9 Perawatan Wajah untuk Ibu Hamil yang Aman Dilakukan

9 Perawatan Wajah untuk Ibu Hamil yang Aman Dilakukan

  • June 22, 2021

Masa kehamilan memang menjadi momen yang membahagiakan, namun juga sering membingungkan, khususnya soal kesehatan kulit wajah. Perawatan wajah untuk ibu hamil memang perlu diperhatikan dengan seksama dan tidak boleh dilakukan sembarangan.

Adanya perubahan hormon di masa kehamilan memang kerap kali menyebabkan munculnya masalah kulit. Akan tetapi, Anda tentu tidak bisa menggunakan sembarang produk atau prosedur perawatan wajah.

Perawatan Wajah bagi Ibu Hamil yang Aman

  1. Bersihkan wajah dengan rutin

Membersihkan wajah memang perlu dan wajib dilakukan, tidak hanya oleh ibu hamil tapi juga oleh semua orang. Hanya saja, produk yang digunakan untuk membersihkan wajah ini mengandung pelembap yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya, seperti paraben, SLS, hingga alkohol.

Sebaiknya, bersihkan wajah dua kali sehari, di pagi dan malam hari. Jangan lebih dari itu, karena justru akan membuat kulit jadi terlalu kering. 

  1. Mengoleskan pelembap

Setelah membersihkan wajah, ibu hamil bisa mengoleskan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Oleskan moisturizer ini di area pipi, lanjut ke atas dahi, lakukan dengan gerakan memijat. 

Gunakan pelembap yang mengandung hyaluronic acid, gliserin, dan bahan-bahan alami lainnya, seperti shea butter.

  1. Menggunakan sunscreen

Tabir surya atau sunscreen juga termasuk salah satu perawatan wajah untuk ibu hamil yang diperbolehkan. Penggunaan sunscreen boleh digunakan terus secara rutin. 

Apalagi di masa kehamilan, perubahan hormon dapat memicu terjadinya penggandaan sel pigmen sehingga membuat wajah jadi kusam dan muncul noda hitam di wajah.

Penggunaan tabir surya bisa mencegah terjadinya perubahan warna kulit. Sebaiknya pilih sunscreen yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Sebab kandungan ini tidak bisa menyerap langsung ke dalam kulit. Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan di pagi maupun siang hari.

  1. Dilarang memecahkan jerawat

Jika muncul jerawat, jangan dipecahkan. Ini perlu dipatuhi karena bisa membuat jerawat semakin meradang atau mungkin mengalami infeksi. Alih-alih sembuh, jerawat justru semakin parah kondisinya. Bahkan meninggalkan bekas jerawat kehitaman yang sulit hilang. Jadi, jangan pecahkan jika ada jerawat yang muncul, ya.

  1. Gunakan obat jerawat yang aman

Jangan memencet jerawat bila muncul di wajah. Anda bisa mengatasinya dengan mengoleskan obat jerawat. 

Jerawat biasanya memang jadi masalah kulit yang dialami oleh ibu hamil sejak trimester awal.

Anda bisa menggunakan obat jerawat yang mengandung glycolic acid, AHA, erythromycin topikal (dengan resep dokter), dan azelaic acid. Bahkan ada pula ahli dermatologi yang menyebut obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida masih tergolong aman digunakan. 

Meski begitu, setiap produk kecantikan yang akan digunakan, wajib berkonsultasi dengan dokter kandungan atau dokter kulit terlebih dahulu. 

Kandungan obat jerawat yang harus dihindari adalah retinoid serta senyawa kimia turunan vitamin A lainnya. Sebab, retinoid yang digunakan dalam dosis tertentu bisa menyebabkan risiko bayi cacat lahir.

  1. Pilih produk yang bebas minyak dan noncomedogenic

Produk perawatan wajah untuk ibu hamil memang perlu diperhatikan. Pilihlah produk perawatan wajah, mulai dari sabun pembersih hingga moisturizer yang mengandung noncomedogenic dan bebas minyak. 

Produk yang bebas minyak dan noncomedogenic ini tidak rentan menyumbat pori-pori, sehingga bisa meminimalisir munculnya jerawat. 

