Biblioterapi dan Macam-macam Terapi yang Menyerupai Hobi

Biblioterapi dan Macam-macam Terapi yang Menyerupai Hobi

  • January 7, 2021

Apa yang Anda bayangkan mengenai terapi psikologi? Kebanyakan orang masih berpikir bahwa terapi psikologi hanya bisa dilakukan dengan cara berbincang dengan psikolog dan menceritakan beragam masalah Anda hingga diberikan solusi. Kenyataannya, terapi psikologi sangat berbeda jauh dengan bayangan tersebut. 

Banyak jenis terapi psikologi yang dapat diberikan kepada psikolog kepada Anda untuk bisa menangani masalah mental dan pikiran yang tengah mengendap. Beberapa di antaranya bahkan dapat membuat Anda tidak sadar tengah menjalani terapi karena kegiatannya mirip dengan hobi tertentu. Ada biblioterapi yang mirip dengan kegiatan membaca buku bahkan ada pula terapi yang membuat Anda merasa seperti sedang bermain drama!

Nyatanya, berbagai jenis terapi psikologi yang menyerupai hobi kerap populer dan dipilih karena membuat pasien lebih rileks melakukannya. Berikut ini adalah beberapa psikologi terapi menyerupai hobi yang patut Anda ketahui. 

  1. Terapi Musik 

Rasanya sulit menemukan orang yang tidak suka mendengarkan musik di dalam hidupnya. Semua orang pasti memiliki jenis musik kesukaannya masing-masing. Mendengarkan musik lewat pengeras suara ataupun earphone sembari bekerja ataupun belajar pun kerap menjadi pilihan orang banyak karena dituding mampu menenangkan sekaligus meningkatkan konsentrasi. Ternyata dalam dunia psikologi, musik juga dapat menjadi salah satu terapi kreatif yang bisa mengobati pasien dengan gangguan mental tertentu. Autisme ataupun kecemasan berlebih menjadi penyakit mental yang kerap diobati dengan terapi musik. 

  1. Terapi Drama 

Orang-orang yang mengalami masalah mental terkait kemampuan bersosialisasi ataupun penurunan rasa kepercayaan diri yang ekstrem kerap disarankan menjalani terapi drama. Dengan melakukan drama, emosional dan fisik seseorang dapat terintegrasi. Gerakan, improvisasi, serta pelibatan banyak orang yang terjadi pada latihan drama akan membuat individu mampu meningkatkan keterampilan mereka secara perlahan. Tidak hanya itu, berbagai gerakan dan improvisasi pada latihan drama juga bisa membuat seseorang memperoleh rasa kepercayaan diri yang besar. 

  1. Terapi Membaca 

Terapi membaca atau yang dikenali sebagai biblioterapi yang mungkin akan sangat disenangi oleh orang yang hobi membaca buku. Tidak sekadar membaca sebenarnya, terapi ini hanya menjadikan literatur sebagai jembatan untuk bisa mengaitkan kondisi penyelesaian masalah yang ada di buku dengan opsi penyelesaian masalah yang pasien hadapi. Jenis buku untuk biblioterapi pun umumnya dipilihkan oleh konselor yang menangani pasien. 

  1. Terapi Hobi 

Anak-anak di bawah usia 12 tahun umumnya senang bermain. Siapa sangka dari kesukaan tersebut dapat menjadi terapi psikologi yang mujarab. Jenis terapi ini kerap diberikan kepada pasien anak-anak berusia 3—12 tahun yang memiliki masalah sosial. Lewat bermain, anak didorong untuk mengungkapkan kebebasan berekspresi sekaligus bersosialisasi. Tujuan dari terapi ini tak lain membantu anak-anak belajar mengekspresikan diri dengan cara yang lebih sehat, menjadi lebih hormat dan empati, serta menemukan cara baru dan lebih positif untuk memecahkan masalah.

  1. Terapi Seni 

Banyak jenis hobi yang dapat dimasukkan ke dalam terapi seni. Menggambar, melukis, sampai memahat merupakan aneka terapi seni yang biasa disarankan pada pasien yang memiliki gangguan kecemasan, depresi, bahkan kepada pasien yang memiliki kecacatan fisik maupun mental. Mengajak pasien menjalani terapi seni untuk menghasilkan suatu karya bisa menjadi batu loncatan untuk membangkitkan kembali ingatan dan kisah dari alam bawah sadar pasien. Di mana kisah-kisah tersebut umumnya menjadi penyebab dari kondisi yang dialaminya. 

*** 

Biblioterapi dan berbagai jenis terapi di atas hanya sebagian kecil dari beragam jenis terapi psikologis. Jangan kaget jika menemukan jenis terapi lainnya yang tidak disangka-sangka. Namun biasanya, terapi tersebut bukanlah obat utama. Tetap diperlukan konsultasi kepada konselor.

Sakit Bronkitis? Kunjungi Dokter THT di Jakarta Timur

  • January 5, 2021

Tabung bronkial Anda mengirim udara dari trakea ke paru-paru. Saat tabung tersebut meradang, lendir dapat menumpuk di dalamnya. Kondisi ini disebut dengan istilah bronkitis, dan dapat menyebabkan beberapa gejala seperti batuk, sesak napas, dan demam ringan. Bronkitis dapat bersifat akut atau kronis. Bronkitis akut biasanya bertahan selama kurang dari 10 hari, namun batuk dapat terus terjadi selama beberapa minggu. Sementara itu, bronkitis kronis dapat bertahan selama beberapa minggu dan biasanya akan kambuh kembali. Kondisi ini lebih sering dijumpai pada orang-orang yang menderita asma atau emphysema. Apabila Anda menderita batuk dan sesak napas yang tidak kunjung sembuh, kunjungi dokter THT di Jakarta Timur untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosa, dan perawatan. 

