4 Jenis Penyakit Pernapasan Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui

4 Jenis Penyakit Pernapasan Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui

  • October 21, 2021

WHO menyatakan bahwa anak bernapas lebih cepat dibanding orang dewasa. Ini menjadi salah satu faktor yang penting bagi tumbuh kembang anak selain nutrisi. Pasokan oksigen yang memadai mampu mendorong kinerja tubuh anak di masa perkembangannya. Sayangnya, anak-anak pun bisa mengidap penyakit pernapasan.

Situasi berisiko yang memicu penyakit pernapasan

Pada situasi di mana anak masih dalam fase pertumbuhannya, orang tua harus lebih jeli dalam melihat tanda-tanda penyakit pernapasan pada anak. Orang tua juga harus mengetahui apa saja jenisnya agar bisa lebih cekatan dalam mencari pertolongan pertama untuk penyakit pernapasan pada anak jika kambuh sewaktu-waktu. Berikut jenis-jenis penyakit pernapasan anak yang perlu Anda ketahui:

Alergi

Pada orang dewasa, masalah alergi mungkin terdengar cukup sepele. Tapi tidak untuk anak-anak. Sebab, ketidaktahuan anak-anak dan orang tua bisa membuat alergi jadi semakin parah dan sulit diatasi. Alergi sendiri adalah salah satu jenis gangguan pernapasan yang paling umum diderita oleh anak-anak.

Beberapa ciri-ciri anak yang memiliki alergi yang mengganggu sistem pernapasan antara lain:

  • Hidung yang berlendir atau mengeluarkan cairan bening hingga kekuningan
  • Hidung yang terasa tersumbat
  • Mudah bersin-bersin
  • Munculnya rasa gatal dan tidak nyaman di hidung yang membuat anak menggosok-gosok hidung
  • Mata yang ikut berair
  • Munculnya allergy shrines atau lingkaran hitam di bawah mata
  • Nafsu makan yang menurun hingga hilang sama sekali

Alergi pada anak bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari serbuk sari bunga, asap rokok, cuaca, debu, asap polusi kendaraan, bahkan bulu hewan peliharaan.

Bronkitis

Bronkitis adalah salah satu penyakit pernapasan yang bisa diidap oleh anak, bahkan sejak bayi berusia kurang dari 12 bulan. Bronkitis biasanya disebabkan oleh virus yang masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan peradangan pada area bronkus atau batang paru.

Ada beberapa gejala bronkitis yang dapat muncul pada anak, meski tidak semua anak memiliki gejala-gejala tersebut. Beberapa di antaranya:

  • Hidung berair atau mengeluarkan lendir cukup banyak
  • Batuk kering yang kemudian berubah menjadi batuk berdahak
  • Rasa tidak enak badan yang bisa membuat anak jadi rewel
  • Kedinginan dan tubuh yang menggigil
  • Demam
  • Munculnya rasa nyeri di punggung dan otot
  • Tenggorokan yang sakit dan meradang
  • Bersin-bersin yang berulang

Jika Anda menemukan gejala-gejala ini, pastikan untuk langsung membawa anak ke dokter agar bisa menemukan penyebabnya. Jika memang anak mengidap bronkitis, diperlukan penanganan dokter.

Pneumonia

Pneumonia merupakan salah satu penyakit pernapasan akut yang menyerang salah satu atau kedua paru-paru. Ia bisa saja disebabkan oleh bakteri, virus atau bahkan jamur. Nah, anak-anak pun bisa menderita pneumonia, bahkan penyakit ini merupakan salah satu penyebab kematian anak terbesar jika dibandingkan dengan penyakit menular lainnya.

Beberapa gejala awal dari pneumonia pada anak adalah sebagai berikut:

  • Batuk yang diikuti dengan kesulitan bernapas
  • Sesak napas atau napas yang cenderung lebih cepat
  • Nafsu makan menurun
  • Demam pada anak
  • Gangguan pencernaan seperti diare
  • Anak terlihat lemas dan sakit kepala

Perhatikan anak jika sudah memunculkan gejala-gejala tersebut karena bisa jadi ia mengidap pneumonia. Segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Asma

Asma juga merupakan penyakit pernapasan yang paling sering muncul di kalangan anak-anak. Asma bisa saja disebabkan oleh alergi yang tidak teratasi dengan baik sehingga anak jadi sesak napas. Rasa sesak napas ini sendiri disebabkan oleh adanya pembengkakan. Akibatnya, hidung anak bisa saja mengeluarkan lendir dan kesulitan bernapas karena saluran pernapasannya menyempit akibat pembengkakan tersebut.

Asma juga bisa disebabkan oleh sinusitis. Adanya radang di selaput lendir menyebabkan hidung mengeluarkan lebih banyak cairan dibanding flu biasa. Jika ini terjadi, jadwalkan anak untuk bertemu dengan dokter anak atau dokter spesialis paru-paru, ya.

Gejala Serta Apa Saja Penyebab Sesak Napas Karena Jantung

  • October 8, 2021

Sesak napas karena jantung menjadi alasan paling umum untuk mengunjungi rumah sakit. Pandemi COVID-19 telah menjelaskan masalah ini, kita tahu kesehatan paru-paru kita dapat memengaruhi pernapasan kita, tetapi tentu saja, demikian juga dengan jantung. 

Bagaimana masalah jantung dapat memengaruhi pernapasan Anda?

Sederhananya, fungsi utama jantung Anda adalah sebagai pompa untuk sistem peredaran darah. Apapun yang membuat jantung Anda kurang efisien dalam menjalankan peran vital ini dapat membuat Anda sesak napas. Ada dua sisi jantung dan kegagalan kedua sisi untuk bekerja dengan baik dapat menyebabkan masalah yang signifikan.

Jantung sisi kiri akan menerima darah serta paru-paru kemudian memompanya ke seluruh tubuh. Terjadinya masalah di sisi jantung ini bisa menjadi penyebab tekanan serta penumpukan cairan pada paru-paru. Hal ini membuat paru-paru kurang efisien dalam menyerap oksigen dari udara sehingga menyebabkan sesak napas. Ini dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk mentoleransi aktivitas yang membutuhkan suplai darah lebih tinggi ke otot Anda.

Sesak napas malam hari dapat muncul sebelum Anda tidur

Hal ini bahkan dapat terjadi pada aktivitas sehari-hari, seperti menaiki tangga, menaiki tanjakan, menyedot debu, membawa barang belanjaan atau berjalan kaki. Jika Anda biasanya orang yang bugar, kehidupan sehari-hari mungkin tidak terpengaruh pada awalnya, tetapi mungkin menyebabkan Anda memiliki kapasitas aerobik yang berkurang yang membatasi durasi atau intensitas latihan. Tekanan dan penumpukan cairan yang disebabkan oleh sisi kiri jantung juga dapat menyebabkan gagal jantung kanan.

