Layanan USG Leher Laboratorium Klinik Prodia Mataram

  • September 29, 2021

Young medic palpating neck of senior woman, elderly patient visiting doctor at hospital checking thyroid throat touching health at clinic. healthcare specialist, medicare, treatment medical concept. Free Photo

Penulis: Agnes Sarila Wiridhani

Apa Itu USG Leher?

Ultrasonografi adalah prosedur diagnosis yang digunakan yang mengambil gambar bagian dalam tubuh tertentu menggunakan gelombang suara. Gambar citra dapat menunjukkan struktur dan pergerakan organ dalam, serta darah yang mengalir melalui pembuluh darah. Terlebih lagi, USG tidak menggunakan radiasi pengion (digunakan dalam x-ray), sehingga pasien tidak terpapar radiasi. Untuk melakukan pemeriksaan USG leher Anda dapat menghubungi bagian layanan Laboratorium Klinik Prodia Mataram untuk melakukan reservasi.

Untuk Apa USG Leher Dilakukan?

USG leher dilakukan untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu pada leher Anda, meliputi:

  • mendeteksi arteri karotis yang tersumbat atau menyempit, yang dapat mengindikasikan peningkatan risiko stroke.
  • membantu dokter menentukan jenis perawatan apa yang dibutuhkan untuk menurunkan risiko stroke.
  • mengevaluasi kelenjar tiroid, USG dilakukan untuk mencari nodul, pertumbuhan atau tumor untuk memberi tahu dokter dengan cara:
  • mengonfirmasi benjolan di leher berkembang dari tiroid atau jaringan yang terhubung.
  • mendeteksi nodul tiroid yang memerlukan biopsi.
  • mengamati pertumbuhan nodul tiroid untuk memastikan tidak tumbuh ke ukuran yang lebih besar dan berdarah.
  • ultrasonografi leher juga digunakan untuk mengamati kelenjar getah bening untuk:
  • membantu menentukan stadium (luas) limfoma.
  • membantu menunjukkan efektivitas pengobatan yang dilakukan.
  • memonitor kondisi limfoma setelah pengobatan.

Apakah USG Leher Aman Dilakukan?

Sama seperti USG lainnya, ultrasonografi leher menggunakan gelombang suara dan tidak menggunakan radiasi sehingga lebih aman dilakukan dan tidak menimbulkan efek samping. Meskipun umumnya digunakan untuk pemeriksaan kehamilan, USG juga dapat dilakukan untuk pemeriksaan lainnya, termasuk memeriksa struktur dan fungsi arteri karotis di leher pasien.

Prosedur USG Leher

Kepala dan leher merupakan wilayah anatomi yang luas, yang meliputi banyak aerodigestive, kelenjar ludah, limfatik, endokrin, saraf, dan struktur vaskular. Sejumlah besar kondisi patologis yang memengaruhi sistem organ ini dapat diperiksa dengan ultrasonografi. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan USG dapat dikombinasi dengan aspirasi jarum untuk sitologi, kultur, uji hormon, dan biopsi. Pemeriksaan harus dilakukan dalam posisi duduk atau terlentang dan leher dalam ekstensi. Adapun pemeriksaan ini meliputi”

  1. kelenjar ludah

• memeriksa adanya pembesaran difus dan nyeri tekan yang konsisten dengan sialadenitis inflamasi

• dugaan pembentukan abses;

• pembengkakan yang menunjukkan gangguan Sjogren

• pembengkakan akibat makanan, sugestif dari kalkulus yang menyumbat

• pemeriksaan massa soliter diskrit yang menunjukkan neoplasma jinak atau ganas

• pemeriksaan massa multiple, yang menunjukkan adanya human immunodeficiency virus

• pemeriksaan lesi dasar mulut anterior

  1. kelenjar getah bening

• menentukan adanya kemungkinan peradangan dari kelenjar getah bening ganas metastasis

• memeriksa kelenjar getah bening dari lesi massa lain seperti kista, schwannoma, paraganglioma, lipoma, atau adenoma paratiroid

• memeriksa adanya limfadenopati metastatik pada tingkat tertentu untuk menentukan jenis diseksi leher yang diperlukan

• menentukan tingkat spesifik karsinoma sel skuamosa metastasis pada kelenjar getah bening untuk mengetahui penyebabnya

• mempermudah pengambilan sampel inti untuk limfoma.

  1. lesi kongenital

• lokalisasi limfangioma

• lokalisasi hemangioma

• lokalisasi kista parotis

• lokalisasi kista brankial

• lokalisasi kista duktus tiroglosus

• lokalisasi kista paratiroid dan timus

• penentuan tidak langsung dari kelenjar tiroid.

  1. lesi massa lain-lain;

Memeriksa leher serta kelainan vaskular termasuk kondisi medis lainnya, termasuk:

• identifikasi paraganglioma pada bifurkasi karotis (tumor badan karotis)

• mengidentifikasi paraganglioma, schwannoma, limfoma, atau pleomorfik adenoma ruang parafaring

• identifikasi trombosis vena jugularis interna;

• identifikasi aterosklerosis arteri karotis 

• identifikasi schwannoma pada leher bagian tengah bawah

• identifikasi lipoma

• identifikasi divertikulum zenker.

  1. Infeksi dan trauma

Identifikasi dapat menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening, untuk memastikan penyebabnya, USG leher dilakukan untuk:

• membedakan selulitis dari pembentukan abses

• membedakan abses dari limfadenopati konfluen

• deteksi emfisema subkutan pada trauma leher tumpul

• mengidentifikasi fraktur pada kerangka laring

• identifikasi trakea

• deteksi ukuran dan lokasi hematoma.

  1. Endokrin.

• mengevaluasi kelainan yang terdeteksi oleh pemeriksaan pencitraan lain atau laboratorium

studi, misalnya, area serapan abnormal yang terlihat pada pemeriksaan radioisotop tiroid

• mengevaluasi keberadaan, ukuran, dan lokasi kelenjar tiroid

• mengevaluasi pasien dengan risiko tiroid 

• memonitor nodul tiroid

Jam Operasional Laboratorium Klinik Prodia Mataram

Untuk melakukan reservasi dan pengecekan langsung, Anda dapat mengunjungi Laboratorium Klinik Prodia Mataram pada jam operasional:

Hari Senin – Jumat 06:30 – 20:00

  Sabtu 06:30 – 18:00

Lokasi Laboratorium Klinik Prodia Jemursari

Bagi Anda yang berdomisili di daerah Surabaya dan sekitarnya dapat mengunjungi Prodia Jemursari yang berlokasi di Jalan Pejanggik Nomor 107, Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kode Pos 83231.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*