Gejala bronkitis akut

Hubungi dokter THT di Jakarta Timur apabila Anda menderita gejala bronkitis seperti hidung meler, radang tenggorokan, tubuh terasa lelah, bersin-bersin, mengi, mudah merasa dingin, sakit otot atau punggung, dan demam dengan suhu tubuh mencapai 38 derajat Celsius. Setelah infeksi terjadi, ada kemungkinan Anda akan menderita batuk. Batuk bersifat kering untuk kemudian berubah menjadi produktif, dalam arti akan menghasilkan lendir. Batuk produktif adalah gejala bronkitis akut yang paling sering dijumpai dan dapat terjadi selama 10 hari hingga 3 minggu. Gejala lain yang bisa Anda perhatikan di antaranya adalah adanya perubahan warna lendir, dari putih menjadi hijau atau kuning. Hal ini bukan berarti infeksi yang Anda derita disebabkan karena virus ataupun bakteri; hal ini berarti sistem kekebalan tubuh Anda sedang bekerja. Periksakan diri ke dokter THT di Jakarta Timur sesegera mungkin apabila Anda menderita gejala seperti turunnya berat badan yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya, batuk kasar, kesulitan bernapas, sakit dada, demam bersuhu 38 derajat Celsius atau lebih, dan batuk yang terus menerus terjadi selama lebih dari 10 hari. 

Diagnosa dan Perawatan

Dalam banyak kasus, bronkitis akut biasanya akan hilang sendirinya tanpa perlu perawatan khusus. Namun, apabila Anda memutuskan untuk mengunjungi dokter THT di Jakarta Timur, mereka akan melakukan pemeriksaan fisik seperti mendengarkan suara paru-paru saat Anda bernapas, dan memeriksa gejala mengi. Dokter juga akan menanyakan perihal batuk yang Anda alami, seberapa sering batuk terjadi dan apakah batuk Anda mengeluarkan dahak. Apabila dokter tidak yakin dengan diagnosa Anda, mereka akan merekomendasikan sinar-X dada untuk membantu dokter mengetahui apakah Anda menderita pneumonia atau tidak. Tes dan kultur darah juga dapat dibutuhkan apabila dokter THT di Jakarta Timur berpikir Anda memiliki infeksi lain selain bronkitis. 

Kecuali gejala Anda bersifat parah, tidak ada banyak hal yang bisa dokter THT di Jakarta Timur lakukan untuk merawat bronkitis akut. Dalam banyak kasus, perawatan biasanya terdiri dari “home care”, seperti menggunakan humidifier, teh jahe, dan madu untuk membuat Anda merasa lebih baik. Antibiotik tidak direkomendasikan penggunaannya untuk orang-orang yang menderita bronkitis akut. Kebanyakan kasus bronkitis disebabkan karena virus, dan antibiotik tidak akan efektif melawan virus, sehingga obat tidak akan bermanfaat untuk Anda. Akan tetapi, apabila Anda menderita bronkitis akut dan memiliki risiko tinggi dalam menderita pneumonia, dokter dapat meresepkan antibiotik pada musim demam dan flu. Ini disebabkan karena bronkitis dapat berkembang menjadi pneumonia, dan antibiotik dapat membantu mencegah hal tersebut untuk terjadi. Gejala bronkitis akut biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu.

Anak Drop Out dari Sekolah? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

  • December 31, 2020

Tak ada orang tua yang siap jika mengetahui anaknya drop out dari sekolahnya. Meskipun ada faktor akademis dalam proses drop out, namun ternyata hal ini bukanlah faktor utama yang menjadikan seorang anak atau siswa dikeluarkan dari sekolah. 

Untuk itu, ada baiknya, Anda sebagai orang tua memahami dan mengetahui apa saja alasan anak drop out dari sekolah. Dan, bagaimana cara mengatasinya, apa yang harus Anda lakukan. Berikut penjelasannya. 

Apa alasan anak drop out?

Drop out atau dikeluarkan dari sekolah pasti membuat siapa pun yang mengalaminya merasa terpukul, tak terkecuali orang tua. Namun, sebagai orang tua Anda harus lebih bijak dalam menyikapi hal tersebut dengan mencari tahu penyebabnya. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui apa langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan. Berikut beberapa alasan kemungkinan anak drop out.

  1. Pengaruh buruk

Pengaruh buruk di lingkungan sekolah atau teman-temannya menjadi salah satu alasan paling umum anak drop out. Pengaruh alkohol, obat-obatan, internet dan televisi secara dini atau tak terbatas/terlalu bebas dapat mengalihkan perhatian anak-anak dari pendidian akademis dan sebaliknya, malah mendorong mereka ke dalam kegiatan antisosial. Dan, hal ini biasanya membuat pengaruh negatif pada sekolah anak. 

  1. Kesulitan akademik

Ketidakmampuan untuk mengatasi tekanan akademis adalah alasan lain bagi anak-anak untuk drop out dari sekolah. Sebuah penelitian membuktikan bahwa anak-anak ayang tidak mahir membaca hingga kelas empat sering kali malah drop out ketimbang melanjutkan. 

  1. Faktor keluarga dan sosial ekonomi

Tidak sedikit siswa yang termasuk dalam kelompok berpenghasilan rendah cenderung keluar dari sekolah. Di Indonesia mungkin hal ini sudah menjadi hal yang tidak jarang terjadi, di mana seorang anak keluar dari sekolah karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan. 

Perceraian atau perpisahan orang tua pun bisa menjadi masalah tersendiri bagi anak. Umumnya, psikologis anak akan terganggu dengan masalah perpisahan keluarga. Efeknya anak akan kesulitan dalam mencerna pelajaran dan berdampak bagi pendidikannya. 