Sisi kanan jantung menerima darah yang kembali dari tubuh dan memompanya ke paru-paru. Kegagalan fungsi sisi jantung ini pada prinsipnya menyebabkan peningkatan tekanan di pembuluh darah tubuh. Hal ini dapat menyebabkan cairan menumpuk di jaringan tubuh yang dimulai di area yang paling bergantung (titik terendah dalam tubuh) seperti kaki, pergelangan kaki, dan tungkai bawah. Cairan juga bisa menumpuk di area lain termasuk perut.

Sesak napas akan terjadi setelah berolahraga, berjalan, hingga berpakaian. Namun, ketika jantung melemah, Anda kan merasakan sesak napas bahkan disaat posisi berbaring. Konsultasikan kepada dokter apabila hal itu terjadi pada Anda. Ada beberapa rekomendasi obat-obatan serta perawatan yang bisa membantu.

Takikardia adalah detak jantung yang cepat – biasanya lebih dari 100 denyut per menit pada orang dewasa. Ada beberapa jenis, tetapi salah satu yang dapat menyebabkan sesak napas adalah supraventrikular (SVT), atau takikardia atrium. Di SVT, detak jantung meningkat karena sinyal listrik jantung tidak menyala dengan benar. Orang yang memiliki SVT dan sesak napas karena jantung harus segera mendapatkan bantuan medis. Dokter Anda mungkin merekomendasikan hal-hal lain yang dapat membantu juga, seperti berhenti merokok dan minum lebih sedikit kopi dan alkohol.

Edema paru. Kondisi ini berarti ada cairan ekstra di paru-paru Anda, yang membuatnya sulit bernapas. Biasanya disebabkan oleh masalah jantung. Jika jantung sakit atau rusak, ia tidak dapat memompa cukup darah yang didapatnya dari paru-paru. Apa hal itu terjadi, maka tekanan pada jantung menumpuk serta mendorong cairan masuk ke kantung udara paru-paru.  Masalah pernapasan dapat terjadi seiring waktu, atau mungkin datang tiba-tiba.

Dapatkan bantuan medis segera jika Anda mengalami kesulitan bernapas yang lebih buruk ketika Anda berbaring, jika Anda harus terengah-engah, merasa seperti Anda tenggelam, memiliki warna kulit biru atau abu-abu, batuk meludah yang mungkin memiliki darah di dalamnya, atau merasa detak jantung Anda cepat atau tidak teratur.

Kardiomiopati merupakan masalah yang serius di otot jantung Anda sehingga menyulitkan memompa serta mengirim darah ke seluruh tubuh. Ada berbagai jenis kardiomiopati dan banyak alasan hal itu terjadi, seperti serangan jantung, diabetes, atau pengobatan kanker. Atau alasannya bisa dikaitkan dengan kelebihan berat badan, terlalu banyak alkohol, atau tekanan darah tinggi. Pada beberapa kasus, dokter tidak mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. 

Anda mungkin tidak melihat gejala kardiomiopati pada awalnya. Tetapi karena semakin parah, Anda mungkin merasa sesak napas saat aktif atau bahkan saat istirahat. Anda mungkin mendapatkan kaki bengkak, pergelangan kaki, dan kaki. Anda bisa merasa lelah atau pusing, batuk saat berbaring, detak jantung yang cepat, berdebar-debar, atau nyeri dada. Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, atau nyeri dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit, dapatkan bantuan darurat.

Kapan seseorang harus menemui ahli jantung untuk gejala-gejala ini?

Jika Anda mengalami sesak napas atau penurunan kapasitas latihan Anda yang biasa, maka Anda harus menemui dokter untuk membantu memahami pentingnya gejala Anda dengan tinjauan klinis. Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung maka ini memerlukan pemantauan dan perawatan jangka panjang. Anda harus mencari bantuan medis untuk mengoptimalkan terapi Anda terutama jika Anda belum diperiksa untuk beberapa waktu atau jika gejala/status klinis Anda berubah.

Gejala terkait lainnya yang menunjukkan kondisi jantung sebagai penyebab sesak napas Anda termasuk sesak napas saat berbaring, pembengkakan kaki bagian bawah, terbangun di malam hari karena terengah-engah, nyeri dada, palpitasi, dan pingsan. Investigasi mungkin diperlukan untuk menemukan penyebab gejala sehingga perawatan untuk penyebab yang mendasarinya dapat disesuaikan untuk Anda sebagai individu.

Perawatan diri

Untuk membantu menjaga agar sesak napas kronis tidak bertambah parah:

  • Berhenti merokok. Berhenti merokok, atau jangan mulai. Merokok adalah penyebab utama PPOK. Jika Anda menderita PPOK, berhenti merokok dapat memperlambat perkembangan penyakit dan mencegah komplikasi.
  • Hindari paparan polutan. Sebisa mungkin, hindari menghirup alergen dan racun lingkungan, seperti asap kimia atau asap rokok.
  • Hindari suhu ekstrem. Aktivitas dalam kondisi yang sangat panas dan lembab atau sangat dingin dapat memperbesar dispnea yang disebabkan oleh penyakit paru-paru kronis.
  • Memiliki rencana tindakan. Jika Anda memiliki kondisi medis yang menyebabkan sesak napas, diskusikan dengan dokter apa yang harus dilakukan jika gejala Anda memburuk.
  • Ingatlah ketinggian. Saat bepergian ke daerah dengan ketinggian yang lebih tinggi, luangkan waktu untuk menyesuaikan dan menghindari pengerahan tenaga sampai saat itu.
  • Berolahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran fisik dan kemampuan untuk menoleransi aktivitas. Olahraga – bersama dengan penurunan berat badan jika Anda kelebihan berat badan – dapat membantu mengurangi kontribusi apapun terhadap sesak napas karena jantung akibat rekondisi. Konsultasikan pada dokter sebelum memulai untuk program olahraga.
  • Ambil obat Anda. Melewatkan obat untuk kondisi paru-paru dan jantung kronis dapat menyebabkan kontrol dispnea yang lebih buruk.
  • Periksa peralatan Anda secara teratur. Jika Anda mengandalkan oksigen tambahan, pastikan suplai Anda cukup dan peralatan bekerja dengan baik.
5 Macam Pengobatan Kanker Serviks Beserta Efek Sampingnya

5 Macam Pengobatan Kanker Serviks Beserta Efek Sampingnya

  • September 29, 2021

Kanker serviks adalah salah satu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus HPV, dan kebanyakan menyerang wanita sehingga harus ada tindakan pengobatan penyakit ini. Ada beberapa pengobatan kanker serviks sebagai cara mengatasi gangguan kesehatan ini.

Kebanyakan pengobatan kanker HPV ini adalah melalui meja bedah. Tentunya untuk melakukan hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit sama sekali.

Pengobatan melalui meja bedah ini juga merupakan satu-satunya yang dapat dilakukan karena sejauh ini belum ada obat yang secara efektif menyembuhkan penyakit kronis tersebut.

