Sakit di Belakang Lutut? Atasi dengan 5 Cara Alami Berikut

  • October 16, 2020

Nyeri lutut adalah kondisi kesehatan yang banyak menyerang segala usia, baik muda maupun usia lanjut. Ada beragam sebab yang memicu rasa sakit di belakang lutut, seperti cedera akibat olahraga, atau kondisi medis seperti artritis dan asam urat.

sakit di belakang lutut

Pertolongan pertama  

Ketika nyeri lutut menyerang, Anda bisa melakukan salah satu tindakan pertolongan pertama berikut:

  • Istirahatkan lutut dan diamkan hingga rasa nyeri berkurang
  • Kompres lutut dengan air es selama 20 menit, dan ulangi beberapa kali sehari
  • Berbaringlah atau duduk dan letakkan lutut di atas tumpukan bantal. Pastikan posisi lutut lebih tinggi dari jantung
  • Gunakan perban kompresi untuk menopang lutut namun jangan ikat terlalu kencang
  • Minum obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dijual bebas seperti aspirin dan ibuprofen 

Pengobatan sakit di belakang lutut secara alami

Sakit di belakang lutut biasanya tidak membutuhkan tindakan medis. Namun dalam kasus yang parah dokter mungkin akan menyarankan operasi.

Bila Anda merasa nyeri lutut yang ringan, Anda bisa melakukan beberapa cara dibawah ini untuk mencegah dan mengobati sakit di belakang lutut.

  1. Rutin berolahraga ringan

Bergerak aktif dapat meningkatkan jaringan tulang rawan. Namun olahraga berat dapat memicu sakit di belakang lutut terutama penderita artritis.

Anda bisa memilih olahraga ringan yang tidak terlalu membebani lutut. Beberapa pilihan olahraga ringan yang patut dicoba antara lain jalan kaki, bersepeda, yoga, tai chi, dan berenang.

  1. Terapi fisik penguatan

Terapi fisik juga bisa menjadi pilihan bagi penderita osteoartritis. Biasanya terapis akan menentukan program terapi yang sesuai dengan kondisi pasien. Terapi ini berguna memperkuat otot di sekitar lutut untuk melindungi area tersebut.

Berikut beberapa latihan pada terapi fisik:

  • Berbaringlah atau duduk dengan posisi kaki lurus ke depan. Angkat kaki dan tahan selama beberapa detik, lalu turunkan.
  • Dengan posisi yang sama seperti di atas, gerakkan kaki seperti sedang berjalan di udara.
  • Duduklah di kursi yang nyaman lalu berdiri, kemudian duduk lagi. Ulangi gerakan ini selama satu menit dengan tempo lambat dan gerakan yang terkontrol. Sebisa mungkin hindari menggunakan tangan Anda ketika berdiri atau kembali duduk.
  1. Terapi pijat dan akupuntur

Memijat otot paha dipercaya dapat meringankan sakit di belakang lutut dan melancarkan peredaran darah di area tersebut. Anda bisa mencari terapis pijat bersertifikat dan mengikuti pedoman yang disarankan oleh Asosiasi Terapi Pijat Amerika (AMTA).

Namun pedoman ini tidak disarankan untuk penderita osteoartritis (OA) karena belum ada cukup bukti efektivitas terapi pijat dalam mengurangi gejala nyeri akibat artritis.  

  1. Menggunakan minyak esensial

Menghirup atau mengoleskan minyak aromaterapi dapat mengurangi rasa sakit, nyeri, dan sendi kaku. 

Untuk mengatasi sakit di belakang lutut, Anda bisa memilih minyak jahe dan jeruk dan pijat di area yang terdampak.

Beberapa minyak esensial yang berguna meringankan gejala osteoartritis antara lain minya kayu manis, damar wangi, dan minyak wijen. Tidak selalu berbentuk minyak, Anda juga bisa menggunakan salep dengan salah satu kandungan di atas. 

  1. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

Hal terakhir yang paling penting adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Menjalani pola makan yang salah dapat berdampak pada kesehatan secara umum, termasuk meningkatkan risiko nyeri lutut.

Ditambah lagi, penderita obesitas atau orang dengan berat badan berlebih lebih berisiko mengalami sakit di belakang lutut. Para ahli kesehatan sangat menyarankan penderita obesitas atau berat badan berlebih dengan osteoartritis untuk menjalani diet sehat agar tidak memperburuk kesehatan mereka.

Diet sehat yang seimbang adalah menu makanan yang mencakup tinggi serat, seperti buah dan sayur, serta rendah lemak.

Untuk mencegah dan meringankan nyeri lutut, hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah postur tubuh ketika beraktivitas. Hindarilah posisi yang bisa membebankan lutut Anda dalam waktu yang lama. 

Jika terpaksa, Anda bisa melakukan peregangan untuk menghindari kekakuan sendi. 

Catatan

Apabila dengan cara di atas Anda masih merasakan sakit di belakang lutut, ada baiknya mengunjungi dokter untuk menerima pemeriksaan dan perawatan lanjutan. Dokter akan menyarankan beberapa obat pereda nyeri seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau suntikan steroid.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*