  1. Kesehatan mental

Menurut sebuah studi oleh National Alliance on Mental Illness, sekitar 20 persen siswa berusia 13 hingga 18 tahun memiliki kondisi kesehatan mental, sementara American Psychological Association menemukan bahwa mahasiswa juga menghadapi masalah serupa. Selain itu, pada penelitian lain menemukan 41, 6 persen pelajar pasca sekolah menengah menghadapi kecemasan, sementara 36,4 persen mengalami depresi. 

Lalu abagaimana cara mengatasi anak drop out?

Untuk mengatasi anak drop out dari sekolah, mungkin Anda perlu mengetahui apa penyebab dari dikeluarnya anak dari sekolah. Dan, beberapa cara berikut bisa Anda lakukan untuk mengatasi anak yang drop out. 

  • Terlibat. Sebagai orang tua, keterlibatan adalah faktor paling utama untuk memotivasi anak Anda untuk tetap semangat walaupun mengalami drop out. Tetap memotivasi anak adalah hal paling utama yang harus Anda lakukan. Beri semangat dan pantau terus kemajuan anak Anda, sehingga Anda dapat membantunya meningkatkan nilai dan menumbuhkan rasa percaya dirinya. 
  • Harapan yang realistis. Dorongan dan motivasi anak Anda untuk berprestasi di sekolah adalah tugas Anda sebagai orang tuanya. Namun, jangan memiliki ekspektasi yang tidak realistis dari anak Anda. Hal ini dapat menyebabkan anak merasa tertekan dan stres yang tidak semestinya pada anak Anda dan menyebabkan prestasi akademis yang buruk. 

Anda perlu menanamkan nilai-nilai baik pada anak Anda. Katakan padanya bahwa keunggukan akademis adalah langkah pertama untuk memastikan pendidikan dan kehidupan yang baik di masa depan. 

  • Jangan memaksa mereka untuk melakukan terlalu banyak. Meskipun banyak orang tua yang mendorong dan memperjuangkan kemampuan anak mereka, serta terlalu banyak menuntut dengan membebankan mereka banyak kegiatan. Hal ini dapat membuat anak stres dengan banyaknya kegiatan, namun dorong mereka dengan memprioritaskan pendidikan mereka dan mengurangi kegiatan yang menyebabkan stres. 

Jadi, Anda sebagai orang tua harus mengetahui dahulu apa penyebab dari anak drop out. Dengan begitu, Anda dapat mencari cara untuk memahami anak dan memberikan motivasi untuk membuatnya tetap semangat meskipun dikeluarkan dari sekolah.

Berbagai Penyebab Kuku Rusak dan Cara Mengatasinya

  • December 31, 2020

Banyak sekali penyebab kuku rusak, baik karena kondisi medis maupun kondisi lain yang dapat mempengaruhi bentuk atau tekstur kuku, misalnya karena pola makan, perawatan kulit, atau cat kuku Anda. Kerapuhan kuku, yang berati kuku mudah retak, terkelupas, atau pecah , yang dapat diamati sebagai tanda penuaan atau sebagai respon terhadap penggunaan cat kuku dalam jangka panjang atau paparan kondisi lembab (termasuk sering berenang atau mencuci piring). 

Beberapa penyakit pun sering kali dikaitkan dengan perubahan pada kuku. Seperti kuku tipis dan rapuh bisa menjadi tanda hipotiroidisme. Namun, mengonsumsi suplemen biotin (vitamin) dapat membantu dalam beberapa kasus kuku rapuh, dan mengggunakan pelembab setelah berendam pun dapat membantu kesehatan kuku. Nah, berikut beberapa penyebab kuku rusak dan cara mengatasinya. 

Penyebab kuku rusak dan cara mengatasinya

  1. Kekurangan vitamin B tertentu

Anda mungkin berpikir suplemen kecantikan tidak terlalu penting, namun ada bukti bahwa dibalik biotin terdapat vitamin B yang berfungsi sebagai penguat rambut dan kuku. Pada sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Cosmetic Dermatology, mengonsumsi vitamin B sebanyak 2,5 mg setiap hari dapat meningkatkan kekuatan kuku dan mengurangi kerapuhan. 

Cara mengatasinya, jika Anda sedang diet dan kekurangan makanan yang mengandung biotin, seperti telur, salmon, daging sapuim ubi jalar, dan almond, maka direkomendasikan untuk menggonsumsi biotin 2,5 mg sehari untuk mengurangi kerapuhan. Namun, Anda tetap memerluka beberapa bulan untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan. 

  1. Menggigit kuku

Entah apa alasan seseorang terus menggigit kukunya. Mungkin karena merasa gugup atau bosan, namun kegiatan ini dapat membuat kuku Anda menjadi lebih mudah rapuh dan rusak yang disebabkan oleh air liur. Pasalnya, air liur merupakan enzim pencernaan yang berfungsi untuk mengolah atau menghancurkan makanan, dan hal tersebut pun terjadi pada kuku Anda menjadi rapuh dan hancur. 

Cara mengatasinya, untuk menghindari Anda mengigit kuku dalah dengan menjaga agar kuku tetap pendek dan rapi, jadi Anda tidak punya kesempatan untuk menggigitnya. 

  1. Menggunakan pembersih tangan secara berlebihan

Sama halnya dengan mencuci piring yang berlebihan dapat menyebabkan kuku rusak, begitu pun dengan penggunaan pembersih tangan secara berlebihan. Pasalnya, kandungan alkohol yang tinggi dapat membuat kulit kering dan kuku mudah rapuh. 

Cara mengatasinya, Anda hanya perlu menggunakan cairan pembersih atau hand sanitizer pada keadaan darurat saja, dan lakukan cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. Atau, Anda dapat menggunakan tisu basah untuk membersihkan tangan dan melembapkannya. 