Tindakan medis untuk pengobatan kanker serviks

Lalu apa sajakah operasi yang dimaksud? Yuk, simak di bawah ini!

1. Radical trachelectomy

Ini adalah tindakan berupa operasi untuk mengangkat leher rahim dan jaringan sekitarnya tanpa perlu mengangkat rahim.

Operasi ini bisa dilakukan ketika kanker HPV yang ada idap masih berada pada stadium pertama atau awal, dan dapat dilakukan untuk wanita yang masih ingin memiliki anak.

2. Histerektomi

Berkebalikan dari operasi pertama, operasi ini malah bertujuan untuk mengangkat rahim, dan biasanya ditujukan bagi penderita kanker stadium awal dan stadium dua.

Saat ini dikenal dua jenis histerektomi, yaitu sederhana dan radikal. Sederhana adalah operasi dengan prosedur mengangkat leher rahim dan rahim sedangkan radikal adalah operasi dengan prosedur mengangkat leher rahim, rahim, jaringan di sekitar, nodus limfa, ovarium hingga tiba falopi.

3. Pelvic exenteration

Ini adalah operasi yang dilakukan untuk mengangkat kembali sel kanker setelah si penderita sempat sembuh.

Operasi ini dilakukan apabila kanker sudah berada di panggul namun belum menyebar ke area lain dalam tubuh.

Prosedur operasi ini adalah kanker diangkat bersamaan dengan kandung kemih, rektum, vagina, dan usus bagian bawah kemudian dilanjutkan dengan membuat lubang bernama stoma yang akan mengeluarkan urine dan kotoran dari dalam tubuh dan akan dibuang ke sebuah kantung penyimpanan bernama kolostomi.

Operasi ini memungkinkan Anda masih bisa berhubungan seksual secara normal dengan kondisi vagina yang sudah dibentuk ulang dari kulit dan jaringan tubuh lainnya.

4. Radioterapi

Atau juga terapi radiasi adalah operasi atau pengobatan kanker serviks yang menggunakan sinar yang ditembakkan ke dalam rahim serta bisa dikombinasikan dengan kemoterapi jika kanker yang diderita sudah berada di tahap akhir, dan sering menyebabkan nyeri.

Adapun radioterapi ini terbagi dua, yaitu internal dan eksternal. Prosesnya sendiri memakan waktu sampai dua bulan, dan selama terapi Anda disarankan konsumsi makanan yang bergizi.

5. Kemoterapi

Jenis operasi ini cukup populer, dan biasanya dilakukan ketika kanker sudah pada stadium akhir. Tujuan kemoterapi sendiri adalah untuk memperlambat penyebaran sel kanker serta mengurangi gejala-gejala yang muncul.

Proses operasi ini adalah menggunakan obat-obatan untuk menghancurkan sel kanker, dan pasien dinyatakan sembuh atau diperbolehkan pulang setelah menghabiskan dosis obat khusus penghancur kanker tersebut.

Efek samping pengobatan

Tindakan-tindakan operasi di atas tentunya juga memiliki beberapa efek samping yang tentu saja tidak menyenangkan.

Apabila Anda memilih histerektomi, Anda akan mengalami pendarahan, infeksi, risiko cedera pada ureter, kandung kemih, dan rektum.

Efek samping lainnya adalah tidak mampu menahan kencing, vagina menjadi pendek dan lebih kering serta adanya penghalang yang menghalangi pencernaan di usus dan pembengkakan pada lengan dan kaki.

Pada radioterapi adalah jaringan yang sehat dalam tubuh juga hancur terkena sinar, dan jika dengan kemoterapi Anda akan merasakan sariawan, nafsu makan menghilang, lelah, mual dan muntah, rambut rontok, dan jumlah sel darah merah berkurang.

Itulah beberapa operasi yang merupakan pengobatan kanker serviks sesuai dengan stadium dan tingkat keparahan penyakit sehingga Anda tidak terkena kanker lagi.

6 Tanda Sakit Dada Bagian Tengah

  • September 2, 2021

Meskipun sakit dada bagian tengah terkadang bisa menjadi gejala masalah jantung, ada banyak kemungkinan penyebab lainnya. Sementara beberapa di antaranya adalah kondisi serius, sebagian besar tidak berbahaya.

Nyeri pada dada merupakan penyebab terbesar terjadinya orang dirawat di ruang gawat darurat. Di seluruh dunia, nyeri dada mempengaruhi 20 sampai 40 persen dari populasi umum.

Obat sakit dada di apotek adalah aspirin dan warfarin

Nyeri dada bisa menjadi tanda serangan jantung atau kondisi jantung lainnya, tetapi juga bisa menjadi gejala masalah yang berkaitan dengan:

  • pernapasan
  • pencernaan
  • tulang dan otot
  • aspek lain dari kesehatan fisik dan mental

Nyeri pada dada harus ditangani dengan serius walaupun ringan dan tidak adanya kondisi mengancam jiwa. 

Belajar mengenali kapan nyeri dada harus diperlakukan sebagai keadaan darurat medis dan kapan harus dilaporkan ke dokter Anda pada janji temu berikutnya dapat membantu Anda mencegah komplikasi medis besar di kemudian hari.

Tanda-tanda darurat medis

Serangan jantung tidak selalu disertai dengan nyeri dada. Anda mungkin mengalami serangan jantung jika tiba-tiba mengalami nyeri dada disertai salah satu gejala berikut:

  • sesak napas
  • mual
  • pusing
  • keringat dingin

Jika gejala ini berlangsung selama lima menit atau lebih, Anda harus menghubungi layanan darurat setempat. Anda mungkin mengalami serangan jantung. Serangan jantung juga dapat menyebabkan nyeri pada rahang, leher, punggung, atau lengan.

Pada artikel ini dapat banyak kemungkinan penyebab dari nyeri di dada serta gejala lain yang timbul.

  1. Serangan jantung

Nyeri dada yang berhubungan dengan serangan jantung: nyeri tajam, menusuk, atau sesak atau tertekan

Serangan jantung terjadi ketika ada penyumbatan di satu atau lebih arteri yang memasok darah ke otot jantung. Ketika setiap otot di tubuh kekurangan darah yang kaya oksigen, itu dapat menyebabkan rasa sakit yang cukup besar. Otot jantung tidak berbeda.

Nyeri dada yang datang dengan serangan jantung mungkin terasa seperti sensasi menusuk yang tajam, atau mungkin lebih seperti sesak atau tekanan di dada Anda. Gejala serangan jantung lainnya mungkin termasuk:

  • sesak napas
  • pusing
  • keringat dingin
  • mual
  • denyut nadi cepat atau tidak teratur
  • benjolan di tenggorokan atau perasaan tersedak
  • tanda-tanda syok, seperti kelemahan mendadak dan parah
  • mati rasa di lengan atau tangan

Serangan jantung selalu merupakan keadaan darurat medis. Semakin cepat Anda menanggapi gejala serangan jantung dan menerima perawatan, semakin sedikit kerusakan yang akan ditimbulkan oleh peristiwa jantung ini. Serangan jantung mungkin memerlukan operasi bypass atau penempatan stent di satu atau lebih arteri koroner Anda yang tersumbat.