  1. Minum air putih yang cukup

Konsumsi air putih dengan cukup untuk mencegah dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan membuat kulit juga bermasalah, seperti terasa kering, kasar, dan bersisik saat digaruk. Sehingga, mencukupi kebutuhan cairan tubuh akan membuat Anda terus terhidrasi. Selain baik buat kulit, minum air putih yang cukup juga bisa membantu kesehatan ibu hamil dan terhindar dari keluhan yang muncul saat masa kehamilan.

  1. Mengendalikan stres

Stres yang tidak terkendali juga akan memengaruhi kesehatan kulit, membuatnya jadi lebih sensitif, memicu timbulnya jerawat, dan masalah lainnya. 

Jadi, mengendalikan stres juga termasuk perawatan kulit wajah di masa kehamilan. 

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengendalikan stres, seperti menonton film yang Anda sukai, melakukan hal-hal yang membuat Anda senang, dan melakukan hal lainnya.

  1. Tidur yang cukup

Perawatan wajah untuk ibu hamil tidak hanya berupa treatment kecantikan saja, tapi juga bagaimana Anda mengatur pola hidup sehari-hari. Tidur yang cukup bisa mendukung kesehatan kulit wajah, lho. Waktu tidur yang cukup akan menghilangkan lingkarang hitam di bawah mata, meningkatkan warna kulit hingga jadi lebih cerah, serta membantu memproduksi kolagen baru untuk mencegah kulit kendur. 

Itulah beberapa perawatan wajah untuk ibu hamil yang bisa Anda lakukan dan cenderung aman. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum menggunakan produk perawatan wajah apapun.

Apa yang Terjadi dengan Hamil 13 Minggu dengan Bayi Kembar?

  • February 11, 2021

Kehamilan adalah suatu kebahagiaan yang tidak tertandingi oleh apapun, terlebih lagi jika Anda mendapatkan kehamilan kembar atau anak kembar dalam kandungan. Mungkin tantangan hamil anak kembar memang jauh lebih besar daripada mengandung 1 bayi. 

Hamil 13 minggu adalah saat perut ibu tampak jauh lebih besar

Meskipun risiko hamil anak kembar memang lebih tinggi, namun jika Anda menjalani kehamilan dengan sehat dan pengetahuan yang cukup tentu Anda akan mendapatkan kehamilan dan proses melahirkan yang lancar. Sebelum itu, saat hamil 13 minggu kira-kira apa yang terjadi pada si kembar, dan bagaimana perkembanganya. Berikut penjelasannya!

Hamil 13 minggu dengan bayi kembar

Pada usia hamil 13 minggu, Anda sekarang memasuki hari-hari terakhir trimester pertama. Tingkat keguguran sangat menurun setelah trimester pertama.  Ada banyak hal yang terjadi dengan tubuh Anda dan bayi Anda minggu ini. Seperti berikut:

  • Perkembangan si kembar pada minggu ke 13

Pada akhir minggu ini, Anda telah mencapai trimester kedua. Minggu ini, bayi Anda akan berukuran hampir 4 inci dan berat masing-masing lebih dari satu ons. Jaringan yang pada akhirnya akan menjadi lengan dan kaki serta tulang di sekitar kepala bayi kembar Anda akan terbentuk minggu ini. Si kecil juga sudah mulai buang air kecil di dalam cairan ketuban yang mengelilinginya. 

Pada minggu ini, saat kepala tumbuh cukup pesat, mereka tampak lebih besar dibandingkan dengan badannya. Oleh karena itu, minggu-minggu ini berkonsentrasi pada pertumbuhan tubuh untuk membantu mengejar pertumbuhan kepala. Ini tidak berarti kepala berhenti tumbuh, mereka terus tumbuh, tetapi pada kecepatan yang lebih lambat, dan hal ini normal. 

Bayi Anda akan menunjukkan tanda-tanda gerakan di sekitar waktu itu. Mereka akan menempelkan tangan ke dinding rahim sebagai sarana untuk menjelajahi ruang mereka. Tindakan ini mengarah pada pembentukan sidik jari di ujung jari mereka. Semua gerakan ini juga dapat menyebabkan bayi menyentuh wajah mereka sendiri dan juga saudara kandungnya juga jika berada di kantung umum. Sekitar minggu ini, pita suara mereka juga akan mulai berkembang. 

