sering mengeluarkan air mani

Sering Mengeluarkan Air Mani, Bahaya Bagi Diri Sendiri

  • February 12, 2021

Masturbasi merupakan kegiatan dimana pria ingin melepaskan hasrat seksualnya jika mereka sendirian. Banyak pria yang cenderung melakukan kegiatan tersebut untuk memberikan kepuasan terhadap diri mereka. Walaupun dapat memberikan kepuasan, masturbasi atau sering mengeluarkan air mani dianggap sebagai dampak buruk bagi kesehatan.

Apakah Mitosnya Memberikan Kebenaran?

Banyak mitos yang menyatakan bahwa sering mengeluarkan air mani dapat menimbulkan beberapa kondisi seperti disfungsi ereksi dan penurunan jumlah sperma. Namun, mitos tersebut tidak menunjukkan bahwa kondisi tersebut bisa terjadi.

Apa Dampaknya Bagi Diri Sendiri?

Sering mengeluarkan air mani dapat memberikan dampak buruk bagi diri pria. Berikut adalah beberapa hal yang terjadi pada pria jika mereka sering melakukan hal tersebut:

  • Perasaan bersalah

Salah satu hal yang muncul adalah perasaan bersalah. Masturbasi merupakan hal yang dapat melanggar etika dalam keyakinan tertentu. Di sisi lain, dalam dunia medis, masturbasi bukan merupakan hal yang tidak salah untuk dilakukan, karena dapat memberikan manfaat berikut:

  • Meningkatkan suasana hati.
  • Meningkatkan konsentrasi.
  • Meningkatkan performa seks.
  • Mengurangi stres.
  • Mengurangi rasa tegang.
  • Mengurangi rasa sakit.
  • Penurunan sensitivitas seksual

Hal lain yang timbul jika Anda sering mengeluarkan air mani adalah penurunan sensitivitas seksual. Penurunan tersebut terjadi karena Anda melakukan masturbasi secara agresif dan terlalu kuat mencengkram penis.

  • Aktivitas harian terganggu

Jika Anda sering melakukan masturbasi, Anda akan kehilangan konsentrasi sehingga dapat memberikan dampak yang buruk terhadap aktivitas Anda sehari-hari. Meskipun demikian, hal tersebut jarang terjadi dan dialami oleh sebagian orang yang mungkin lebih rentan terhadap perasaan yang dialami ketika melakukan masturbasi.

Selain kehilangan konsentrasi, sebagian orang yang melakukan masturbasi dapat menyebabkan dirinya kurang bertanggung jawab terhadap orang lain dan membuat dirinya semakin kecanduan terhadap kegiatan tersebut.

  • Kanker prostat

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2008, orang-orang yang berusia sekitar 20 hingga 30 tahun yang sering melakukan masturbasi bisa mengalami risiko yang lebih besar terhadap kanker prostat.

Namun, penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2016, menyatakan bahwa pria yang ejakulasi lebih dari 20 kali sebulan tidak lebih rentan terhadap risiko kanker prostat.

Bagaimana Cara Memperbaiki Diri?

Sering mengeluarkan air mani tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan secara fisik, namun juga dapat menimbulkan masalah kesehatan secara mental. Meskipun demikian, dampak yang dialami setiap orang berbeda. Sebagian orang dapat menahan diri setelah melakukan masturbasi, namun sebagian orang tidak dapat mengendalikan diri mereka setelah melakukan masturbasi.

Jika Anda sering melakukan masturbasi dan ingin berhenti melakukan kegiatan tersebut, Anda perlu pahami bahwa cara-cara untuk menghentikannya membutuhkan waktu. Meskipun demikian, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  • Mengalihkan pikiran

Salah satu cara yang umum untuk menghentikan diri dari masturbasi adalah mengalihkan pikiran Anda dari hal tersebut. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk mengalihkan pikiran Anda, salah satunya termasuk fokus pada pekerjaan. Semakin lama Anda alihkan pikiran Anda, semakin terbiasa Anda tidak melakukan masturbasi.

  • Meningkatkan interaksi dengan orang lain

Berinteraksi dengan orang lain juga merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena dapat meningkatkan hubungan. Orang-orang yang sering melakukan masturbasi cenderung mengasingkan diri dari orang-orang di sekitarnya. Hal tersebut dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan orang lain.

  • Berhenti menonton konten pornografi

Anda sebaiknya jangan menonton konten pornografi untuk menahan diri dari godaan secara seksual. Menonton konten pornografi dapat mempengaruhi perilaku manusia sehingga mereka bisa melakukan hal tersebut di dunia nyata.

  • Berkonsultasi dengan terapis

Jika Anda tidak dapat mengatasi masalah yang berkaitan dengan seks sendiri, Anda bisa meminta bantuan psikolog atau psikiater. Mereka dapat membantu Anda fokus dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Sering mengeluarkan air mani dapat membahayakan diri manusia, baik secara fisik maupun mental. Hal tersebut dapat membuat mereka kecanduan sehingga sulit untuk mengendalikan diri. Pengendalian diri juga membutuhkan waktu. Namun, beberapa cara di atas dapat membantu manusia berada di kehidupan yang benar.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*