Inkontinensia Urine, Akibat Kandung Kemih Terlalu Aktif

  • February 27, 2020

Inkontinensia urine adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat mengontrol keluarnya air seni. Tingkat keparahan kondisi ini juga bervariasi. Kondisi ini bisa berupa keluarnya sedikit air seni secara tidak sengaja ketika batuk, bersin, bisa juga berupa dorongan untuk buang air kecil secara mendadak dan mendesak, sehingga sampai menyebabkan mengompol. Kondisi ini dapat terjadi secara temporer atau bisa bertahun-tahun tergantung penyebabnya. Salah satu jenis inkontinensia adalah inkontinensia dorongan, yaitu tidak bisa mengontrol keluarnya urine karena sangat mendesak urine keluar secara tiba-tiba.

Inkontinensia dorongan sering juga disebut kandung kemih over aktif, karena desakan yang tidak bisa ditahan untuk buang air kecil disebabkan oleh otot-otot detrusor kandung kemih yang terlalu aktif berkontraksi. Selain dorongan mendadak untuk buang air kecil yang tidak bisa ditahan, gejala lain kandung kemih yang terlalu aktif adalah terlalu sering kebelet popo dalam sehari-semalam, begitu terasa harus segera ke kamar kecil karena sulit ditahan. Hal tersebut tentu saja dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, karena membatasi kelulasaan penderitanya untuk bepergian.

Penyebab pasti mengapa otot detrusor kandung kemih menjadi terlalu aktif tidak diketahui, tetapi ada faktor risikonya antara lain perubahan hormonal, adanya kejang dan pelemahan pada otot panggul, infeksi saluran kemih, efek samping dari obat tertentu dan penyakit yang mempengaruhi otak serta saraf tulang belakang, misalnya stroke dan multiple sclerosis. Jika penyebabnya adalah infeksi saluran kemih tentu saja gejala inkontinensia akan berhenti begitu infeksinya sembuh. Tetapi jika penyebabnya tidak jelas, tentulah tidak semudah itu mengatasinya.

Mengatasi inkontinensia dorongan bisa dilakukan dengan modifikasi gaya hidup, misalnya membatasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein dan alkohol karena dapat mempengaruhi produksi air seni dan mengiritasi kandung kemih. Latihan kegel yang memperkuat otot dasar panggul juga dianjurkan untuk mengatasi inkontinensia. Kontraksikan otot panggul seperti menahan pipis, tahan beberapa detik dan lepas. Latihan tersebut mudah dilakukan dan bisa dilakukan sambil duduk di mobil, saat menonton tv, sambil kerja di depan laptop dan sebagainya.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*