  • Berapa ukuran bayi?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ukuran kepala si kembar atau kembar tiga biasanya besar tetapi pertumbuhan kepala akan melambat karena tubuh mereka akan mulai tumbuh sesuai dengan kepalanya. Berat badan mereka juga akan mulai meningkat secara substansial dari titik ini, berkisar antara 15 hingga 20 gram, yang lebih rendah per anak untuk bayi kembar. Panjangnya juga tetap sekitar 7 sentimeter karena ukurannya terus bertambah. 

Gejala hamil 13 minggu bayi kembar atau lebih

Pada kehamilan 13 minggu, Anda akan melihat gejala awal Anda mulai memudar dan mungkin menemukan diri Anda dalam keadaan yang lebih nyaman dari sebelum memasuki trimester kedua. Jika Anda masih mengalami mual atau kelelahan, Anda dapat berharap gejala berkurang dalam beberapa minggu mendatang. Anda mungkin juga mengalami:

  • Kelelahan 
  • Peningkatan energi
  • Nyeri ligamen, biasanya dialami di sisi kanan perut, akan cenderung lebih sering dan bahkan lebih tajam di waktu-waktu tertentu. Rahim akan menyebabkan banyak otot dan serat meregang, dan ini hanya akan tumbuh. Setiap gerakan cepat yang membuat otot semakin stres dapat memicu rasa sakit
  • Payudara bocor (atau ASI sudah mulai keluar sedikit)
  • Peningkatan sirkulasi darah selama waktu ini juga dapat mencapai gusi Anda, menyebabkannya menjadi lebih lembut dari biasanya. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan secara acak, terutama saat menyikat gigi. Menjaga hal ini perlu dilakukan dengan menyikat secara hati-hati tetapi teratur. 
  • Lebih banyak energi, selain nyeri ligamen dan gejala trimester pertama yang masih ada, Anda harus mulai merasa lebih energik. Beberapa orang menyebut trimester kedua sebagai “honeymoon periode” kehamilan karena sebagian besar gejala akan memudar. Sebelum Anda menyadarinya, Anda akan berada di trimester ketiga dan mengalami gejala batu seperti pergelangan kaki bengkak, nyeri punggung dan tidur gelisah. 

Tips untuk hamil 13 minggu yang lebih baik

  • Minumlah lebih banyak air setiap harinya untuk membantu menghindari persalinan prematur
  • Jika Anda mengalami sembelit, makan 1-2 buah plum setiap hari
  • Beristirahatlah saat Anda bisa, tidur siang saat ada kesempatan
  • Jangan menunggu lebih lama untuk membeli baju hamil
  • Jika Anda masih merasa mual, makan camilan untuk membantu meredakan mual

Hamil 13 minggu, Anda tetap disarankan untuk melakukan olahraga ringan. Misalnya, berjalan kaki, berenang, jogging, dan yoga. Pada usia ini, Anda pun harus tetap periksakan kandungan Anda untuk mengontrol keadaan janin. 

5 Fakta Tidak Terduga Mengenai Kembar Parasit

  • August 13, 2020

Didiagnosis memiliki kandungan dengan janin kembar umumnya akan menyenangkan. Namun, kesenangan tersebut bisa langsung berubah menjadi sebuah kekhawatiran yang akut jika dokter spesialis menemukan bahwa janin kembar dalam kandungan Anda bisa saja tergolong sebagai kembar parasit.

Kembar parasit merupakan kondisi janin ganda dalam kandungan yang salah satunya ternyata berhenti atau tidak mengalami perkembangan optimal. Ketidakmampuan perkembangan salah satu janin umumnya dipicu karena ada janin lain yang lebih dominan dalam penyerapan nutrisi yang masuk. Parahnya ketika berhenti berkembang atau tidak berkembang optimal, janin yang lemah tersebut masih menempel di bagian janin yang lebih dominan.

