RSU William Booth, Rumah Sakit Di Semarang Yang Menyediakan Layanan Rawat Insentif

  • June 9, 2021

RSU William Booth merupakan salah satu rumah sakit di Semarang yang terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman No.5, Petompon, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah ini memiliki layanan rawat insentif. Layanan insentif ini disediakan bagi pasien – pasien yang memerlukan penanganan secara insentif.

Layanan rawat insentif ini salah satunya adalah penyediaan Ruang ICU. Ruang ICU atau Intensive Care Unit adalah ruangan khusus yang disediakan rumah sakit untuk merawat pasien dengan keadaan yang membutuhkan pengawasan ketat. Untuk membantu memulihkan kondisi pasien, ruang ICU dilengkapi dengan peralatan medis khusus.

Ruangan ini dilengkapi dengan peralatan-peralatan khusus yang tidak terdapat di kamar perawatan biasa. Alat-alat tersebutlah yang digunakan untuk menunjang fungsi organ yang rusak pada pasien, agar bisa bertahan hidup.

Kabel, suara menderu dari alat, dan bunyi monitor adalah pemandangan yang biasa dijumpai di ruang ICU. Sebab pasien yang dirawat di ruangan ini memang ada dalam kondisi yang parah, sehingga kebanyakan memerlukan bantuan alat untuk bisa bertahan hidup.

Berikut ini beberapa peralatan yang biasa digunakan di ruang ICU.

  • Ventilator

Ventilator adalah alat bantu napas yang dipasang pada pasien dengan kerusakan paru-paru yang parah hingga kesulitan bernapas. Untuk bisa membantu pernapasan, selang ventilator bisa dimasukkan melalui mulut, hidung atau melalui lubang kecil yang dibuat di tenggorokan.

  • Peralatan monitoring

Di samping pasien yang sedang dirawat di ICU, terdapat layar yang memperlihatkan kondisi detak jantung, tekanan darah, hingga kadar oksigen dalam darah. Di layar tersebut juga terlihat garis-garis yang menunjukkan grafik detak jantung pasien yang juga mengeluarkan suara sesuai detakan jantung.

  • Infus

Karena pasien yang dirawat di ruangan ini umumnya dalam keadaan tidak sadar atau tidak bisa mengonsumsi makanan seperti biasa, maka infus akan diberikan. Gunanya, untuk memenuhi kebutuhan cairan, nutrisi, dan obat selama pasien tersebut dirawat.

  • Selang makanan

Selang makanan bisa dimasukkan melalui hidung agar nutrisi pasien bisa tetap terjaga. Selang makanan juga bisa dimasukkan langsung ke pembuluh darah.

  • Kateter

Kateter adalah alat berbentuk selang yang dipasang di tubuh untuk membantu pasien buang air. Sehingga, pasien tidak perlu bangun atau berjalan menuju kamar mandi.

Tidak semua pasien bisa harus berada di ruang rawat insentif ini. Hanya beberapa pasien yang perlu berada di ruang rawat insentif ini. Berikut kriteria pasien yang harus di rawat di ICU.

  1. Pasien yang harus dipantau dengan ketat

Pada dasarnya, terdapat beberapa pasien yang membutuhkan perawatan dan pemantauan yang cukup ketat dari tenaga medis. Mulai dari pasien yang baru saja menjalani operasi, kecelakaan, atau mengalami cedera di kepala. Jika terjadi sesuatu hal yang sangat kritis, ruangan ICU dengan alat dan tenaga medisnya yang selalu siaga dapat bertindak dengan cepat. Selain itu, beberapa faktor seperti kondisi hemodinamik (sistem aliran darah) pasien, suhu ruangan, ventilasi, hingga nutrisi pun dipantau secara rutin di ICU.

  1. Pasien dengan masalah paru

Selain pasien yang harus dipantau dengan ketat, pasien dengan masalah paru juga sering dirawat di ICU. Misalnya, paru mereka meradang akibat cedera atau infeksi, sehingga membuat mereka sulit untuk bernapas. Kondisi tersebut terkadang membuat pasien membutuhkan alat ventilator agar mereka mudah bernapas. Oleh peralatan ruang ICU yang lengkap itulah mereka kerap dirawat di sini.

  1. Pasien yang memiliki gangguan jantung

Tekanan darah yang tidak stabil dan serangan jantung adalah kondisi yang sering dijumpai di ruang ICU. Oleh karena itu, dibutuhkan observasi yang lengkap untuk mengetahui penyebab dan perawatan yang tepat. Selain itu, orang yang baru saja menjalani operasi jantung rentan terhadap infeksi penyakit, sehingga memantau mereka di ruangan ICU adalah langkah yang sering diambil. Masalah ini cukup serius, terutama 24-48 jam awal yang dilalui oleh pasien. Maka itu, ICU sering digunakan untuk merawat pasien dengan masalah jantung.

  1. Pasien yang terkena infeksi serius

Infeksi yang parah dan serius membutuhkan perawatan yang intensif dari dokter. Misalnya, pasien yang menderita infeksi parah, sehingga menimbulkan sepsis, sangat direkomendasikan untuk dirawat di ICU. Untuk mereka yang mengalami infeksi, prioritas utama dari ICU ini adalah untuk mengobati pasien dengan cepat. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi menjalar ke organ tubuh yang penting, seperti pernapasan atau sistem saraf pusat.

Sesuai namanya, ICU memang diperuntukkan untuk pasien yang membutuhkan perawatan intensif karena kondisi kesehatannya. Peralatan yang lengkap dan tenaga medis yang selalu siaga dapat membantu pasien mendapatkan perawatan kesehatan yang terbaik demi kesembuhannya. Dan inilah yang disediakan oleh RSU William Booth, salah satu rumah sakit di Semarang yang menyediakan layanan rawat insentif terbaik.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*