Cara Mendapatkan Sertifikat Vaksin Covid-19

  • April 28, 2021

Proses vaksinasi Covid-19 telah berjalan selama empat bulan, dan sudah sebanyak 7 juta orang yang telah di vaksin Covid-19. Namun, sebagian orang belum paham dengan cara melihat sertifikat vaksin Covid-19 untuk bukti sudah dilakukan vaksinasi.  

Sertifikat bisa secara umum diberikan dalam bentuk fisik dan melalui aplikasi atau situs PeduliLindungi, website yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo). Mendapatkan sertifikat harus melakukan dua dosis penuh vaksin. 

Syarat untuk bisa mendapatkan vaksin corona salah satunya harus sehat tanpa penyakit penyerta

Cara melihat sertifikat vaksin COVID-19 di PeduliLindungi bisa dilakukan dengan pertama kali mengunduh atau mengakses situs PeduliLindungi. Lakukan pendaftaran dengan mengisi identitas dan nomor ponsel.

Download Sertifikat Vaksin Digital 

Setiap warga yang telah divaksin COVID-19 bakal menerima sertifikat sebagai tanda bahwa dirinya sudah disuntikkan vaksin pada tanggal tertentu. Adapun sertifikat itu diberikan sebanyak dua kali: saat vaksinasi pertama dan kedua. Sertifikat itu bakal diberikan dalam bentuk fisik di tempat vaksinasi. Atau, berupa digital yang bisa di-download melalui aplikasi PeduliLindungi. Lain itu, setiap warga yang telah divaksin bakal menerima SMS dari 119 berisi link untuk mengunduh sertifikat vaksin COVID-19 versi digital. Berikut cara download sertifikat vaksin COVID-19 digital melalui aplikasi PeduliLindungi: 

  1. Download aplikasi PeduliLindungi di Play Store atau App Store bagi yang belum memilikinya 
  2. Instal lalu buka aplikasi PeduliLindungi Buat Buat akun dengan mengisi identitas dan nomor ponsel 
  3. Masukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS 
  4. Setelah berhasil, pengguna akan diarahkan ke beranda. Ketuk ikon “Profil” di sebelah kanan kolom “Cari Zonasi” 
  5. Ketuk “Sertifikat Vaksin” lalu tap “Periksa” 
  6. Isi NIK KTP dan nomor ponsel 
  7. Aplikasi akan menampilkan sertifikat untuk vaksinasi pertama maupun kedua 
  8. Ketuk pada salah satu tahap penyuntikan yang telah diikuti untuk menyimpan 
  9. Aplikasi akan meminta persetujuan untuk menyimpan gambar lalu ketuk “Ya” 
  10. Sertifikat vaksin digital akan di-download dan tersimpan di ponsel 

Larangan Mengupload Sertifikat Vaksin Ke Sosial Media 

Terkait sertifikat digital vaksin itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, mengimbau warga agar tidak mengunggahnya ke media sosial atau membagikannya sembarangan. Hal itu dikarenakan dalam sertifikat vaksin digital tersebut tertera nama lengkap, tanggal lahir, dan nomor kependudukan pihak yang telah menerima vaksinasi COVID-19. 

Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga privasi data, agar tidak sembarangan untuk membagikan sertifikat vaksin Covid-19 atau tiket vaksinasi yang mengandung QR code ke media sosial. 

Selain itu, demi keamanan dan kerahasiaan data, hanya pergunakan sertifikat tersebut untuk kepentingan yang sudah diotorisasi, seperti laporan kesehatan karyawan di sebuah perusahaan, ketika menggunakan layanan kesehatan atau transportasi umum.

Kegunaan Sertifikat Vaksin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tengah mempersiapkan standar operasional prosedur terkait penggunaan sertifikat vaksinasi bagi masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19. Sertifikat vaksinasi itu rencananya memang akan digunakan untuk integrasi dengan standar protokol kesehatan yang baru

Berkaca pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang telah melonggarkan standar protokol kesehatan untuk kegiatan tertentu. Salah satunya, sertifikat vaksinasi bisa digunakan untuk makan bersama dengan keluarga dan teman di luar, hingga nonton konser.

CDC melonggarkan secara terstruktur dan sistematis untuk protokol-protokol kesehatan kegiatan tertentu. Misalnya acara keagamaan, pertemuan keluarga, makan bersama, dan di CDC sudah mengeluarkan guideline yang cukup lengkap. 

Saat jumlah masyarakat yang mendapat sertifikat vaksinasi sudah cukup banyak, pemerintah disebutnya bakal mempersiapkan protokol kesehatan yang baru untuk masing-masing aktivitas tersebut.

Sertifikat vaksin ini akan digunakan sebagai salah satu instrumen dalam implementasi protokol kesehatan yang baru untuk setiap aktivitas.