Berikut ini adalah beberapa fakta yang baiknya Anda ketahui. Dengan mengetahui berbagai fakta ini, Anda akan menjadi lebih paham dan mengerti tindakan apa yang seharusnya dilakukan apabila tiba-tiba Anda mendengar diagnosis mengenai kembar parasit.

  1. Kejadian Langka

Tidak terlalu banyak orang yang sadar mengenai kembar parasit dikarenakan penelitian dan publikasi mengenai kasus ini masih tergolong minim. Sedikitnya penelitian mengenai penyakit yang dalam dunia medis dikenal sebagai vestigial twins ini karena kembar parasit termasuk kejadian langka.

 

Kasus terjadinya kembar parasit diperkirakan hanya terjadi dalam satu per 1 juta kelahiran hidup. Rasio tersebut bahkan lebih kecil dibandingkan kejadian kembar siang yang bisa ditemukan pada satu dari 50.000 sampai 200.000 kelahiran hidup.

 

  1. Tetap Hidup Menempel

Salah satu janin dalam kembar parasit memang tidak mampu berkembang optimal atau perkembangannya terhenti sehingga bagian tubuh dan organnya tidak lengkap. Namun ajaibnya, janin yang tidka berkembang tersebut akan tetap hidup dan mampu terlahir bersama janin yang lebih dominan.

 

Janin tersebut lahir dengan menempel di bagian tubuh janin yang dominan. Ada kasus janin yang menjadi parasit hanya berbentuk kepala utuh dan menempel di kepala janin yang dominan. Bahkan ada pula cerita bahwa janin yang bersifat parasit hanya berupa kaki atau tangan dan menempel di bagian tubuh janin yang berkembang normal.

 

  1. Kerap Disangka Tumor

Masih terbatasnya penelitian mengenai kembar parasit berakibat pada kerap terabaikannya kondisi kehamilan langka ini sedari awal. Padahal jika diketahui lebih awal, penanganan ekstra bisa dilakukan guna membuat janin parasit tidak berkembang dan tidak mengganggu janin yanm lebih dominan sampai ia lahir.

 

Permasalahannya, sering terjadi kehadiran janin parasit yang menempel pada janin yang dominan dipandang bukan sebagai suat entitas hidup yang berupa janin karena hanya berupa tonjolan yang samar di salah satu bagian tubuh janin dominan. Dokter justru kerap menyangka bagian yang menonjol tersebut merupakan tumor yang baru bisa diambil ketika janin sudah dilahirkan.

 

  1. Bukan Kembar Siam

Walaupun sama-sama terlihat saling menempel, kembar parasit tidak bisa disamakan dengan kembar siam. Pasalnya pada kembar siam, kedua janin tetap bersifat independen dan memiliki organ-organ yang terus berkembang. Hanya saja, salah satu bagian tubuh saling menempel.

 

Sementara itu pada kasus kembar parasit, perkembangan salah satu janin benar-benar berhenti sehingga tidak bisa menjadi janin yang independen. Ia hanya bisa “menumpang” hidup di janin yang bersifat lebih dominan dan bisa mengganggu kehidupan janin dominan.

 

  1. Keberhasilan Pelepasan Tinggi

Ketika terlahir sebagai parasit, kemungkinan untuk tetap hidup normal sangatlah tinggi di masa kini. Operasi pelepasan bagian tubuh yang merupakan janin parasit bisa dilakukan dengan risiko tingkat kematian yang rendah.

Disebutkan bahwa tingkat keberhasilan pelepasan bagian parasit pada anak yang terlahir sebagai kembar parasit dapat mencapai 80 persen. Bahkan pada tahun 2017 pernah ada kasus operasi pelepasan parasit di bagian hati dan organ dalam lainnya berjalan mulus dan tanpa kematian.

Memeriksa kehamilan secara menyeluruh dan detail pada awal kehamilan menjadi sangat penting guna menghindari kembar parasit terus berkembang dan merugikan salah satu janin yang dominan. Jika memang ada kecurigaan terkait tonjolan yang tumbuh di dalam janin, periksalah lebih dalam sebab jangan-jangan itu merupakan tanda kembar parasit.