  1. Cat kuku yang bertahan terlalu lama

Semua cat kuku biasanya mengandung bahan pengering yang menghilangkan kelembapan alami dari cat kuku yang dapat membuat rapuh.  Pilihlah cat kuku dengan bahan yang aman untuk kuku, sehingga tidak membuat kuku kering dan rapuh. 

Anda dapat mengatasi masalah ini dengan tidak menggunakan cat kuku lebih dari lima hari. Hilangkan cat kuku setelah lima hari pemakaian, lalu berikan jeda beberapa waktu untuk memutuskan menggunakannya kembali. 

  1. Terlihat lekukan di kuku

Kuku yang cekung atau ada tekanan dapat disebabkan oleh kadar zat besi yang rendah atau anemia. Zat besi membantu membentuk hemoglobin, molekul yang mengangkut sel darah merah yang berisi oksigen segar ke matriks kuku Anda. Tanpanya pertumbuhan kuku Anda akan terhambat. 

Cara mengatasinya, jika Anda melihat lekukan di kuku Anda, itu merupakan tanda Anda harus mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mungkin Anda akan disarankan untuk mengonsumsi makan makanan kaya zat besi, misalnya seperi daging sapi, bayam, kacang-kacangan atau kacang polong, tiram, dan beberapa makanan lainnya yang mengandung zat besi. 

Jadi, banyak hal yang dapat menjadi penyebab dari kuku rusak, dan kelima faktor di atas adalah di antaranya. Semoga beberapa penyebab dan cara mengatasi kuku rapuh atau rusak di atas dapat membantu Anda.

Hati-hati, Ini 9 Efek Samping dari Isoxsuprine

Hati-hati, Ini 9 Efek Samping dari Isoxsuprine

  • December 31, 2020

Ibu yang tengah hamil dan memiliki risiko kelahiran prematur umumnya akan dianjurkan mengonsumsi isoxsuprine oleh dokter spesialis kandungan. Dengan obat tersebut, diharapkan kontraksi yang memicu kelahiran lebih cepat dari seharusnya dapat diminimalkan. 

Namun sebenarnya, isoxsuprine bukanlah obat yang dibuat khusus untuk wanita hamil. Isoxsuprine lebih mengarah ke jenis obat vasodilator yang bertujuan untuk mengobati berbagai gejala gangguan aliran darah. Cara kerja obat ini dengan melebarkan pembuluh darah, sehingga darah bisa mengalir lebih lancar. 

Isoxsuprine merupakan jenis obat keras yang penggunaannya mesti dengan sepengetahuan dokter. Pasalnya, meskipun memiliki manfaat yang paten, obat ini juga mengandung berbagai risiko efek samping yang tidak bisa dipandang ringan. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang kerap dialami oleh orang-orang yang mengonsumsi jenis obat vasodilator ini. 

  1. Mengantuk 

Isoxsuprine merupakan jenis obat yang sangat ampuh menimbulkan efek mengantuk setelah beberapa saat Anda mengonsumsinya. Pastikan Anda tidak berkendara ataupun melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi setelah mengonsumsi obat ini supaya terhindar dari bahaya yang tidak diharapkan. 

  1. Sakit Kepala 

Ini merupakan salah satu gejala umum yang sering terjadi pada pasien yang mengonsumsi isoxsuprine. Tiba-tiba Anda akan merasa sedikit melayang dan sakit kepala. Namun, efek ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam. 

  1. Mual dan Muntah 

Isoxsuprine bisa menimbulkan rasa tidak nyaman ketika dikonsumsi. Banyak orang mengatakan, mereka bahkan merasakan mual sesaat setelah mengonsumsi obat pelebar pembuluh darah ini. Tidak sedikit pula yang menyatakan muntah-muntah sebagai efek samping dari isoxsuprine. 

  1. Kesulitan Bernapas 

Gejala efek samping ini memang jarang terjadi. Kesulitan bernapas umumnya dialami oleh orang-orang yang memiliki alergi obat ketika mengonsumsi isoxsuprine. Karena itu, sebaiknya Anda menginformasikan mengenai kemungkinan alergi tersebut sebelum dokter meresepkan jenis obat ini.

  1. Pembengkakan 

Isoxsuprine juga bisa menimbulkan pembengkakan pada beberapa area tubuh. Biasanya bibir menjadi bagian yang paling sering mengalami pembengkakan akibat obat ini. Munculnya bibir bengkak atau daerah tubuh lainnya bengkak merupakan efek dari alergi yang muncul akibat konsumsi isoxsuprine. 

  1. Detak Jantung Cepat 

Jangan kaget ketika Anda tiba-tiba merasa detak jantung menjadi sangat cepat setelah mengonsumsi isoxsuprine. Meskipun jarang terjadi, ini merupakan efek samping dari obat tersebut yang mesti diwaspadai. Segeralah menemui dokter guna mendapatkan penanganan apabila Anda merasakan efek samping isoxsuprine yang satu ini. 

  1. Nyeri Perut dan Dada 

Efek samping lain yang kerap dirasakan oleh pengonsumsi isoxsuprine adalah masalah pencernaan. Tidak jarang dijumpai kasus saat seseorang merasa sakit perut yang menyesakkan ketika mengonsumsi obat ini. Sakit perut akibat isoxsuprine terkadang bahkan bisa menjalar hingga menimbulkan nyeri dada. 

  1. Ruam Merah 

Satu lagi efek samping dari isoxsuprine yang menunjukkan obat ini tidak cocok bagi Anda, yaitu ruam-ruam kemerahan di sekujur kulit. Ruam merah menunjukkan Anda mengalami alergi akibat pemakaian obat ini. Segera hentikan pemakaian isoxsuprine jika gejala ini terjadi dan segeralah berobat ke dokter. 