  1. Angina

Angina merupakan jenis nyeri dada ketika darah masih mengalir pada otot jantung, namun pasokan berkurang drastis. Ini adalah kondisi yang cukup umum, mempengaruhi sekitar 9 juta orang Amerika.

Gejala angina meliputi:

  • perasaan tertekan di dada Anda atau seperti jantung Anda sedang diperas
  • rasa sakit pada tubuh bagian atas Anda
  • pusing
  • Angina terkadang dikacaukan dengan serangan jantung. Tidak seperti serangan jantung, angina tidak menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan jantung.

Terdapat dua jenis angina, diantaranya stabil dan tidak stabil. Angina stabil dapat diprediksi. Itu muncul ketika Anda aktif secara fisik dan jantung memompa lebih keras dari biasanya. Ini cenderung menghilang ketika Anda beristirahat.

Angina tidak stabil dapat muncul kapan saja, bahkan saat Anda sedang duduk dan santai. Angina tidak stabil adalah masalah yang lebih serius karena sangat menunjukkan bahwa Anda berisiko lebih besar terkena serangan jantung.

Jika Anda tidak yakin apakah Anda mengalami angina atau serangan jantung, berhati-hatilah dan hubungi layanan darurat setempat. Jika Anda mengalami salah satu jenis angina, Anda harus segera membuat janji bertemu dengan dokter.

  1. Asma

Sakit dada bagian tengah sangat berhubungan dengan Asma, Asma  adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada saluran udara Anda. Mereka mengencangkan dan menghasilkan lebih banyak lendir. Gejala utama asma termasuk mengi dan kesulitan bernapas saat kambuh. Anda mungkin merasakan sesak yang tidak nyaman di dada Anda saat mengalami serangan asma.

Asma biasanya dapat dikontrol dengan obat hirup. Tetapi jika obat Anda tidak bekerja sebaik sebelumnya, atau Anda mengalami gejala asma tanpa didiagnosis dengan masalah pernapasan, segera buat janji dengan dokter.

  1. Perikarditis

Jenis lain dari peradangan jantung disebut perikarditis. Ini secara khusus merupakan peradangan pada kantung tipis berair yang mengelilingi jantung, dan mungkin disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Operasi jantung juga dapat menyebabkan perikarditis. Pada kebanyakan kasus perikarditis, penyebabnya tidak diketahui.

Kondisi ini tidak terlalu umum, hanya mempengaruhi sekitar 0,1 persen dari penerimaan rumah sakit.

Perikarditis dapat menyebabkan nyeri dada yang terasa seperti serangan jantung. Rasa sakitnya mungkin tajam atau tumpul, dan biasanya dimulai di tengah atau sisi kiri dada. Rasa sakit terkadang menjalar ke punggung Anda. Gejala lain mungkin termasuk:

  • kelelahan
  • sakit otot
  • demam ringan

Gejala sering hilang setelah satu atau dua minggu dengan istirahat atau obat-obatan.

Jika Anda merasa mengalami serangan jantung, hubungi layanan darurat setempat. Jika nyeri dada ringan, buatlah janji dengan dokter. Perhatikan jika Anda pernah mengalami infeksi jenis apapun, karena dapat memicu perikarditis.

  1. Aneurisma aorta

Aorta adalah arteri terbesar di tubuh Anda, dan bertanggung jawab untuk mengangkut darah dari jantung dan ke jaringan luas pembuluh darah yang memasok sebagian besar tubuh. Semua aliran darah itu dapat menyebabkan benjolan terbentuk di dinding aorta. Benjolan seperti balon ini disebut aneurisma aorta.

Anda bisa mengalami aneurisma aorta tanpa menyadarinya. Tonjolan itu sendiri mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun. Jika Anda melihat tanda-tanda, itu mungkin termasuk:

  • nyeri di dada, punggung, atau perut
  • batuk
  • sesak napas

Temui dokter Anda sesegera mungkin jika Anda melihat perubahan pada pernapasan Anda yang disertai dengan rasa tidak nyaman di dada.

  1. Radang paru-paru

Sakit dada bagian tengah dapat terkait dengan pneumonia: nyeri yang tajam serta menusuk meningkat ketika menarik napas

Pneumonia meruapakan penyakit komplikasi dari flu atau juga infeksi pernapasan. Nyeri dada dengan pneumonia biasanya dimulai sebagai rasa sakit yang tajam atau menusuk yang lebih buruk saat Anda menarik napas.

Gejala lain dari pneumonia termasuk:

  • batuk parah, 
  • demam
  • panas dingin

Jika Anda mengalami nyeri dada saat menghirup, segera temui dokter. Jika Anda mengalami nyeri dada dan batuk darah, hubungi layanan darurat setempat.

Penyebab Sakit Maag dan Cara Mengatasinya

  • August 20, 2021

Maag merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami banyak orang. Sakit maag berbeda dengan GERD, maag disebabkan oleh iritasi atau luka pada dinding lambung sedangkan GERD adalah suatu kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan yang sering mengakibatkan sensasi terbakar (heartburn).

penyebab maag

Penyebab Sakit Maag

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab sakit maag mulai dari infeksi bakteri hingga mengonsumsi makanan tertentu. Agar lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang bisa jadi penyebab sakit maag.

  1. Bakteri H.pylori

H.pylori merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat menginfeksi saluran pencernaan serta bisa menyerang lapisan perut dan dapat menginfeksi segala usia. Ketika menginfeksi, bakter H.pylori dapat menyebabkan sakit maag, mual, kembung hingga sendawa yang berlebihan.

Bakteri H.pylori dapat menyebar melalui kontak dengan air, makanan atau peralatan makan yang terkontaminasi. H.pylori dapat mengontaminasi anak-anak dan bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

  1. Konsumsi Obat-obatan

Penyebab sakit maag juga bisa karena konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat non-steroid anti-inflamasi yang berguna untuk mengobati demam dan peradangan. Ibuprofen, aspirin, naproxen dan diclofenac merupakan kelompok obat yang mengandung NSAID.

Mengonsumsi obat NSAID dalam jangka waktu lama atau dengan dosis yang tinggi merupakan penyebab munculnya sakit maag. Namun ada juga yang mengonsumsi NSAID tanpa merasakan efek samping apapun.

  1. Gaya Hidup

Gaya hidup juga menjadi faktor penyebab sakit maag. Mengonsumsi makanan pedas, minum minuman beralkohol, pola makan yang berantakan dan stres adalah faktor yang memicu munculnya sakit maag.

