Tips Perawatan Wajah untuk Kulit Berjerawat

  • October 22, 2020

Mengatasi jerawat memang membutuhkan kesabaran ekstra. Tidak heran, seringkali Anda tergoda untuk memencet jerawat agar cepat kempes dan hilang. Sayangnya, hal ini justru akan memperparah kondisi kulit dan membuat jerawat semakin meradang. Perawatan wajah untuk kulit berjerawat pun tidak boleh sembarangan. Jika tidak, jerawat akan semakin membengkak, terasa nyeri, dan meninggalkan bekas noda hitam. Simak tips perawatan wajah untuk kulit berjerawat berikut ini.

  1. Jangan memencet jerawat yang meradang

Jangan pernah tergoda untuk memencet jerawat. Tindakan ini justru akan membuat jerawat semakin lama sembuh.Memencet jerawat bahkan dapat menimbulkan risiko infeksi atau bekas noda hitam. Anda bisa menggunakan es batu untuk meredakan rasa nyeri atau sensasi panas pada area berjerawat.

  1. Gunakan obat jerawat berbahan sulfur

Sejak lama, sulfur atau belerang diketahui bermanfaat bagi kesehatan kulit. Carilah obat jerawat yang mengandung benzoyl peroxide, sulfur, dan resorsinol di apotek atau toko obat. Kandungan zat ini dapat mengurangi efek peradangan jerawat dalam waktu singkat tanpa meninggalkan noda hitam. Perawatan jerawat ada kalanya membuat kulit kering atau iritasi. Jadi, berkonsultasi dengan dokter kulit untuk rekomendasi produk yang tepat.

  1. Membersihkan wajah dua kali sehari

Buat Anda yang berjerawat, cuci muka setidaknya dua kali sehari atau lebih jika Anda sedang banyak berkeringat. Gunakan ujung jari untuk mengoleskan sabun cuci muka. Pilih pembersih wajah yang tepat sesuai kondisi kulit Anda. Carilah pembersih yang lembut agar kulit tidak iritasi serta hindari menggunakan produk yang menggunakan alkohol.

  1. Manfaatkan tea tree oil untuk atasi jerawat membandel

Sifat tea tree oil dapat membunuh bakteri dan mencegah inflamasi. Untuk jerawat yang ringan, Anda bisa mengoleskan tea tree oil pada kulit dengan tekstur yang encer. Coba dahulu, dioleskan di belakang telinga untuk memastikan kulit Anda tidak memiliki reaksi alergi. Produk ini kurang efektif apabila digunakan sebagai perawatan jerawat satu-satunya. Jadi, jika Anda ingin menggunakan produk ini gunakanlah sebagai perawatan tambahan seperti sebagai obat oles jerawat dan tidak digunakan di permukaan kulit yang tidak berjerawat.

  1. Gunakan concealer untuk menutupi jerawat

Anda diundang menghadiri acara pernikahan sahabat, tapi ada satu jerawat besar yang muncul tepat di pipi? Tidak ada waktu untuk melakukan perawatan jerawat. Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan produk concealer untuk menyembunyikan jerawat dengan lapisan yang tipis. 

Pastikan warna concealer Anda senada dengan warna kulit. Hanya menggunakan satu jenis concealer yang terlalu terang atau terlalu gelap dapat membuat jerawat terlihat lebih menonjol. Cobalah membaurkan atau mencampurkan dua warna concealer untuk mengesankan efek yang lebih natural dan sesuai dengan warna kulit Anda.

  1. Suntikan kortikosteroid

Untuk jenis jerawat yang serius seperti jerawat kista, suntikan kortikosteroid dapat mengurangi pembengkakan dan mencegah jaringan parut atau bekas noda hitam. Setelah mendapat suntikan kortikosteroid, jerawat akan mengempis dalam beberapa hari. Namun perlu diingat, perawatan ini hanya dapat dilakukan oleh dokter. Alangkah lebih baik jika perawatan jerawat yang Anda lakukan juga disertai dengan konsultasi kepada dokter spesialis kulit. Selain itu, Anda juga bisa cari tahu tips seputar perawatan wajah di SehatQ.com agar kulit tetap sehat dan terawatt.

6 Rahasia Mengoptimalkan Hipertrofi Otot untuk Badan yang Lebih Kekar

  • October 17, 2020

Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, banyak orang yang berolahraga untuk membentuk otot atau hipertrofi otot. Istilah ini juga digunakan untuk menggambarkan perkembangan massa, kepadatan, bentuk, dan fungsi sel otot.