  1. Kehilangan Kesadaran 

Dosis yang tidak sesuai ataupun alergi bisa memicu efek samping yang satu ini. Meskipun jarang terjadi, dalam beberapa kasus ditemukan seseorang mendadak pingsan atau kehilangan kesadaran setelah mengonsumsi isoxsuprine. Penanganan cepat dan tepat secara medis pun mesti segera diberikan kepada pasien yang kehilangan kesadaran tersebut. 

*** 

Setiap obat pasti memiliki efek samping. Namun, jangan terlalu takut akan efek samping tersebut. Asalkan sesuai resep dokter dan dengan dosis yang benar, efek samping dapat diminimalkan dan manfaat dari obat ini bisa dioptimalkan.

Isoniazid obat TBC

Isoniazid, Obat TBC

  • December 28, 2020

Isoniazid merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis (TB). TB adalah infeksi bakteri yang sebagian besar menyerang paru-paru, tetapi dapat memengaruhi bagian mana pun dari tubuh Anda. Kondisi ini dapat diobati dengan pengobatan yang biasanya berlangsung selama enam bulan secara total. Anda perlu minum beberapa obat untuk mengobati TB, isoniazid hanyalah salah satu obat yang diresepkan.

Tuberkulosis atau TB adalah infeksi menular yang biasanya menyerang paru-paru Anda. Infeksi ini juga dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda, seperti otak dan tulang belakang Anda. Jenis bakteri yang menyebabkan infeksi ini adalah Mycobacterium tuberculosis. Saat ini, kebanyakan kasus TB dapat disembuhkan dengan antibiotik, salah satunya isoniazid. Tapi butuh waktu lama, Anda harus minum obat setidaknya selama 6 sampai 9 bulan.

Infeksi TBC tidak selalu berarti Anda akan sakit. Ada dua bentuk penyakit, yaitu:

  1. TB laten

Anda memiliki kuman di dalam tubuh Anda, tetapi sistem kekebalan Anda mencegahnya menyebar. Anda tidak memiliki gejala apa pun, dan tidak menular. Tetapi infeksinya masih hidup dan suatu hari bisa menjadi aktif. Jika Anda berisiko tinggi untuk aktivasi ulang infeksi misalnya, jika Anda mengidap HIV, Anda mengalami infeksi dalam 2 tahun terakhir, rontgen dada Anda tidak biasa, atau sistem kekebalan Anda lemah, dokter Anda akan memberi Anda obat untuk mencegah TB aktif.

  1. TB aktif

Kuman berkembang biak dan membuat Anda sakit. Anda bisa menyebarkan penyakit ini ke orang lain. Sembilan puluh persen kasus aktif pada orang dewasa berasal dari infeksi TB laten.

Infeksi TB laten atau aktif juga bisa resisten terhadap obat, yang berarti obat tertentu tidak bekerja melawan bakteri. TB laten tidak memiliki gejala, namun tes kulit atau darah dapat mengetahui apakah Anda memilikinya. Tanda-tanda penyakit TBC aktif meliputi:

  • Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Nyeri dada
  • Batuk darah
  • Merasa lelah sepanjang waktu
  • Keringat malam
  • Panas dingin
  • Demam
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, temui dokter Anda untuk menjalani tes. Dapatkan bantuan medis segera jika Anda mengalami nyeri dada. Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui udara, seperti pilek atau flu. Anda bisa tertular TBC hanya jika Anda bersentuhan dengan orang yang mengidapnya.

Isoniazid digunakan dengan obat lain untuk mengobati infeksi tuberkulosis aktif. Ini juga digunakan sendiri untuk mencegah infeksi TB aktif pada orang yang mungkin terinfeksi bakteri (orang dengan tes kulit TB positif). Isoniazid adalah antibiotik dan bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Isoniazid biasanya diresepkan sebagai tablet yang mengandung kombinasi dua, tiga atau empat obat untuk mengobati TB. Nama mereknya bermacam-macam, Anda mungkin diresepkan satu atau lebih merek ini pada waktu yang berbeda dalam perawatan Anda. Mengambil obat kombinasi seperti ini bisa membantu mengurangi jumlah tablet yang perlu Anda konsumsi setiap hari.

Seiring dengan efek bermanfaatnya, sebagian besar obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan meskipun tidak semua orang mengalaminya. Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami efek samping ketika mengkonsumsi isoniazid. Lanjutkan minum isoniazid dan obat TBC lainnya sampai jumlah yang diresepkan dokter Anda habis, bahkan jika gejala hilang. Menghentikan pengobatan terlalu dini atau melewatkan dosis dapat membuat bakteri terus berkembang, yang dapat mengakibatkan kembalinya infeksi dan menyebabkan infeksi lebih sulit diobati atau resisten.

Efek Samping Obat Cendo Lyteers

  • December 28, 2020

Merupakan salah satu obat tetes mata steril yang digunakan untuk melumasi mata dalam keadaan kering yang diakibatkan beberapa kondisi seperti iritasi, kekurangan sekresi air mata, rasa tidak nyaman saat penggunaan lensa kontak, iritasi akibat lingkungan dan lendir berlebih pada mata disebut dengan cendo lyteers.

Obat ini mengandung zat aktif natrium klorida dan kalium klorida yang berfungsi untuk menyejukan mata kering akibat kekurangan air mata. Pada dasarnya air mata memang sangat penting bagi mata, yakni untuk membasuh, membersihkan, melicinkan hingga menjaga jarak kelembapan mata hingga mampu mengurangi rasa tidak nyaman pada mata.