Gejala Sakit Maag

Umumnya, sakit maag menimbulkan rasa sakit pada perut yang bisa menjalar dari bagian tengah ke leher, pusar atau punggung dan dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.

Selain itu tanda dan gejala sakit maag lainnya meliputi:

  • Mual
  • Muntah
  • Kembung
  • Sendawa yang berlebihan
  • Rasa terbakar di dada
  • Gangguan pencernaan
  • Kehilangan selera makan

Cara Mengatasi Sakit Maag

Umumnya sakit maag dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat yang memiliki kandungan antasida. Selain itu, kamu juga bisa mengatasi sakit maag dengan mengonsumsi makanan seperti:

  • Mengonsumsi buah dan sayuran

Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dapat menyehatkan saluran pencernaan. Kamu bisa memilih buah dan sayuran yang kaya antioksidan dan memiliki sifat sitoprotektif dan anti-inflamasi. Kamu bisa mengonsumsi buah yang tidak mengandung asam seperti apel, pisang dan pir. Sedangkan untuk sayur, kamu bisa mengonsumsi kacang panjang, bayam dan seledri.

  • Yogurt

Kamu bisa mengonsumsi yogurt, karena kandungan probiotik di dalamnya dapat mengurangi infeksi bakteri H.pylori yang menjadi penyebab sakit maag.

  • Zinc

Zinc dapat menjaga sistem kekebalan tubuh serta menyembuhkan luka termasuk iritasi pada dinding lambung. Makanan yang mengandung zinc seperti daging merah, telur, susu dan gandum utuh.

Selain itu, kamu juga harus menghindari faktor pemicu sakit maag seperti alkohol dan kafein guna mengurangi risiko terkena maag.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Bila mengonsumsi antasida tidak dapat meredakan sakit maag yang kamu rasakan serta rasa sakit yang rasa sakit semakin bertambah para, kamu harus segera menghubungi dokter, karena sakit maag bisa menjadi salah satu tanda seperti:

  • Pendarahan di dalam yang menyebabkan anemia, terus menerus merasa kelelahan hingga muntah darah.
  • Perforasi atau keadaan dimana lambung mengalami kebocoran dengan tanda nyeri perut yang terasa semakin bertambah parah.

Penyebab sakit maag umumnya dapat kamu hindari dengan rajin mencuci tangan dan menjalani gaya hidup sehat dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol serta makan di waktu yang tepat.

Infeksi Saluran Kencing pada Pria

Infeksi Saluran Kencing pada Pria, Perawatan dan Diagnosis

  • August 13, 2021

Infeksi saluran kencing pada pria adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri di bagian manapun dari sistem kemih, yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra.

Sebagian besar infeksi saluran kemih (ISK) mempengaruhi kandung kemih dan uretra, yang merupakan tabung yang mengalirkan urin dari kandung kemih ke luar tubuh.

Meskipun ISK adalah salah satu infeksi paling umum pada wanita, namun jarang terjadi pada pria. ISK diperkirakan mempengaruhi sekitar 3 persen pria di seluruh dunia setiap tahun.  Ini berarti bahwa kebanyakan pria tidak akan pernah mengalami ISK, terutama jika mereka masih muda.

 Ketika ISK berkembang pada pria, biasanya dianggap rumit dan lebih mungkin menyebar ke ginjal dan saluran kemih bagian atas.  Beberapa kasus bahkan mungkin memerlukan pembedahan. Kami mempelajari lebih lanjut tentang kondisi ini, termasuk gejala dan pilihan pengobatannya, dalam artikel ini.

Gejala infeksi saluran kencing pada pria

Pria dengan ISK mungkin tidak memiliki tanda atau gejala infeksi.  Namun, ketika gejala memang terjadi, mereka dapat mencakup:

  •  nyeri saat buang air kecil
  •  sering ingin buang air kecil
  •  ketidakmampuan untuk mulai buang air kecil
  •  aliran urin yang lambat atau kebocoran urin
  •  tiba-tiba ingin buang air kecil
  •  pelepasan hanya sejumlah kecil urin pada suatu waktu
  •  darah dalam urin
  •  nyeri di bagian tengah bawah perut
  •  urin keruh dengan bau yang kuat

 Pria dengan ISK yang rumit juga dapat mengalami satu atau lebih gejala berikut:

  •  demam
  •  panas dingin
  •  mual
  •  muntah
  •  sakit punggung

Gejala-gejala tersebut merupakan tanda bahwa penyakit telah menyebar ke ginjal atau saluran kemih bagian atas.  Infeksi yang telah menyebar di sini adalah masalah yang lebih serius yang membutuhkan perawatan segera.

Penyebab dan faktor risiko

ISK disebabkan oleh bakteri.  Pria yang lebih tua memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK, terutama jika mereka berusia di atas 50 tahun.  Sebagian besar kasus pada pria yang lebih tua disebabkan oleh bakteri yang dikenal sebagai Escherichia coli, yang secara alami ada di dalam tubuh.

Kasus yang mirip dengan ISK pada pria yang lebih muda biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS).

Infeksi saluran kencing pada pria berkembang ketika bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak.

Karena pria memiliki uretra yang lebih panjang daripada wanita, mereka kurang rentan terhadap ISK karena bakteri perlu menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencapai kandung kemih. ISK empat kali lebih umum pada wanita daripada pria.

Risiko seseorang terkena ISK meningkat jika mereka memiliki:

  •  diabetes
  •  batu ginjal
  •  prostat yang membesar
  •  penyempitan uretra yang tidak normal
  •  ketidakmampuan untuk mengontrol buang air kecil secara sukarela
  •  ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya
  •  tidak cukup minum cairan
  •  belum disunat
  •  diagnosis ISK sebelumnya
  •  kelainan saluran kemih yang mencegah urin keluar dari tubuh secara normal atau menyebabkan urin kembali ke uretra
  •  melakukan hubungan seks anal, yang dapat mengekspos uretra ke bakteri
  •  kondisi kesehatan atau minum obat yang menekan sistem kekebalan tubuh
  •  memiliki prosedur yang melibatkan instrumentasi pada saluran kemih

Contoh prosedur ini termasuk penyisipan tabung untuk mengalirkan kandung kemih, atau kamera kecil, yang dikenal sebagai sistoskopi untuk memeriksa kandung kemih dan uretra.

Diagnosis ISK pada pria

Seorang dokter dapat mendiagnosis ISK dengan melakukan pemeriksaan fisik, mengambil riwayat kesehatan, dan melalui tes laboratorium.

Pemeriksaan fisik

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi:

  • pemeriksaan tanda vital
  • memeriksa perut, area kandung kemih, samping, dan punggung untuk rasa sakit atau bengkak
  • memeriksa alat kelamin

Riwayat kesehatan

Dokter mungkin bertanya apakah orang tersebut pernah menderita ISK lain di masa lalu, atau riwayat ISK dalam keluarga. Mereka mungkin juga menanyai orang tersebut tentang gejalanya.

