Ragam Manfaat Karbon Aktif untuk Tubuh

  • August 26, 2020

Karbon aktif dimanfaatkan orang untuk menyerap racun yang masuk ke tubuh dalam jumlah tinggi. Senyawa racun yang diserap oleh karbon aktif bersifat selektif, yaitu bergantung pada besar atau volume pori-pori dan luas permukaannya. Daya serap karbon aktif sangat besar, yaitu sekitar 25 – 100 persen dari beratnya sendiri. Penggunaannya banyak dalam produk komersil, seperti perawatan gigi dan kulit. Meskipun begitu, sebaiknya Anda menggunakan obat ini sesuai dengan anjuran dokter.

Manfaat karbon aktif untuk tubuh.

Karbon aktif dalam dunia medis digunakan untuk mengobati seseorang yang mengalami keracunan. Pemberiannya dilakukan dalam waktu 1 jam setelah seseorang menelan racun dan tidak efektif jika diberikan dalam waktu 2 jam atau lebih setelah keracunan.

Perlu dipahami, tidak semua jenis keracunan dapat diselesaikan dengan pemberian obat karbon aktif. Adapun zat racun yang dapat diserap olehnya adalah obat antiradang, penghambat penyerapan kalsium, obat penenang, karbamazepin, obat malaria, dapson, dan methylxanthines.

Selain mengobati keracunan, beberapa penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan manfaat karbon aktif terhadap tubuh sebagai berikut.

  1. Memelihara kesehatan ginjal.

Karbon aktif dilaporkan dapat menurunkan kadar fosfat pada orang yang menjalani dialisis. Penelitian pertama kali terkait hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi karbon aktif selama 24 minggu dapat mengurangi kadar fosfat pada orang yang menjalani hemodialisis.

  • Mengurangi gas atau perut kembung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk tertentu dengan kandungan karbon aktif dan simetikon saat pencernaan bermasalah dapat meminimalisir rasa sakit dan perut kembung. Baik produk tersebut mengandung magnesium oksida atau tidak. Namun, masih belum dapat diketahui apakah dengan mengonsumsi karbon aktif saja dapat mengatasi keluhan tersebut atau tidak.

  • Mengatasi diare.

Karbon aktif dapat mengatasi masalah diare yang disebabkan oleh obat kanker irinotecan. Irinotecan adalah obat kanker memiliki efek samping diare. Penelitian awal tentang hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi karbon aktif selama pengobatan dengan irinotecan dapat meminimalisir terjadinya diare. Ini juga termasuk kasus diare berat pada anak-anak.

  • Memutihkan gigi dan menyehatkan mulut.

Banyak produk perawatan gigi yang dijual mengandung bahan karbon aktif, dengan klaim manfaatnya sebagai antivirus, antibakteri, antijamur, dan detoksifikasi. Sifat penyerap racun dari karbon aktif diduga beperan penting dalam hal ini. Sayangnya, tidak ada penelitian yang signifikan untuk mendukung manfaatnya sebagai pemutih gigi atau kesehatan mulut.

  • Merawat kulit.

Para peneliti telah melaporkan bahwa karbon aktif dapat membantu menarik mikropartikel yang ada di kulit. Mikropartikel tersebut meliputi kotoran, debu, bahan kimia, racun, dan bakteri, sehingga lebih mudah dikeluarkan ke permukaan kulit.

  • Sebagai deodorant.

Deodorant digunakan untuk menyerap bau atau gas yang berbahaya. Berbagai deodorant yang mengandung karbon aktif kini sudah banyak dijual di pasaran. Sifatnya yang dapat menyerap bau dan gas beracun membuat karbon aktif ideal dijadikan sebagai deodorant untuk ketiak, sepatu, dan lemari es.

  • Mencegah infeksi kulit.

Hampir di seluruh dunia, para ahli pengobatan tradisional menggunakan bubuk karbon aktif dari batok kelapa untuk mengatasi infeksi kulit. Efek antibakteri di dalamnya diduga dapat menyerap mikroba berbahaya dari luka akibat infeksi. Oleh sebab itu, karbon aktif juga efektif untuk mengatasi infeksi pada kulit.

Dalam dunia medis, karbon aktif tersedia dalam bentuk obat yang penggunaannya harus dengan resep dokter. Biasanya, obat ini digunakan untuk pasien yang mengalami keracunan tertentu. Dikutip dari Mayo Clinic, obat karbon aktif tidak dapat digunakan jika keracunan disebabkan oleh agen korosif, seperti alkali dan asam kuat, besi, asam borat, litium, produk minyak bumi, atau alkohol yang telah ditelan. Hal ini karena karbon aktif tidak dapat menyerap racun tersebut, sehingga tetap bisa masuk ke dalam tubuh.

Catatan dari SehatQ

Penelitian lebih lanjut terkait manfaat dan penggunaan karbon aktif masih diperlukan. Mengingat, masih sedikit penelitian ilmiah yang menunjukkan efek signifikannya untuk tubuh. Sebaiknya, jangan gunakan obat karbon aktif tanpa pengawasan langsung dari dokter atau tenaga medis lainnya.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*