Mencukur Jadi Lebih Mudah dengan Schick

  • May 25, 2021

Baik pria maupun wanita mungkin sama-sama pernah mencukur. Ini dilakukan guna menghilangkan pertumbuhan rambut di area-area yang tidak diinginkan. Apabila Anda ingin mencukur, Anda bisa mencoba menggunakan alat cukur dari Schick

Alat cukur dari Schick hadir dengan bentuk, ukuran, serta fitur yang berbeda dari alat cukur lainnya. Alat cukurnya bisa diisi ulang, bisa juga digunakan hanya untuk sekali pakai. Anda bisa memilih alat cukur yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Mengapa memilih alat cukur dari Schick?

Ketika akan mencukur dengan menggunakan alat cukur, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Hal-hal ini menentukan apakah suatu alat cukur cocok digunakan untuk mencukur atau tidak.

  • Desain dan pegangan

Jangan kira desain dari suatu alat cukur hanya bertujuan untuk mempercantik alat tersebut. Karena, desain dan pegangan dari suatu alat cukur sebenarnya juga memiliki fungsi masing-masing.

Desain pegangan pada sebuah alat cukur akan menentukan apakah alat cukur tersebut mudah digenggam atau tidak. Beberapa desain mungkin memiliki pegangan yang kurang efektif, membuat alat cukur menjadi terlalu licin dan mudah terlepas ketika digunakan.

Hal ini tidak akan terjadi apabila Anda menggunakan alat cukur dari Schick. Karena, alat cukur ini dilengkapi dengan desain pegangan yang efektif. 

  • Ketajaman pisau

Biasanya, setelah digunakan beberapa kali, pisau dari suatu alat cukur akan menjadi tumpul dan tidak efektif lagi digunakan untuk mencukur. Karena itu, Anda perlu mencari alat cukur yang menyediakan ketajaman pisau yang berkualitas.

Akan lebih baik lagi kalau Anda bisa mencari produk alat cukur yang bisa diisi ulang. Jadi, ketika pisaunya sudah tumpul, Anda bisa menggantinya dengan yang baru lagi tanpa harus membeli alat cukur baru sepenuhnya. 

Alat cukur dari Schick menyediakan pilihan ini. Anda bisa memanfaatkan alat cukur yang bisa diisi ulang dan membeli pisau isi ulang khusus ketika ingin menggantinya.

Dua hal di atas perlu Anda perhatikan ketika menggunakan alat cukur. Karena, hal-hal tersebut akan menentukan sebarapa nyaman Anda saat mencukur nantinya, serta kualitas yang dihasilkan setelah mencukur. 

Merawat kulit setelah mencukur

Pekerjaan Anda belum selesai di sekedar mencukur saja. Anda juga perlu merawat area kulit setelah dicukur agar kondisi kesehatan kulit Anda tetap terjaga. 

Perhatikan beberapa upaya perawatan berikut ini jika Anda baru saja selesai mencukur: 

  • Menggunakan pelembab

Sangat penting bagi Anda untuk menggunakan pelembab setelah mencukur. Karena, kulit yang habis terkena pisau cukur rentan menjadi lebih kasar, bahkan menjadi kering apabila Anda menggunakan krim cukur khusus.

Sesuaikan produk pelembab yang Anda pakai dengan area kulit yang dicukur. Misalnya, jika Anda mencukur kumis di area wajah, maka gunakan pelembab untuk wajah.

Sementara, jika Anda mencukur area kaki atau ketiak, maka pakailah pelembab yang dikhususkan untuk area tersebut. 

  • Jangan eksfoliasi

Eksfoliasi biasanya dilakukan sebagai upaya mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit, kemudian menggantinya dengan sel kulit baru yang lebih sehat. Anda tidak dianjurkan untuk melakukan eksfoliasi kulit setelah mencukur.

Ini rentan menimbulkan rasa sakit serta menyebabkan luka pada kulit Anda. Oleh sebab itu, tunggulah setidaknya 24 jam untuk melakukan eksfoliasi kembali setelah mencukur. 

Pertimbangkan langkah-langkah di atas agar kesehatan kulit Anda tetap terjaga setelah mencukur. Gunakan alat cukur dari Schick apabila Anda ingin mencukur dengan cara yang mudah namun tetap aman bagi kesehatan kulit.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*