Tes laboratorium

Tes laboratorium diperlukan untuk mendiagnosis infeksi karena gejala ISK dapat terjadi pada penyakit lain.

Sampel urin biasanya diperlukan untuk mencari keberadaan nanah dan bakteri penyebab infeksi.

Pria mungkin diminta untuk memberikan sampel urin. Seorang pria perlu memulai aliran urin untuk membersihkan uretra, dan kemudian mengumpulkan sampel aliran tengah dalam cangkir. Karena bakteri berkembang biak dengan cepat pada suhu kamar, sampel urin ini segera dikirim ke laboratorium atau disimpan di lemari es sampai nanti.

Dokter mungkin juga meminta strip tes urin, juga dikenal sebagai tes dipstik urin.  Ini adalah tes cepat di mana pita plastik atau kertas dicelupkan ke dalam sampel urin dan kemudian dikeluarkan.  Jika orang tersebut memiliki ISK, pita akan berubah warna tertentu.

Untuk mendapatkan hasil terbaik untuk tes ini, dokter mungkin akan meminta seseorang untuk melakukannya di pagi hari.

Pemeriksaan kesehatan lainnya

Untuk orang dengan riwayat batu ginjal, diabetes, ginjal polikistik, atau TBC, dokter mungkin juga memerlukan pemeriksaan pencitraan.

Perlakuan

ISK pada pria biasanya rumit dan memerlukan pengobatan. Tujuan pengobatan adalah untuk mencegah infeksi menyebar ke ginjal atau saluran kemih bagian atas.

Jenis pengobatan yang digunakan tergantung pada penyebab infeksi.  Rencana perawatan biasanya termasuk obat antibiotik untuk membunuh bakteri dan obat-obatan untuk mengurangi gejala orang tersebut, termasuk rasa sakit dan terbakar saat buang air kecil.

Durasi pengobatan dapat bervariasi antara 3 hari dan 6 minggu, tergantung pada faktor penyulit, meskipun biasanya diperlukan minimal 7 hari.

Obat resep

Obat yang diresepkan oleh dokter mungkin termasuk:

  • antibiotik, seperti nitrofurantoin (Macrobid), fluoroquinolones, trimethoprim-sulfamethoxazole (Bactrim), fosfomycin, atau aminoglikosida
  • obat penurun demam
  • obat untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit, termasuk analgesik urin seperti phenazopyridine

Mereka dengan infeksi yang lebih rumit mungkin memerlukan pembedahan.  Ini dapat melibatkan area pengeringan saluran kemih yang menyebabkan infeksi, atau menghilangkan area jaringan yang meradang.

Pengobatan rumahan

Selain pengobatan dari dokter, pengobatan rumahan berikut dapat membantu mengobati infeksi:

  • Minum banyak cairan, terutama air putih. Ini penting untuk merangsang buang air kecil dan membilas bakteri dari tubuh.
  • Minum jus cranberry. Meskipun tidak terbukti secara ilmiah bahwa jus cranberry efektif melawan infeksi saluran kencing pada pria, jus cranberry mengandung zat yang mempersulit bakteri untuk tetap berada di saluran kemih, membantu mengeluarkannya. Jus cranberry tersedia untuk dibeli secara online.
Penyebab Diabetes Melitus pada Anak dan Cara Mengatasinya

Penyebab Diabetes Melitus pada Anak dan Cara Mengatasinya

  • July 1, 2021

Ternyata bukan hanya orang dewasa yang terkena diabetes melainkan anak-anak. Ada beberapa faktor penyebab diabetes melitus pada anak, baik Tipe 1 maupun Tipe 2. Diabetes biasa terjadi pada anak umur 10-19 tahun.

Pada diabetes Tipe 1 untuk bisa mengetahui penyebabnya, Anda harus terlebih dahulu melihat gejala-gejala yang ada, yaitu:

  • Rasa haus yang muncul terus-menerus
  • Sering buang air kecil
  • Rasa lapar yang sangat ekstrem
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Kelelahan
  • Perubahan perilaku

Lalu, apa yang menyebabkan diabetes Tipe 1 pada anak?

Dilansir dari Mayo Clinic, ada  hal yang menyebabkan diabetes Tipe 1 pada anak, yaitu tidak berfungsinya sistem kekebalan tubuh saat melawan bakteri dan virus.

Tidak berfungsinya sistem kekebalan itu karena sistem imun tersebut secara keliru menghasilkan sel-sel penghasil insulin di dalam pankreas.

Akibatnya, insulin yang dihasilkan menjadi sedikit atau tidak sama sekali sehingga hal ini membuat gula menumpuk cukup banyak di dalam darah. 

Apakah pada diabetes Tipe 2 juga demikian?

Jika dibandingkan dengan Tipe 1, penyebab pasti Tipe 2 adalah kelebihan berat badan. Hal ini terkait dengan kemungkinan peningkatan resistensi insulin dalam tubuh yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan

Selain penyebab, berikut gejala-gejala diabetes Tipe 2 pada anak:

  • Lelah yang berlebihan
  • Kencing terus-menerus
  • Haus terus-menerus
  • Selalu merasa lapar
  • Luka yang tidak kunjung sembuh
  • Kulit menghitam
  • Infeksi pada kandung kemih
  • Penglihatan yang kabur
  • Mual dan muntah

Apa yang Harus Anda Lakukan Ketika Anak Mengidap Diabetes?

Sebagai orang tua tentu saja Anda akan panik ketika mengetahui anak Anda terkena diabetes. Namun Anda diharapkan tenang dengan melakukan langkah-langkah penanganan sebagai berikut:

  • Mengambil insulin
  • Menghitung takaran karbohidrat
  • Sering-sering memantau gula darah
  • Konsumsi makanan sehat
  • Berolahraga secara teratur

Apa yang Terjadi Jika Diabetes pada Anak Tidak Ditangani?

Jika Anda sebagai orang tua tidak segera menangani diabetes pada anak Anda, hal tersebut akan memengaruhi organ utama dalam tubuh dan berakibat pada komplikasi, yaitu:

  • Menimbulkan penyakit jantung, penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, dan stroke di kemudian hari
  • Menyebabkan kerusakan saraf yang berawal dari rusaknya dinding pembuluh darah kecil. Jika ini terjadi anak Anda dapat merasakan kesemutan, mati rasa, terbakar, atau nyeri. Kerusakan saraf terjadi secara bertahap
  • Menyebabkan kerusakan ginjal yang berawal dari rusaknya pembuluh darah kecil sebagai penyaring kotoran dari darah
  • Menimbulkan kerusakan mata yaitu pada pembuluh darah retina yang berakibat pada masalah penglihatan
  • Osteoporosis, ternyata diabetes pada anak juga dapat menyebabkan osteoporosis dini terutama saat mereka dewasa

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Pencegahan bisa dilakukan oleh dokter atau Anda sebagai orang tua. Dokter akan mendeteksi antibodi yang terkait dengan diabetes pada anak-anak yang berisiko tinggi mengidap penyakit tersebut.