Efek Samping Cendo Lyteers

Kegunaan umum obat ini adalah untuk melumasi dan memberi kesejukan pada mata karena kekurangan sekresi air mata dan beberapa penyebab yang telah disebutkan di atas. Kandungan kalium klorida dan natrium klorida pada obat bisa untuk mengurangi pembengkakan pada permukaan mata atau kornea mata. 

Obat ini bekerja dengan mengeluarkan cairan dari kornea mata untuk nantinya bisa mengurangi pembengkakan yang muncul. Obat ini termasuk golongan bebas yang bisa dibeli di apotek tanpa menggunakan resep. Meski demikian, para pengguna juga perlu berhati-hati sebelum menggunakannya dengan membaca petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label kemasan.

Sama seperti penggunaan obat pada umumnya, pemakaian obat ini juga menyebabkan seseorang mengalami beberapa efek samping. Meski sifatnya ringan, namun jika terjadi secara berulang dan tidak kunjung sembuh bisa membahayakan bagi seseorang tersebut. Berikut beberapa efek samping yang kemungkinan besar muncul.

  • Gatal.
  • Kemerahan.
  • Bengkak.
  • Nyeri.
  • Sensasi hangat atau panas pada mata.
  • Mata buram.

Perlu diketahui jika efek samping yang muncul setiap pasien berbeda-beda, tidak semua orang mengalami efek samping yang disebutkan di atas. Meski demikian, jika muncul kekhawatiran mengenai efek samping pada obat ini bisa dikonsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Penggunaan Obat

Obat ini hanya bisa digunakan pada pemakaian luar dengan cara diteteskan atau dioleskan secara langsung ke mata. Disarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu hingga bersih, lalu lepas lensa kontak sebelum menggunakannya. Kocok botol terlebih dahulu, pengguna bisa memilih posisi yang paling nyaman ketika memakainya bisa berbaring atau mendongak.

Buka mata lebar-lebar dan arahkan pandangan mata ke atas, gunakan satu atau dua jari kemudian tarik kelopak mata bawah hingga membentuk sebuah kantong. Setelah itu pegang obat tetes dengan tangan satunya, posisikan ujung pipet obat dengan mata berjarak 2,5 cm. Pencet perlahan obat mata agar dosis obat yang keluar tidak berlebihan.

Pastikan ujung pipet tidak menyentuh apapun, karena sangat rentan terkena kontaminasi kuman atau bakteri jahat. Lepaskan tangan dari kelopak mata dan turunkan kepala, setelah itu tutup mata selama satu hingga dua menit. Tujuannya memberi waktu bagi mata untuk dapat menyerap obat, jangan berkedip karena hanya akan mendorong cairan obat keluar dari mata sebelum diserap.

Namun, jangan terlalu sering untuk mengonsumsi obat ini dan penggunaan harus sesuai dengan resep dari dokter. Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk dokter untuk bisa bekerja secara optimal, selain itu beritahu dokter jika kondisi belum membaik dalam beberapa hari setelah penggunaan obat dan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Cendo lyteers merupakan salah obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Sangat disarankan untuk tidak menyimpan obat ini di kamar mandi, selain itu juga jangan dibekukan meskipun merek lain dari obat ini memungkinkan aturan penyimpanan yang berbeda.

Mengonsumsi Sedikit Daging dengan Diet Flexitarian, Adakah Efek Sampingnya?

  • December 23, 2020

Diet flexitarian cocok dilakukan bagi orang yang ingin mengonsumsi makanan berbasis tanaman, namun tetap diperbolehkan mengonsumsi produk hewani dengan jumlah yang tidak berlebihan. Diet ini lebih fleksibel dibandingkan jenis diet vegetraian atau vegan. Diet flexitarian dipercaya mampu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, serta mengurangi berat badan, 

Bagaimana aturannya? 

Diet flexitarian tidak memiliki aturan jelas mengenai jumlah kalori atau zat gizi lainnya. Sebanarnya,  flexitarian sebenarnya lebih tepat disebut sebagai gaya hidup daripada jenis diet. Beberapa prinsip yang bisa diterapkan:

  • Lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, legum, dan gandum utuh
  • Mengutamakan protein nabati daripada protein hewani
  • Tetap memasukkan daging ke dalam menu makanan, meskipun jumlahnya tidak banyak
  • Mengonsumsi makanan yang melalui proses sependek dan sealami mungkin
  • Batasi konsumsi gula tambahan dan gula

Diet ini dimulai dengan cara memastikan berapa banyak produk hewani yang akan dikonsumsi dalam satu minggu. Meskipun beberapa orang masih diperbolehkan untuk mengonsumsi daging-dagingan dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan produk nabati. Secara umum, tujuan dari diet flexitarian yaitu mengonsumsi makanan atau minuman nabati yang bergizi dan meminimalisisr asupan hewani. 

Risiko kekurangan zat gizi tertentu

Seseorang berisiko kekurangan gizi tertentu saat mereka membiasakan mengurangi konsumsi produk hewani, terutama daging-dagingan. Beberapa zat gizi yang mungkin akan berkurang saat melakukan diet flexitarian diantaranya:

  • Vitamin B12

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa vegetarian cenderung mengalami kekurangan vitamin B12. Sebanyak 62% ibu hamil dan lebih dari 90% orang tua yang melakukan diet vegetarian kekurangan vitamin B12. Diet flexitarian merupakan jenis diet semi-vegetarian. Pasalnya, vitamin B12 mayoritas terkandung pada produk hewani. Pelaku diet flexitarian membutuhkan suplemen B12 untuk mencegah terjadinya defisiensi.  

  • Seng dan zat besi

Tak hanya itu, produk hewani juga merupakan sumber mineral seng dan besi sehingga risiko defisiensi kandungan gizi tersebut mungkin saja dapat terjadi. Anda dapat menyiasatinya dengan mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian yang kaya akan seng dan zat besi, meskipun tidak sekaya pada produk hewani. Jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin C bersamaan dengan konsumsi zat besi karena akan meningkatkan kemampuan penyerapannya. 

