Ini Alasan Ibu Hamil Mengalami Ngidam

  • May 24, 2021

Saat sedang hamil, seorang wanita kerap mengalami ngidam. Kondisi ini merupakan hal yang normal, apalagi di masa-masa trimester pertama kehamilan. Tapi, benarkah kondisi ini disebabkan karena bawaan bayi?

Masih banyak masyarakat Indonesia yang percaya jika ngidam muncul karena keinginan calon bayi dan harus dituruti. Apabila tidak, bisa membuat bayi jadi ‘ileran’.

Padahal, dari beberapa studi yang dilakukan, penyebab ibu hamil mengalami ngidam bisa bermacam-macam, mulai dari perubahan hormon hingga kurangnya asupan nutrisi.   

Alasan ibu hamil ngidam

Penyebab utama ibu hamil mengalami ngidam hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Sebab, kondisi setiap ibu hamil berbeda-beda. 

Namun, beberapa teori menjabarkan, jika penyebab ibu hamil mengalami ngidam disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari hormon yang berubah hingga indra penciuman dan perasa yang jadi lebih sensitif. 

Hormon yang berubah

Saat hamil, hormon yang ada di dalam tubuh akan mengalami perubahan yang cukup drastis. Salah satunya yakni meningkatnya hormon leptin dan grelin yang bisa membuat nafsu makan ibu hamil jadi meningkat. 

Hal ini menyebabkan ibu hamil selalu ingin makan sesuatu yang terlintas di pikirannya. Bahkan, saat tengah malam pun, ibu hamil bisa merasa lapar dan ingin mengonsumsi makanan yang tidak biasa. 

Indra penciuman dan perasa jadi lebih sensitif

Selama hamil, indra penciuman dan perasa pada ibu hamil juga jadi lebih sensitif. Contohnya, ibu hamil sering merasakan pahit pada lidahnya.

Hal ini membuat ibu hamil cenderung ingin mengonsumsi makanan manis untuk mengatasi rasa pahit pada lidahnya. 

Asupan nutrisi kurang

Kurangnya asupan nutrisi pada ibu hamil juga bisa menyebabkan ibu hamil mengalami ngidam, yakni ingin mengonsumsi makanan tertentu. 

Misalnya, ibu hamil ingin makan sayuran, hal ini menandakan jika orang tersebut kekurangan serat dalam tubuhnya. Namun, teori ini juga masih terus dalam proses penelitian. 

Kepercayaan di masyarakat

Ngidam merupakan salah satu kondisi yang dipercaya oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia dan sudah menjadi budaya. 

Hal ini yang akhirnya memberikan sugesti pada ibu hamil untuk mengonsumsi makanan atau minuman tertentu yang terlintas di kepalanya. Apabila tidak dituruti, banyak orang percaya hal ini bisa membuat bayi jadi gampang ‘ileran’ saat sudah lahir.

Haruskah ngidam dituruti?

Menuruti ngidam sebenarnya sah-sah aja kok. Namun, yang perlu diperhatikan adalah, keinginan yang dituruti masih dalam batas wajar dan tidak membuat ibu hamil kehilangan nutrisi.

Misalnya, ibu hamil ngidam makan mie instan jumbo dua bungkus, kondisi ini sebaiknya tidak dituruti. Sebab, di dalam mie instan terdapat kandungan natrium yang cukup tinggi, sehingga akan berisiko untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungan. 

Apabila ngidam yang muncul karena ingin makan gado-gado atau nasi goreng, boleh-boleh saja dituruti, asalkan tidak mengganggu kesehatan ibu hamil dan juga calon bayi. 

Ibu hamil sebaiknya juga membatasi konsumsi gula dan lemak yang berlebihan, ya. Sebab, hal ini bisa membuat berat badan naik terlalu besar dan mengakibatkan masalah saat melahirkan nanti.

Jika ibu hamil ingin mengonsumsi makanan yang manis, ada beberapa alternatif makanan manis yang tetap enak dan sehat untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. 

  • Yoghurt

Jika kamu ingin sekali makan es krim, kamu bisa menggantinya dengan yoghurt rendah lemak yang sudah didinginkan di kulkas atau memilih es krim yang rendah lemak.

  • Roti gandum

Apabila kamu ngidam makan roti yang manis dengan selai coklat, kamu bisa menggantinya dengan roti gandum dengan sedikit coklat dan buah di atasnya. Atau bisa juga dengan membeli roti yang terbuat dari biji-bijian utuh. 

  • Cokelat

Jika kamu ingin makan coklat manis, kamu bisa menggantinya dengan cokelat chips yang ditaburkan di atas yoghurt rendah lemak. Atau bisa juga dengan mencelupkan buah seperti stroberi ke dalam coklat leleh. 

  • Air perasan jeruk nipis

Pada trimester pertama, ibu hamil biasanya mengonsumsi soda untuk mengurangi morning sickness. Tapi, karena kandungan gulanya cukup tinggi, kamu bisa menggantinya dengan air perasan jeruk nipis atau infuse water. 

  • Makanan pedas

Saat hamil, ibu hamil juga jadi suka mengonsumsi makanan pedas. Hal ini tidak masalah, asalkan makanan pedas yang kamu konsumsi diolah dengan cara dipanggang, ya.

Itu dia beberapa alasan ibu hamil mengalami ngidam. Jadi, selama sesuatu yang diinginkan masuk akal dan tidak membahayakan kesehatan ibu hamil dan bayi, ngidam tetap bisa dituruti.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*