Jangan samakan kriteria pasangan ideal Anda dengan orang lain.

Punya Kriteria Pasangan Ideal? Ini Cara Menemukannya

  • December 23, 2020

Menjalani hubungan bersama orang yang ideal tentunya menjadi dambaan setiap orang. Namun mengenai kriteria pasangan ideal, pandangan tiap orang tentulah tidak sama. Kriteria pasangan ideal bagi Anda bisa saja berbeda jauh dengan kriteria pasangan ideal dengan sahabat atau saudara Anda. 

Karena alasan itulah, satu-satunya yang bisa menentukan ideal tidaknya seseorang untuk menjadi pasangan adalah Anda sendiri. Jangan terlalu mendengarkan pendapat orang lain sebab saran mereka belum tentu cocok dengan Anda. 

Saat ini, Anda mungkin bingung untuk bertanya ke diri sendiri bagaimana cara menemukan pasangan ideal yang Anda impi-impikan. Sebenarnya, caranya mudah. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menemukan orang yang sesuai dengan kriteria pasangan ideal versi Anda. 

  1. Seringlah Berdebat 

Jangan langsung menjalin hubungan dengan orang yang terlihat benar-benar memperlakukan Anda dengan baik dan lembut. Pastikan dahulu hal yang Anda senangi tersebut memang sifat aslinya. Caranya tidak sulit, semakin sering Anda berdebat dengannya terkait suatu hal, Anda akan bisa melihat bagaimana pandangan dan sikap aslinya. Jika dalam perdebatan Anda menemukan nilai-nilai yang tidak sepaham, hal tersebut dapat menjadi pertimbangan cocok tidaknya dia dengan kriteria pasangan ideal Anda. 

  1. Buat Perjalanan Bersama 

Tidak ada salahnya pergi bersama-sama dengan orang yang Anda anggap sesuai dengan kriteria pasangan ideal Anda selama beberapa hari. Pergi berlibur menjelajahi suatu tempat dapat menunjukkan bagaimana sikapnya memperlakukan Anda. Pasalnya di dalam perjalanan yang lebih dari sehari, akan ada saatnya Anda maupun dia menunjukkan sisi terburuk atau kesulitan yang paling besar. Bisakah kalian saling menolong ataupun menerima? Jawabannya ditentukan oleh Anda sendiri. 

  1. Perhatikan Perlakuan ke Orang Lain 

Sebaiknya Anda tidak hanya berfokus pada perlakuan orang yang Anda inginkan menjadi pasangan terhadap Anda. Perhatikan pula sikapnya memperlakukan orang lain. Sangat besar kemungkinan sifat asli seseorang tertutupi terhadap calon pasangannya. Namun, sikap asli justru akan terkuak ketika ia berhadapan dengan keluarga maupun teman dekatnya. Mungkin dia akan mencoba menyembunyikan sikap aslinya. Karena itu, tidak ada salahnya Anda meminta diajak jika ia bertemu dengan teman-teman maupun kerabatnya guna bisa “mengintai” perlakuannya kepada orang lain. 

  1. Perbandingkan Prinsip 

Pastikan Anda dan calon pasangan memiliki dasar ataupun prinsip yang sama. Pasalnya jika ada perbedaan terkait prinsip antara dua orang yang berpasangan, masalah besar bisa merusak hubungan di masa mendatang. Beberapa hal yang termasuk prinsip, di antaranya keputusan spiritual ataupun masalah kepemilikan anak. Bisa juga ada perbedaan prinsip lain yang Anda miliki, seperti soal politik ataupun pekerjaan. Bandingkan dan pastikan prinsip orang yang Anda harapkan menjadi pasangan tidak bertentangan dengan prinsip Anda. 

  1. Temukan Perbedaan 

Memiliki prinsip yang sama memang akan membuat hubungan menjadi lebih kuat dan bisa terhindar dari masalah besar. Akan tetapi, jangan memilih pasangan yang semua pandangan dan kebiasaannya sama seperti Anda. Terlalu seragam antara Anda dan pasangan hanya menghadirkan kebosanan. Kriteria pasangan ideal adalah yang memiliki perbedaan yang tidak melanggar prinsip. Perbedaan tersebut dapat membuat obrolan semakin seru dan selalu ada sehingga hubungan menjadi lebih berwarna. 

  1. Kemampuan Tertawa 

Yang terakhir, namun menjadi salah satu yang terpenting. Ketika mencari kriteria pasangan ideal, jangan lupa mempertimbangkan kemampuannya membuat Anda tertawa. Pastikan selera humor yang ia miliki mampu membuat Anda ceria dan membuat Anda lupa akan masalah sejenak. 