  • Kalsium

Pelaku flexitarian juga mungkin membatasi susu dan produk hasilnya sehingga berisiko mengalami kekuarangan kalsium. Oleh karena itu, penting untuk menambah sumber kalsium nabati seperti yang terkandung pada sayuran hijau dan tahu. 

  • Asam lemak omega-3. 

Asam lemak omega-3 biasanya didapatkan dari ikan berlemak, seperti salmon, sardin, serta bandeng. Pelaku flexitarian bisa menggantinya dengan bahan pangan nabati seperti biji kenari, chia, atau rami meskipun belum bisa sepenuhanya menggantikan asam lemak omega-3 pada produk hewani. 

Efeknya terhadap kesehatan mental

Sebuah studi menunjukkan bahwa pelaku vegetarian dan semi-vegetarian, termasuk diet flexitarian, yang mencoba pengalaman diet baru lebih rentan mengalami deperesi dibandingkan mereka dengan pola konsumsi omnivora. Akan tetapi, hal ini tidak sepenuhnya berlaku untuk semua orang karena mungkin terdapat beberapa faktor pemicu depresi lainnya yang memengaruhi. 

Beberapa orang yang kurang nyaman dengan kebiasaan diet flexitarian mungkin akan mengaplikasikannya secara perlahan dengan mengurangi asupan produk hewani sedikit demi sedikit, terlebih mereka yang awalnya adalah penggemar daging berat.

Pilihan diet tergantung pada kondisi setiap orang dan risiko penyakit yang mungkin diderita. Anda yang sedang dalam keadaan hamil atau anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan sebaiknya mengonsumsi baik produk nabati maupun hewani secara seimbang agar mendapatkan gizi secara optimal.  

bangun tidur terasa mual

Apa Saja Sih Penyebab Bangun Tidur Terasa Mual?

  • December 23, 2020

Salah satu tanda kehamilan adalah rasa mual di pagi hari terutama saat Anda bangun tidur. Akan tetapi, rasa mual tidak selalu berarti Anda sedang hamil. Mual dapat disebabkan oleh banyak hal. Mual sebenarnya bukan penyakit namun bisa jadi merupakan gejala dari penyakit tertentu. Apa saja penyebab bangun tidur terasa mual? Simak penjelasan berikut ini.

Penyebab bangun tidur terasa mual

Mual yang terjadi di pagi hari terutama ketika bangun tidur umumnya tidak berbahaya. Umumnya bangun tidur terasa mual yang dialami disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Hamil

Saat seseorang hamil, seringkali akan menunjukkan gejala salah satunya mual di pagi hari atau yang biasa disebut sebagai morning sickness. Meski demikian, tidak semua perempuan yang sedang hamil akan merasa mual ketika bangun tidur di pagi hari.

  • Kelaparan

Rasa lapar juga bisa memicu mual. Apabila Anda tidur dengan perut kosong dan lapar, maka saat bangun rasa lapar akan menjadi lebih kuat. Untuk mengatasinya, Anda perlu sarapan di pagi hari. Pastikan juga Anda mengonsumsi berbagai makanan bergizi untuk menu sarapannya, ya.

  • Dehidrasi

Penyebab bangun tidur terasa mual lainnya adalah tubuh yang sedang mengalami dehidrasi. Seseorang yang kekurangan cairan tubuh biasanya ditandai dengan rasa mual. Risiko seseorang mengalami dehidrasi ketika bangun tidur meningkat apabila di malam harinya mengonsumsi alkohol atau minuman mengandung kafein. Anda dapat segera minum air putih saat bangun tidur untuk membantu meredakkan rasa mual.

  • Kecemasan  

Penyebab lainnya adalah kecemasan (anxiety). Rasa cemas berlebihan akan memicu rasa mual di pagi hari ketika Anda bangun tidur. Seseorang yang mengalami kecemasan biasanya akan khawatir tentang menjalani hari-harinya.

Penyakit pemicu bangun tidur terasa mual

Selain berbagai penyebab yang telah disebutkan, beberapa jenis penyakit juga bisa memicu rasa mual di pagi hari ketika bangun tidur. Berikutini beberapa penyakit penyebab bangun tidur terasa mual yang Anda rasakan.

  • Asam lambung
  • Batu empedu
  • Gagar otak
  • Gangguan pencernaan
  • Meningitis
  • Sakit kepala
  • Serangan jantung

Faktor lain penyebab bangun tidur terasa mual

Tidak hanya penyebab umum dan penyakit pemicu saja, bangun tidur terasa mual bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor lainnya yaitu:  

  • Efek samping obat tertentu

Faktor lain penyebab bangun tidur terasa mual yaitu efek samping dari obat tertentu. Penggunaan obat pereda nyeri seperti opioid dapat memicu rasa mual.

  • Menjalani kemoterapi

Pasien kanker biasanya akan menjalani kemoterapi sebagai salah satu rangkaian pengobatan. Kemoterapi ini bisa menjadi penyebab rasa mual yang dialami saat bangun tidur. Pasalnya, kemoterapi memang memiliki efek samping berupa mual dan muntah.

  • Keracunan makanan

Seseorang yang keracunan makanan akan merasa mual ketika bangun tidur terutama jika makanan beracun dikonsumsi ketika akan tidur. Gejala lain keracunan makanan selain mual yaitu sakit perut, muntah, serta diare.

  • Gangguan hormon

Faktor berupa gangguan hormon juga dapat menjadi penyebab bangun tidur terasa mual. Pasien penderita penyakit Addison mengalami ketidakseimbangan hormon pada tubuhnya sehingga seringkali akan merasa mual di pagi hari. Selain itu, pada perempuan yang sedang mengalami siklus menstruasi juga umumnya akan merasa mual saat bangun tidur. Hal tersebut terjadi sebab tubuh perempuan akan mengalami perubahan hormon saat siklus menstruasi berlangsung.

