Gigi Kuning? Kunjungi OMDC Mampang

  • October 1, 2021

Perubahan warna pada gigi atau noda pada gigi merupakan sebuah kondisi yang cukup lazim dijumpai dan dapat terjadi akibat beberapa alasan. Untungnya, noda pada gigi atau gigi yang menguning dapat diatasi di OMDC Mampang dan juga dapat dicegah. Artikel ini akan membahas seputar hal-hal apa saja yang perlu Anda tahu tentang penyebab perubahan warna gigi dan noda gigi, serta apa yang perlu Anda lakukan untuk menjaganya tetap putih cemerlang. 

Sebelum mencari bantuan perawatan gigi di OMDC Mampang, ada baiknya Anda mengetahui seputar jenis-jenis noda pada gigi. Perubahan warna gigi dibagi ke dalam tiga kategori, ekstrinsik, intrinsic, dan yang berhubungan dengan usia. 

  • Ekstrinsik. Pada perubahan warna gigi ekstrinsik, ada kemungkinan noda gigi hanya memengaruhi enamel gigi, atau permukaan gigi. Penyebab utama noda gigi ekstrinsik adalah makanan, minuman, dan penggunaan tembakau. 
  • Intrinsic. Noda jenis ini terletak di dalam gigi, yang membuat noda jenis ini lebih resisten saat ditangani dengan produk-produk pemutih gigi over-the-counter. Sering noda gigi jenis ini tampak keabu-abuan. Contoh noda gigi intrinsic di antaranya adalah penggunaan obat-obatan tertentu, trauma atau cidera pada gigi, kerusakan gigi, terlalu banyak fluoride, dan faktor genetik. 
  • Berhubungan dengan usia. Ketika Anda bertambah usia, enamel gigi akan mulai terkikis dan pudar, yang mana akan memberikan tampilan kuning pada gigi. Dalam banyak kasus, perubahan warna gigi yang berhubungan dengan usia dapat disebabkan oleh faktor ekstrinsik dan intrinsic. 

Penyebab utama perubahan warna pada gigi biasanya disebabkan oleh apa yang kita makan dan minum, usia, serta cidera pada gigi. Beberapa jenis makanan dan minuman tertentu dapat mengotori lapisan luar struktur gigi dan meninggalkan noda pada gigi. Beberapa penyebab noda pada gigi di antaranya adalah saus merah, wine merah, teh, kopi, dan cokelat. Penggunaan tembakau dalam bentuk rokok atau tembakau kunyah juga dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Menurut penelitian klinis, ada prevalensi perubahan warna gigi lebih tinggi pada para perokok dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Sebagai tambahan, para peneliti menemukan bahwa level ketidakpuasan yang lebih tinggi terjadi pada para perokok seputar bagimana tampalian diri yang mereka miliki, berdasarkan tampilan gigi. Selain itu, lingkungan asam di dalam mulut dapat membuat enamel menjadi lebih rentan terkena perubahan warna. 

Ketika Anda bertambah usia, gigi akan menjadi lebih rapuh, dan membuat noda gigi atau gigi menguning dapat terjadi. Ketika cidera gigi merupakan penyebab utama perubahan warna gigi Anda, terkadang hanya gigi yang rusak yang akan berubah warna. Jika Anda minum antibiotik pada saat masih kecil, Anda mungkin perlu mencari tahu antibiotik jenis apa yang diresepkan. Menurut FDA, ada hubungan antara penggunaan antibiotik tetracycline pada saat kanak-kanak dengan perubahan warna pada gigi. 

Ada banyak produk dan prosedur di OMDC Mampang yang dapat memutihkan gigi Anda dan membantu mengurangi tampilan noda yang mengganggu. Pada umumnya, pilihan memutihkan gigi akan terbagi ke dalam taiga kategori yang luas. Perawatan in-office, merupakan perawatwan di mana dokter gigi akan menggunakan hydrogen peroxide konsentrasi tinggi untuk memutihkan gigi. Perawatan jenis ini akan bekerja dengan lebih cepat dan bertahan lebih lama dibandingkan dengan metode lain. Sementara itu, perawatan di rumah (lewat dokter gigi) akan membuat Anda menggunakan “custom tray” yang dibuat dokter gigi untuk digunakan di rumah. Perawatan yang ketiga adalah dengan produk over-the-counter, di mana Anda akan menggunakan pasta gigi pemutih atau strip pemutih untuk membantu mengurangi noda pada permukaan gigi. 

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*