*** 

Kriteria pasangan ideal yang Anda miliki tidak akan bisa datang begitu saja tanpa usaha. Carilah orang yang Anda anggap tepat dengan kriteria pasangan yang sudah Anda bangun, jangan mengandalkan orang lain. Dengan demikian, pasangan Anda kelak adalah yang benar-benar sesuai dengan harapan Anda.

Apa Itu Threesome? Ini 5 Faktanya

  • November 24, 2020

Agar tidak menimbulkan banyak persepsi di kalangan masyarakat, bagi yang belum benar-benar mengetahui, threesome adalah salah satu bentuk aktivitas hubungan seks yang melibatkan tiga orang. Kondisi ini bisa dengan dua pria dan satu perempuan, dua perempuan dan satu pria atau ketiga-tiganya perempuan dan ketiga-tiganya adalah laki-laki.

Beberapa orang mungkin memiliki pertanyaan apakah aktivitas tersebut terdapat kenikmatan dalam hubungan seks intim antara dua orang atau justru lebih memberi kenikmatan. Tentu ini menjadi selera masing-masing orang, karena seseorang bisa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Atau juga tidak sedikit orang yang mendambakan momen itu.

Fakta-fakta Threesome

Aktivitas seks ini bisa merujuk pada cinta segitiga atau hubungan percintaan tiga jalan, fenomena inilah yang mendorong seorang peneliti dari Birmingham City University, Ryan Scoats dalam mendapatkan gelar PhD. Berikut fakta-fakta mengenai aktivitas seks tersebut menurut hasil penelitian Ryan.

  1. Banyak yang Pernah Melakukan

Berdasarkan penemuan dari penelitian yang dilakukan Scoats, tiga mahasiswa yang ia tanyai mengaku pernah melakukan aktivitas seks tersebut pada tahun kedua kuliah. Sementara enam mahasiswa lainnya mengaku sudah melakukannya lebih dari satu kali.

  • Lebih Banyak Perempuan

FFM merupakan istilah untuk Female-female Male artinya komposisi aktivitas seks lebih didominasi perempuan yang berjumlah dua orang dan laki-laki satu orang, komposisi ini lebih sering ditemui ketimbang MMF yang lebih condong banyak laki-lakinya.

Dari 10 orang pria yang ditanyai Scouts, tujuh diantaranya mengaku pernah melakukan dengan komposisi FFM. Sementara lima pria mengaku memilih komposisi MMF dan 10 orang lain mengaku pernah melakukan dengan kedua komposisi tersebut.

  • Pria Cenderung Terbuka

Scoats menjlelaskan bahwa para pria lebih menerima dan terbuka untuk membicarakan aktivitas seks yang masih cukup tabu bagi kebanyakan orang ini. Ia menjelaskan bahwa para lelaki ini merasa nyaman untuk memberi tahu kepada setidaknya teman dekat mereka ketika memilih melakukan aktivitas tersebut.

Menurut Scoats, hal ini juga dikarenakan pengurangan homofobia pada umumnya di masyarakat ini memungkinkan pria memiliki tga jenis tanpa rasa takut mengenai apa yang dipikirkan orang lain. Namun, karena keterbatasan penelitian ini baru dilakukan dengan sampel kebanyakan laki-laki kulit putih.

  • Pria Sering Mengajak Sahabat

Dalam melakukan hubungan MMF, pria lebih suka mengajak teman yang sudah dikenalnya dengan sanga baik. Teman dekat atau sahabat, jika tidak memiliki hubungan yang baik seorang pria yang diajak maka dia akan menolaknya. Kondisi ini lebih kepada ke fantasi si pelaku dalam melakukan aktivitas seksual tersebut.

  • Perempuan Enggan MMF

Jika para perempuan lebih terbuka dalam melakukan aktivitas MMF ini, maka berbeda dengan perempuan. Scoats dalam penelitian terpisahnya menyebut jika perempuan enggan untuk mengikuti atau bergabung dalam aktivitas seksual tersebut karena sejumlah alasan.

Scoats menyebut kemungkinan para perempuan menolak ajakan untuk melakukan threesome bisa jadi karena mereka tidak ingin diintimidasi dan keberatan. Perempuan bisa terkesan bahwa mereka hanya sebagai objek saja, ketimbang laki-laki yang mampu berinteraksi secara seksual.

Terlepas dari beberapa fakta di atas, aktivitas seksual ini harus dipahami dengan benar agar tidak salah dalam kelanjutannya. Hal ini karena adanya faktor risiko kesehatan bagi mereka yang melakukan hal ini. Salah satunya risiko terkena infeksi menular seksual lebih besar, tentunya seseorang tidak ingin terkena infeksi yang bisa membahayakan nyawa seseorang ini.