Penyebab Sakit Maag dan Cara Mengatasinya

  • August 20, 2021

Maag merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami banyak orang. Sakit maag berbeda dengan GERD, maag disebabkan oleh iritasi atau luka pada dinding lambung sedangkan GERD adalah suatu kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan yang sering mengakibatkan sensasi terbakar (heartburn).

penyebab maag

Penyebab Sakit Maag

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab sakit maag mulai dari infeksi bakteri hingga mengonsumsi makanan tertentu. Agar lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang bisa jadi penyebab sakit maag.

  1. Bakteri H.pylori

H.pylori merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat menginfeksi saluran pencernaan serta bisa menyerang lapisan perut dan dapat menginfeksi segala usia. Ketika menginfeksi, bakter H.pylori dapat menyebabkan sakit maag, mual, kembung hingga sendawa yang berlebihan.

Bakteri H.pylori dapat menyebar melalui kontak dengan air, makanan atau peralatan makan yang terkontaminasi. H.pylori dapat mengontaminasi anak-anak dan bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

  1. Konsumsi Obat-obatan

Penyebab sakit maag juga bisa karena konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat non-steroid anti-inflamasi yang berguna untuk mengobati demam dan peradangan. Ibuprofen, aspirin, naproxen dan diclofenac merupakan kelompok obat yang mengandung NSAID.

Mengonsumsi obat NSAID dalam jangka waktu lama atau dengan dosis yang tinggi merupakan penyebab munculnya sakit maag. Namun ada juga yang mengonsumsi NSAID tanpa merasakan efek samping apapun.

  1. Gaya Hidup

Gaya hidup juga menjadi faktor penyebab sakit maag. Mengonsumsi makanan pedas, minum minuman beralkohol, pola makan yang berantakan dan stres adalah faktor yang memicu munculnya sakit maag.

Gejala Sakit Maag

Umumnya, sakit maag menimbulkan rasa sakit pada perut yang bisa menjalar dari bagian tengah ke leher, pusar atau punggung dan dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.

Selain itu tanda dan gejala sakit maag lainnya meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Kembung
  • Sendawa yang berlebihan
  • Rasa terbakar di dada
  • Gangguan pencernaan
  • Kehilangan selera makan

Cara Mengatasi Sakit Maag

Umumnya sakit maag dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat yang memiliki kandungan antasida. Selain itu, kamu juga bisa mengatasi sakit maag dengan mengonsumsi makanan seperti:

  • Mengonsumsi buah dan sayuran

Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dapat menyehatkan saluran pencernaan. Kamu bisa memilih buah dan sayuran yang kaya antioksidan dan memiliki sifat sitoprotektif dan anti-inflamasi. Kamu bisa mengonsumsi buah yang tidak mengandung asam seperti apel, pisang dan pir. Sedangkan untuk sayur, kamu bisa mengonsumsi kacang panjang, bayam dan seledri.

  • Yogurt

Kamu bisa mengonsumsi yogurt, karena kandungan probiotik di dalamnya dapat mengurangi infeksi bakteri H.pylori yang menjadi penyebab sakit maag.

  • Zinc

Zinc dapat menjaga sistem kekebalan tubuh serta menyembuhkan luka termasuk iritasi pada dinding lambung. Makanan yang mengandung zinc seperti daging merah, telur, susu dan gandum utuh.

Selain itu, kamu juga harus menghindari faktor pemicu sakit maag seperti alkohol dan kafein guna mengurangi risiko terkena maag.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Bila mengonsumsi antasida tidak dapat meredakan sakit maag yang kamu rasakan serta rasa sakit yang rasa sakit semakin bertambah para, kamu harus segera menghubungi dokter, karena sakit maag bisa menjadi salah satu tanda seperti:

  • Pendarahan di dalam yang menyebabkan anemia, terus menerus merasa kelelahan hingga muntah darah.
  • Perforasi atau keadaan dimana lambung mengalami kebocoran dengan tanda nyeri perut yang terasa semakin bertambah parah.

Penyebab sakit maag umumnya dapat kamu hindari dengan rajin mencuci tangan dan menjalani gaya hidup sehat dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol serta makan di waktu yang tepat.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*