Mual perlu ditangani sesuai dengan penyebabnya. Oleh karena itu, Anda perlu mencari tahu dan memastikan terlebih dahulu faktor pemicu mual yang dirasakan. Secara umum, Anda dapat mencoba meredakan rasa mual dengan mengatur pola makan, berolahraga teratur, menghindari alkohol, serta belajar manajemen stres. Jika mual terjadi terus menerus dan semakin terasa mengganggu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan lebih lanjut. Konsultasi dengan dokter juga bisa dilakukan secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Jangan samakan kriteria pasangan ideal Anda dengan orang lain.

Punya Kriteria Pasangan Ideal? Ini Cara Menemukannya

  • December 23, 2020

Menjalani hubungan bersama orang yang ideal tentunya menjadi dambaan setiap orang. Namun mengenai kriteria pasangan ideal, pandangan tiap orang tentulah tidak sama. Kriteria pasangan ideal bagi Anda bisa saja berbeda jauh dengan kriteria pasangan ideal dengan sahabat atau saudara Anda. 

Karena alasan itulah, satu-satunya yang bisa menentukan ideal tidaknya seseorang untuk menjadi pasangan adalah Anda sendiri. Jangan terlalu mendengarkan pendapat orang lain sebab saran mereka belum tentu cocok dengan Anda. 

Saat ini, Anda mungkin bingung untuk bertanya ke diri sendiri bagaimana cara menemukan pasangan ideal yang Anda impi-impikan. Sebenarnya, caranya mudah. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menemukan orang yang sesuai dengan kriteria pasangan ideal versi Anda. 

  1. Seringlah Berdebat 

Jangan langsung menjalin hubungan dengan orang yang terlihat benar-benar memperlakukan Anda dengan baik dan lembut. Pastikan dahulu hal yang Anda senangi tersebut memang sifat aslinya. Caranya tidak sulit, semakin sering Anda berdebat dengannya terkait suatu hal, Anda akan bisa melihat bagaimana pandangan dan sikap aslinya. Jika dalam perdebatan Anda menemukan nilai-nilai yang tidak sepaham, hal tersebut dapat menjadi pertimbangan cocok tidaknya dia dengan kriteria pasangan ideal Anda. 

  1. Buat Perjalanan Bersama 

Tidak ada salahnya pergi bersama-sama dengan orang yang Anda anggap sesuai dengan kriteria pasangan ideal Anda selama beberapa hari. Pergi berlibur menjelajahi suatu tempat dapat menunjukkan bagaimana sikapnya memperlakukan Anda. Pasalnya di dalam perjalanan yang lebih dari sehari, akan ada saatnya Anda maupun dia menunjukkan sisi terburuk atau kesulitan yang paling besar. Bisakah kalian saling menolong ataupun menerima? Jawabannya ditentukan oleh Anda sendiri. 

  1. Perhatikan Perlakuan ke Orang Lain 

Sebaiknya Anda tidak hanya berfokus pada perlakuan orang yang Anda inginkan menjadi pasangan terhadap Anda. Perhatikan pula sikapnya memperlakukan orang lain. Sangat besar kemungkinan sifat asli seseorang tertutupi terhadap calon pasangannya. Namun, sikap asli justru akan terkuak ketika ia berhadapan dengan keluarga maupun teman dekatnya. Mungkin dia akan mencoba menyembunyikan sikap aslinya. Karena itu, tidak ada salahnya Anda meminta diajak jika ia bertemu dengan teman-teman maupun kerabatnya guna bisa “mengintai” perlakuannya kepada orang lain. 

  1. Perbandingkan Prinsip 

Pastikan Anda dan calon pasangan memiliki dasar ataupun prinsip yang sama. Pasalnya jika ada perbedaan terkait prinsip antara dua orang yang berpasangan, masalah besar bisa merusak hubungan di masa mendatang. Beberapa hal yang termasuk prinsip, di antaranya keputusan spiritual ataupun masalah kepemilikan anak. Bisa juga ada perbedaan prinsip lain yang Anda miliki, seperti soal politik ataupun pekerjaan. Bandingkan dan pastikan prinsip orang yang Anda harapkan menjadi pasangan tidak bertentangan dengan prinsip Anda. 

  1. Temukan Perbedaan 

Memiliki prinsip yang sama memang akan membuat hubungan menjadi lebih kuat dan bisa terhindar dari masalah besar. Akan tetapi, jangan memilih pasangan yang semua pandangan dan kebiasaannya sama seperti Anda. Terlalu seragam antara Anda dan pasangan hanya menghadirkan kebosanan. Kriteria pasangan ideal adalah yang memiliki perbedaan yang tidak melanggar prinsip. Perbedaan tersebut dapat membuat obrolan semakin seru dan selalu ada sehingga hubungan menjadi lebih berwarna. 

  1. Kemampuan Tertawa 

Yang terakhir, namun menjadi salah satu yang terpenting. Ketika mencari kriteria pasangan ideal, jangan lupa mempertimbangkan kemampuannya membuat Anda tertawa. Pastikan selera humor yang ia miliki mampu membuat Anda ceria dan membuat Anda lupa akan masalah sejenak. 

*** 

Kriteria pasangan ideal yang Anda miliki tidak akan bisa datang begitu saja tanpa usaha. Carilah orang yang Anda anggap tepat dengan kriteria pasangan yang sudah Anda bangun, jangan mengandalkan orang lain. Dengan demikian, pasangan Anda kelak adalah yang benar-benar sesuai dengan harapan Anda.