet hingga terjadi perforasi gastrointestinal terjadi di Inggris, Kanada, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Orang tua tidak menyadari hal itu hingga anak-anak mereka mengeluhkan sakit perut yang hebat, demam, dan muntah yang mengeluarkan cairan berwarna aneh seperti kuning atau cokelat gelap.

Pada beberapa kasus tersebut, dokter terpaksa memotong dan membuang bagian usus yang berlubang karena sudah terlanjur rusak parah. saat anak dicurigai menelan dua magnet atau lebih, segeralah bawa ke rumah sakit. Menelan satu saja mungkin bisa membahayakan nyawa, tapi dua atau lebih kekuatan tarik-menarik antar magnet bisa menyebabkan organ pencernaan yang harusnya terpisah jadi saling menempel terbawa magnet dan timbul perforasi di area magnet menempel.

Inkontinensia Urine, Akibat Kandung Kemih Terlalu Aktif

  • February 27, 2020

Inkontinensia urine adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat mengontrol keluarnya air seni. Tingkat keparahan kondisi ini juga bervariasi. Kondisi ini bisa berupa keluarnya sedikit air seni secara tidak sengaja ketika batuk, bersin, bisa juga berupa dorongan untuk buang air kecil secara mendadak dan mendesak, sehingga sampai menyebabkan mengompol. Kondisi ini dapat terjadi secara temporer atau bisa bertahun-tahun tergantung penyebabnya. Salah satu jenis inkontinensia adalah inkontinensia dorongan, yaitu tidak bisa mengontrol keluarnya urine karena sangat mendesak urine keluar secara tiba-tiba.

Inkontinensia dorongan sering juga disebut kandung kemih over aktif, karena desakan yang tidak bisa ditahan untuk buang air kecil disebabkan oleh otot-otot detrusor kandung kemih yang terlalu aktif berkontraksi. Selain dorongan mendadak untuk buang air kecil yang tidak bisa ditahan, gejala lain kandung kemih yang terlalu aktif adalah terlalu sering kebelet popo dalam sehari-semalam, begitu terasa harus segera ke kamar kecil karena sulit ditahan. Hal tersebut tentu saja dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, karena membatasi kelulasaan penderitanya untuk bepergian.

Penyebab pasti mengapa otot detrusor kandung kemih menjadi terlalu aktif tidak diketahui, tetapi ada faktor risikonya antara lain perubahan hormonal, adanya kejang dan pelemahan pada otot panggul, infeksi saluran kemih, efek samping dari obat tertentu dan penyakit yang mempengaruhi otak serta saraf tulang belakang, misalnya stroke dan multiple sclerosis. Jika penyebabnya adalah infeksi saluran kemih tentu saja gejala inkontinensia akan berhenti begitu infeksinya sembuh. Tetapi jika penyebabnya tidak jelas, tentulah tidak semudah itu mengatasinya.

Mengatasi inkontinensia dorongan bisa dilakukan dengan modifikasi gaya hidup, misalnya membatasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein dan alkohol karena dapat mempengaruhi produksi air seni dan mengiritasi kandung kemih. Latihan kegel yang memperkuat otot dasar panggul juga dianjurkan untuk mengatasi inkontinensia. Kontraksikan otot panggul seperti menahan pipis, tahan beberapa detik dan lepas. Latihan tersebut mudah dilakukan dan bisa dilakukan sambil duduk di mobil, saat menonton tv, sambil kerja di depan laptop dan sebagainya.

Ketahui Golongan Darah dan Rhesus untuk Mencegah Anemia Hemolitik

  • January 2, 2020

Mengetahui golongan darah sangat penting untuk mengetahui kecocokan antara pendonor dan penerima darah. Selain golongan darah ABO yang terdiri dari A, B, AB dan O, penting juga untuk mengetahui rhesus darah positif atau negatif, terutama bagi perempuan calon ibu. Ketidakcocokan golongan darah pada penerima transfusi atau ketidakcocokan rhesus antara ibu dan bayinya bisa menyebabkan anemia hemolitik. Anemia hemolitik adalah kekurangan sel darah merah yang disebabkan oleh penghancuran sel-sel darah merah secara prematur. Normalnya sel darah merah akan dihancurkan dalam waktu 120 hari dan digantikan oleh sel darah merah baru yang diproduksi di sumsum tulang.

Saat penghancuran sel darah merah terjadi dalam jangka waktu terlalu cepat, sumsum tulang tidak mampu secepat itu memproduksi sel darah merah pengganti, akibatnya terjadilah anemia. Anemia hemolitik bisa juga terjadi akibat infeksi virus dan bakteri, akibat penggunaan obat seperti anti malaria, akibat penyakit autoimun, akibat menerima transfusi darah dari donor dengan golongan darah yang berbeda serta akibat bayi berbeda rhesus darah dengan ibu kandungnya. Perlu Anda tahu, setiap golongan darah memiliki rhesus, bisa negatif atau positif. Rhesus merupakan sejenis protein di permukaan sel darah merah, jika sel darah memiliki protein ini berarti rhesus positif.

Seseorang dengan rhesus darah negatif misalnya, akan mengalami reaksi imunitas saat menerima darah dengan rhesus positif, perempuan hamil dengan rhesus negative juga akan mengalami hal tersebut jika bayi yang dikandung memiliki rhesus positif. Sel darah rhesus positif akan dihancurkan oleh sistem imunitas tubuh pemilik rhesus negatif karena dianggap sebagai benda asing yang membahayakan. Timbullah kondisi anemia hemolitik pada penerima transfusi dan bayi yang berbeda rhesus dengan ibunya. Kondisi anemia hemolitik akan menimbulkan gejala:

  • Denyut jantung terlalu cepat
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Rasa lemas
  • Warna kulit dan mata menguning
  • Warna urine menjadi gelap
  • Limpa yang membesar

Untuk mencegah terjadinya anemia hemolitik pada penerima transfusi darah, perlu didapat donor yang cocok golongan darahnya. Sedangkan untuk mencegah terjadinya pada bayi, berikan obat pada ibu dengan rhesus negatif agar antibodinya tidak menyerang sel darah merah bayi dengan rhesus positif.