Waspada Gejala Eksim, Tanya Dokter Kulit Jika Terjadi

  • February 22, 2021

Apabila kulit Anda berubah merah dan gatal dari waktu ke waktu, ada kemungkinan Anda menderita eksim. Kondisi kulit ini cukup sering dijumpai terjadi pada anak-anak, namun orang dewasa juga bisa menderitanya. Satu-satunya cara untuk memastikan kemerahan dan gatal kulit tersebut disebabkan karena eksim, tanya dokter kulit. Dokter akan memeriksa, membuat diagnosa, dan membuat rencana perawatan sesuai dengan kondisi yang Anda miliki. Eksim terkadang dikenal dengan sebutan dermatitis atopik, yang mana merupakan jenis paling umum dijumpai. “Atopik” di sini mengacu pada alergi. Orang-orang yang menderita eksim sering memiliki alergi atau asma yang ditemani gejala kulit merah dan gatal. Eksim juga hadir dalam bentuk yang lain, masing-masing dengan gejala dan pemicunya sendiri. Namun, gejala umum semua jenis eksim di antaranya adalah kulit bersisik yang kering, kemarahan, dan gatal-gatal intens. 

Image result for dokter kulit
source: pure.co.id

Eksim bukanlah sebuah kondisi yang menular. Anda tidak dapat tertular kondisi ini dari orang lain. Meskipun penyebab pasti eksim masih belum diketahui, para peneliti tahu bahwa orang-orang yang memiliki eksim akibat kombinasi gen dan pemicu lingkungan. Saat iritan atau alergen dari luar atau dalam tubuh memicu sistem kekebalan tubuh, hal tersebut menyebabkan terjadinya peradangan. Peradangan inilah yang menjadi penyebab gejala-gejala eksim. Guna mengetahui jenis eksim Anda agar mendapatkan perawatan yang tepat, periksa dan tanya dokter kulit. 

  • Dermatitis atopik

Ini adalah jenis eksim yang paling sering dijumpai. Kondisi ini biasanya berawal pada masa kanak-kanak, dan sering hilang saat seseorang tumbuh dewasa. Dermatitis atopik adalah bagian dari apa yang dokter sebut sebagai “atopic triad”. Kata “triad” di sini berarti tiga. Dua penyakit lain dalam triad adalah asma dan hay fever. Banyak orang dengan dermatitis atopik memiliki semua tiga kondisi tersebut. Dalam kasus dermatitis atopik, ruam sering terbentuk di lipatan siku dan lutut. Kulit di daerah di mana ruam muncul juga dapat berubah warna menjadi lebih putih atau hitam, atau bahkan menjadi lebih tebal. Selain itu, benjolan kecil muncul dan mengeluarkan cairan apabila Anda menggaruknya. Bayi yang menderita dermatitis atopik akan menderita ruam di kulit kepala dan pipi. Kulit juga dapat terinfeksi apabila Anda menggaruknya. 

  • Dermatitis kontak

Apabila Anda memiliki kulit yang iritasi dan kemerahan yang disebabkan karena reaksi akan zat yang Anda sentuh, Anda mungkin memiliki dermatitis kontak. Jika Anda tanya dokter kulit, ada dua jenis dalam kondisi ini; dermatitis kontak alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap iritan seperti latex atau logam. Sementara dermatitis kontak iritan terjadi ketika zat kimia atau zat lain mengiritasi kulit. Dalam dermatitis kontak, gejala yang Anda rasakan di antaranya adalah sengatan, luka bakar pada kulit dan kulit menjadi kemerahan dan gatal; benjolan kecil yang dapat tumbuh di kulit; lepuhan berisi cairan yang dapat bernanah dan kulit menjadi lebih tebal dan terasa bersisik. Dermatitis kontak terjadi ketika Anda menyentuh suatu zat yang membuat kulit iritasi atau menyebabkan reaksi alergi. Penyebab yang paling sering dijumpai di antaranya adalah detergen, pemutih, perhiasaan, latex, cat, tanaman beracun, sabun dan parfum, serta asap rokok. 

Eksim sering datang dan pergi. Saat eksim muncul, kunjungi dan tanya dokter kulit guna memastikan perawatan yang Anda dapatkan sesuai dengan jenis eksim yang diderita. Pada umumnya, antihistamine seperti diphenhydramine dapat mengontrol rasa gatal. Untuk gatal yang lebih parah, Anda bisa menggunakan steroid seperti prednisone untuk mengontrol pembengkakan.

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*