Tak bisa dipungkiri, laki-laki yang berotot tampak lebih kuat dan lebih menarik. Wanita dengan peningkatan massa otot memiliki tubuh yang terlihat lebih kencang dan sexy.

Terlepas dari segi estetika, pertumbuhan otot meningkatkan fungsi tubuh dalam beraktivitas sehari-hari. Otot berperan dalam membantu tubuh mengontrol asupan nutrisi yang diterima.

Disamping itu, massa otot berkaitan dengan peningkatan kekuatan tubuh, sedangkan kekuatan tubuh merupakan salah satu prediktor umur panjang. Seiring bertambahnya usia, massa otot akan semakin berkurang dan tubuh menjadi lemah. Kondisi ini disebut dengan sarkopenia.

Meningkatkan hipertrofi otot

Kebanyakan orang percaya melakukan jenis olahraga tertentu dan meningkatkan asupan protein dapat meningkatkan perkembangan otot dengan cepat. Mereka tak sadar ada kesalahan yang dilakukan dengan melewatkan beberapa petunjuk penting.

Untuk mendapatkan proses hipertrofi otot yang efektif, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • Melakukan olahraga gabungan

Jangan terfokus pada satu gerakan saja. Menggabungkan beberapa latihan ketahanan membantu mengembangkan kekuatan fisik dan proses hipertrofi otot secara seimbang.

Gerakan latihan yang disarankan untuk dilakukan diantaranya yaitu:

  • Bench press
  • Squat
  • Deadlift
  • Dips, dan lain-lain

Bagi pemula disarankan untuk memulai olahraga dengan sesi yang singkat, lalu perpanjang sesi olahraga bila tubuh sudah mulai terbiasa.

  • Berlatih dengan intens namun sebentar

Tubuh manusia memiliki kemampuan pemulihan yang terbatas, dan kemampuan membangun jaringan otot yang terbatas pula.

Berolahraga dalam waktu sebentar namun intens lebih baik dalam meningkatkan kebugaran dan kekuatan otot dibandingkan dengan latihan intens dalam waktu yang lama.

Berolahraga dengan cara tersebut akan mempersulit tubuh untuk pulih dan menghalangi pembentukan otot. Disarankan untuk berolahraga tak lebih dari satu jam.

  • Beri jeda untuk istirahat

Berilah satu atau dua hari libur setelah tiga hari berolahraga. Hal ini berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk pulih.

Memberi jeda untuk beristirahat membuat Anda lebih termotivasi pada hari setelah beristirahat. Selain itu, waktu pertumbuhan otot terjadi saat tubuh beristirahat.  

  • Meningkatkan asupan protein

Olahraga saja tidak cukup. Untuk membentuk otot, Anda juga harus mengimbanginya dengan meningkatkan asupan protein. Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot.

Direkomendasikan mengonsumsi 1 hingga 2 gram protein per kg berat badan. Adapun sumber protein terbaik meliputi:

  • Ayam
  • Daging kalkun
  • Telur
  • Ikan
  • Daging kerbau
  • Daging rusa
  • Susu
  • Air dadih
  • Manfaatkan jendela anabolik

Jendela anabolik adalah waktu setelah berolahraga. Ketika selesai berolahraga, tubuh merasa lapar. Pada saat itu dikatakan waktu yang sangat baik untuk meminum protein shake yang terdiri dari protein dan karbohidrat.

Namun beberapa penelitian membuktikan pengaturan nutrisi seperti di atas tidak menunjukkan perbedaan dalam proses hipertrofi otot. Maka dari itu teori dan aplikasi mengenai jendela anabolik membutuhkan penelitian lebih lanjut.  

  • Konsumsi suplemen peningkat massa otot

Meskipun tidak harus, mengonsumsi suplemen dapat mempercepat pertumbuhan otot. Ada banyak suplemen yang diklaim mampu meningkatkan massa otot. Tiga diantaranya yang umum digunakan adalah bubuk protein, creatine, dan glutamine.

Catatan

Beberapa rahasia untuk mendukung hipertrofi otot yang telah disebutkan di atas memang memerlukan penelitian lebih dalam, seperti jendela anabolik. Namun tak ada salahnya dicoba untuk mempercepat tubuh Anda terlihat lebih bugar.

Terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan, setiap orang dapat memiliki hasil yang berbeda. Kecepatan hipertrofi otot dipengaruhi oleh genetika, usia, dan usia pelatihan. Bisa saja orang lain mendapat 2 kg otot tanpa lemak dalam waktu sebulan, sementara Anda membutuhkan waktu 3 bulan.