Mengenal Istilah Silent Stroke dan Cara Mencegahnya

  • January 14, 2022

Penyakit tubuh dengan gejala lumpuh sering disebut sebagai stroke. Namun, ada salah satu penyakit stroke yang dinilai cukup berbahaya, yaitu Silent Stroke. Penyakit ini dinilai tidak menimbulkan gejala yang signifikan. Umumnya, stroke terjadi karena adanya pembuluh darah di otak yang tersumbat oleh gumpalan. Efek jaringan pada otak menjadi lemah karena tidak mendapatkan asupan darah yang cukup. 

Gumpalan yang menyumbat memiliki ukuran yang berbeda-beda. Untuk stroke ringan,  gumpalan pada pembuluh darah ukurannya relatif kecil. Sehingga tidak memberikan efek besar pada tubuh dan mudah dideteksi. Banyak penderita yang baru sadar mengalami penyakit ini setelah menjalani proses CT Scan atau juga MRI. Melalui proses pemeriksaan tersebut, akan ditemukan kerusakan kecil pada otak yang menyebabkan stroke ringan. Jika Anda mengalami masalah ini maka disarankan rutin cek ke dokter dan menjaga kesehatan.

Gejala Umum dan Penyebab

Penyakit Silent Stroke pada umumnya menimbulkan gejala yang cukup kecil, sehingga sulit untuk mendeteksinya secara dini. Namun, ada beberapa gejala umum yang bisa jadi pertanda apabila tubuh mengalami permasalahan tersebut. Pertama, munculnya gangguan keseimbangan tubuh, sering jatuh tiba-tiba, tidak bisa menahan kencing, suasana hati yang berubah-ubah hingga  penurunan kemampuan berpikir.

Sebagian besar gejala umum tersebut merupakan permasalahan ringan dan awal dari stroke berat. Ketika sudah masuk stroke berat, maka tubuh sudah tidak bisa diseimbangkan lagi, tidak bisa menahan kencing sama sekali, dan otak tidak bisa dipakai berpikir total. Apabila sudah mengalami gejala stroke ringan, wajib untuk periksa rutin ke ke dokter. Sementara itu, berikut  penyebab umum timbulnya Silent Stroke:

  1. Hipertensi

Stroke berat rata-rata disebabkan oleh adanya hipertensi yang sulit dikendalikan. Sedangkan penyakit stroke ringan juga bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang masih dalam tahap normal namun tidak pernah dikontrol. Ketika seseorang mengalami tekanan darah tinggi, maka risiko pembuluh darah yang tersumbat menjadi lebih besar.

  1. Diabetes

Diabetes juga dapat menjadi penyebab masalah Silent Stroke. Ketika penderita diabetes tidak menjaga pola makan, maka bisa menyebabkan permasalahan kesehatan lain. Salah satunya seperti tingginya kadar gula dalam darah dan menyebabkan pembuluh darah kecil jadi rusak dan memicu stroke ringan. Untuk mengatasinya, perbanyak olahraga, hindari risiko obesitas dan kurangi mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

  1. Darah Kental

Darah kental adalah reaksi proses inflasi pada darah karena adanya radang sendi, trombosit tinggi dan kelainan pada genetik. Ketika darah menjadi kental, maka proses distribusi ke otak jadi tidak lancar dan memicu penyakit.

  1. Tinggi Kolesterol

Kolesterol yang tinggi sudah bisa dipastikan jadi penyebab penyakit stroke. Kolesterol dari makanan berlemak membuat pembuluh darah jadi berkerak dan menyumbat alirannya.

Cara Mencegah Silent Stroke 

Cara mencegah penyakit stroke tahap ringan ini yang paling utama bisa dilakukan dengan cara rutin berolahraga. Ketika Anda berolahraga, maka akan melatih aliran darah agar lebih lancar dan membakar lemak yang ada di tubuh. Efek penyumbatan pada pembuluh darah akibat tumpukan lemak bisa dihilangkan. Sebagian penelitian juga membuktikan bahwa olahraga dapat melindungi tubuh dari risiko stroke ringan.

Meski Silent Stroke sangat sulit dideteksi, Anda dapat mengatasinya dengan rutin cek ke dokter dan waspada dengan setiap gejalanya. Jangan lupa memperbaiki pola makan dan hidup sehat serta menjalani pengobatan yang direkomendasikan dokter. 

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*