Antibodi ini dapat dideteksi berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum munculnya gejala pertama.

Sedangkan Anda sendiri dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Membantu anak mempertahankan kontrol gula darah dengan baik
  • Ajari anak pentingnya konsumsi makanan sehat terutama yang kaya serat dan rendah lemak
  • Tidak mengonsumsi minuman tinggi gula
  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur seperti berolahraga
  • Batasi anak pada menonton televisi atau bermain gadget
  • Menjadwalkan kunjungan secara rutin pada dokter untuk pemeriksaan terutama mata setelah diagnosis awal pada usia 10 tahun
  • Lakukan tes diabetes

Itulah mengenai penyebab diabetes melitus pada anak yang Anda bisa segera tangani jika sudah mengetahui gejala dan diagnosisnya supaya anak Anda tetap bisa hidup normal tanpa diabetes.

Cara Atasi Kaki Bengkak Akibat Asam Urat

Cara Atasi Kaki Bengkak Akibat Asam Urat

  • June 9, 2021

Asam urat merupakan jenis penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan purin di daerah persendian. Asam urat biasanya menyerang bagian kaki. Gejala asam urat pada kaki umumnya diawali dengan rasa nyeri dan kaki bengkak di persendian, kemudian menyebar ke persendian yang lain. Hal ini terjadi ketika kristal-kristal asam urat mengendap pada sendi dan menimbulkan peradangan. 

Pembengkakan yang disebabkan asam urat tidak hanya terjadi di sendi, tetapi bisa juga di posisi mana saja. Ada dua alasan mengapa pembengkakan bisa terjadi akibat asam urat. Pertama, bengkak muncul karena jaringan pelapis sendi bernama sinovium membengkak. Kedua, adanya peningkatan volume cairan synovial atau pelumas sendi saat terjadi peradangan. Pada tahap ini, penderita asam urat bisa jadi tidak akan mampu bergerak secara leluasa lagi. 

Penting untuk mengetahui cara menghindari asam urat agar aktivitas tetap dapat terlaksana tanpa terganggu kaki bengkak. Berikut ulasannya:

  • Hindari makanan penyebab asam urat 

Selain mengistirahatkan sendi kaki untuk sementara dan minum obat asam urat, penderita juga perlu melakukan perubahan gaya hidup. Salah satunya menghindari makanan penyebab asam urat yang mengandung purin tinggi. Antara lain daging merah, jeroan, emping, kacang-kacangan, ikan asin, makanan berlemak tinggi, dan alkohol.  

  • Kompres dengan es  

Mengkompres dengan es merupakan salah satu cara mengatasi asam urat dengan sangat mudah. Langkah ini juga disarankan oleh dokter, bagi mereka pengidap asam urat ketika gejala kaki bengkak muncul. 

Balut es batu dengan kain atau isi botol dengan air dingin dan es, kemudian letakkan di area yang mengalami nyeri. Untuk membuat sendi kaki rileks, kompres bagian kaki yang sakit dengan meletakkan es batu yang dibungkus kain beberapa jam sekali. Kompres dingin dapat mengurangi nyeri akibat peradangan sendi terkait asam urat. Bila perlu, penderita juga bisa memasukkan kaki yang bengkak ke dalam ember berisi air es.

  • Mengkonsumsi daun sidaguri

Khasiat daun sidaguri untuk asam urat sudah tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, daun ini memiliki beberapa kandungan yang kaya akan manfaat seperti kalsium, asam amino, saponin, fenol, tannis, oksalat, alkaloid, minyak atsiri, lubrikan dan juga zata phlegmatic.

Mengkonsumsi daun sidaguri dipercaya dapat mengurangi kaki bengkak pada penderita asam urat. Kamu bisa meminum rebusan sidaguri atau mengoleskan tumbukan sidaguri pada bagian yang bengkak.

Kalau kamu sudah bisa mengatasi sakit atau kaki bengkak lantaran asam urat, penting pula untuk mengetahui cara mengontrol atau mengendalikan kadar asam urat di dalam dirimu: 

  • Mengendalikan berat badan

Kelebihan berat badan akan menempatkan terlalu banyak tekanan pada sendi. Hal ini membuat serangan nyeri akan terasa lebih menyakitkan. Untuk meminimalkan rasa sakit dan kadar asam urat yang lebih rendah, mempertahankan berat badan normal menjadi kunci utama. Menjaga berat badan normal juga mengurangi risiko mengembangkan komplikasi asam urat, seperti diabetes dan hipertensi. 

  • Minum banyak air putih

Memperbanyak konsumsi air putih dipercaya bisa membantu ginjal untuk mengeliminasi asam urat dari tubuh dengan lebih cepat. Cara pencegahan asam urat secara alami ini bisa kamu lakukan dengan mengonsumsi air putih minimal delapan gelas per hari.

Selain melancarkan pembuangan asam urat yang menumpuk di dalam tubuh, memperbanyak konsumsi air putih juga bisa membuang zat yang tidak terpakai dalam tubuh. Kamu juga bisa memilih minuman yang diionisasi atau yang mengandung mineral.

  • Konsumsi makanan rendah purin 

Beberapa makanan yang tinggi purin dapat menyehatkan tubuh sehingga tujuannya adalah membatasi, alih-alih menghindari. Selagi membatasi makanan kaya purin, asupan makanan rendah purin juga perlu ditingkatkan. Beberapa makanan dengan kandungan purin rendah adalah produk susu rendah lemak, selai kacang, buah, sayur, kopi, roti, dan kentang. Perlu digaris bawahi bahwa perubahan pola makan tidak akan menghilangkan asam urat, ia hanya mencegah kadar asam urat tinggi.Nah, jadi kamu tahu kan jika asam urat yang tinggi dapat menyebabkan kaki bengkak? Tentu saja ini akan membuat aktivitas menjadi tidak nyaman. Jika kamu memiliki berbagai keluhan seperti di atas, segera konsultasikan kondisi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Bibir Bengkak Tiba-tiba

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Bibir Bengkak Tiba-tiba

  • April 26, 2021

Mengalami bibir bengkak yang muncul secara tiba-tiba, tentu akan memunculkan rasa khawatir dan rasa tidak percaya diri. Terlebih jika bibir bengkak disertai rasa gatal yang mengganggu. 

Biasanya, sebagian orang mengalami pembengkakan bibir setelah bangun tidur. Penyebab paling umum yang biasanya membuat bibir bengkak ketika baru bangun tidur karena adanya penumpukan cairan. 

Sejumlah cairan yang berkumpul sehingga menumpuk pada jaringan bibir tersebut yang kemudian membuat bentuk bibir seolah tampak bengkak atau membesar.

Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang membuat bibir bengkak tiba-tiba. Berikut ini beberapa diantaranya: 

Reaksi Alergi

Penyebab bibir bengkak secara tiba-tiba yang paling mungkin terjadi adalah akibat alergi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh makanan, minuman, dan obat-obatan.

Jika Anda mengalami bibir bengkak tiba-tiba dan baru saja mengonsumsi makanan dan minuman pemicu alergi seperti telur, seafood, kacang-kacangan, makanan yang mengandung rempah, maupun susu, mungkin ini adalah reaksi alergi. 

Selain itu, alergi juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang rentan menyebabkan alergi seperti penisilin dan antibiotik lain.  

Jika bibir bengkak yang Anda alami disebabkan oleh adanya peradangan, pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) biasanya disarankan. Contohnya, ibuprofen (Advil) atau kortikosteroid.

Infeksi 

Selain alergi, bibir bengkak bisa jadi karena infeksi. Munculnya jerawat di sekitar bibir bisa membuat bibir bengkak dan membesar. Selain itu, mengalami infeksi herpes di daerah sekitar mulut juga berdampak pada pembengkakan bibir.

Gejala dari infeksi herpes tersebut bisa dengan mudah muncul dalam waktu semalam, meski virus telah ada di dalam tubuh sebelumnya.

Bibir Kering dan Pecah-pecah 

Bibir bengkak juga merupakan efek dari kondisi bibir yang pecah-pecah. Pemicunya bisa karena cuaca dan kebiasaan menjilati bibir.

Kebiasaan menjilati bibir membuat air liur mudah menguap saat terkena kontak langsung dengan udara, sehingga membuat bibir kering.  

Untuk mengatasi bibir bengkak akibat kering, Anda bisa melakukan sejumlah cara seperti: 

  • Hindari kebiasaan menjilati bibir.
  • Oleskan pelembap dengan kandungan petroleum jelly
  • Pakai produk bibir dengan kandungan tabir surya 
  • Hindari kebiasaan mengelupas bibir yang kering

Cedera

Ada banyak hal yang bisa membuat bibir bengkak akibat cedera. Misalnya menggigit atau mengunyah makanan terlalu kuat, sehingga bagian bibir ikut tergigit dan akhirnya luka.

Cedera dapat membuat bibir bengkak dan membesar, munculnya luka, memar, atau sekadar goresan saja.

Tak hanya itu, kebiasan tidur dengan posisi tubuh miring tanpa sadar dapat menekan permukaan bibir. Inilah yang nantinya menimbulkan pembengkakan pada bibir selama Anda tidur.

Untuk mengatasi bibir bengkak akibat cedera,  Anda bisa menggunakan es batu yang telah dibungkus handuk atau kain. 

Lalu gunakan es tersebut untuk mengompres bagian bibir yang bengkak dan meradang. Sebaliknya, hindari menempelkan es tersebut langsung ke kulit karena berisiko mengakibatkan masalah yang lebih parah.

Gigitan Serangga

Semut atau serangga dapat menyebabkan bibir bengkak. Jika serangga tersebut menggigit atau menyengat tepat di bibir Anda, maka akan meninggalkan racun yang dapat menyebabkan bibir bengkak, muncul sensasi panas, hingga gatal. 

Untuk mengatasinya, biasanya cukup didiamkan beberapa waktu sampai bengkak tersebut menghilang dengan sendirinya.

Nah, itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi bibir bengkak secara tiba-tiba. Apapun penyebabnya, penting untuk membersihkan area bibir secara rutin, terutama setelah makan. 

Jangan hanya mengusapnya dengan tisu, tapi Anda dianjurkan untuk membilas area mulut dengan air sehabis makan. Tujuannya agar sisa-sisa kotoran makanan tidak menempel pada bibir yang bengkak dan kemudian menyebabkan infeksi atau peradangan.

Bibir Kasar? Gejala Ini Sering Mengikuti

  • March 25, 2021

Sering tidak ketika Anda memegang bibir Anda terasa kasar? Bibir kasar merupakan salah satu bibir Anda mengalami kekeringan. Hal ini wajar terjadi karena kulit di bagian bibir merupakan bagian paling minim di tubuh yang memiliki kelenjar minyak.

Lalu pertanyaannya, apa yang Anda lakukan ketika mendapati bibir kasar? Apakah Anda termasuk orang yang tidak peduli dan membiarkan masalah bibir tersebut? Atau justru sebaliknya, Anda langsung mencari berbagai cara untuk bisa mengembalikan kelembutan bibir?

Buat Anda yang masih abai terhadap masalah bibir kasar, mulai sekarang pikirkan ulang keputusan Anda membiarkan problem bibir yang satu ini. Pasalnya, tidak sekadar kasar dan kering, bibir yang kekurangan kelembutan akan menimbulkan berbagai gejala turunan yang membuat Anda merasa benar-benar tidak nyaman, seperti di bawah ini. 

  1. Mulut Lengket

Kondisi bibir yang memiliki minyak cukup akan membuat Anda mudah menggerakkan mulut dan rahang. Sebaliknya ketika Anda mengalami bibir kering, Anda akan sering merasa lengket di bagina mulut. Tidak jarang masalah bibir kering ini akan membuat Anda merasa kesulitan makan karena mulut yang terasa lengket. 

  1. Bau Mulut 

Hati-hati, bibir kasar dapat menurunkan kepercayaan diri Anda secara drastis. Soalnya, masalah bibir yang satu ini dapat berujung pada masalah bau mulut yang berkepanjangan. Orang-orang dengan bibir kasar ataupun kering rentan mengalami bau mulut karena perubahan pH di dalam mulut. Kondisi bibir yang kasar dan rentan pecah-pecah juga akan membuat kuman maupun bakteri mudah menginfeksi bagian mulut Anda dan menimbulkan bau tidak enak.

  1. Air Liur Berserabut

Bagi Anda yang sudah lama mengalami masalah bibi kasar, pernah tidak Anda mendapati air liur yang terlalu kental dan berserabut. Ya, ini merupakan gejala penyerta yang umumnya dialami oleh penderita bibir kasar. Model air liur yang kental dan berserabut ini akan mengganggu proses makan dan minum Anda. Bahkan tidak jarang, air liur in akan mengubah rasa makanan sehingga Anda menjadi tidak berselera. 

  1. Suara Serak 

Bibir kasar sebenarnya bukan hanya menunjukkan masalah di bibir Anda akan kurangnya produksi minyak. Nyatanya, bibir kasar juga mencakup masalah mulut yang kekurangan cairan dan berpengaruh pada produksi suara Anda. Penderita bibir kasar kerap mengeluhkan masalah suaranya yang tiba-tiba serak. Kondisi ini terjadi karena bagian tenggorokan juga mengalami kekeringan dan membuat produksi suara menjadi sulit. 

  1. Kesulitan Menelan 

Kesulitan menelan adalah akumulasi dari beragam gejala yang ikut menyertai masalah bibir kasar. Kondisi kesulitan menelan terjadi karena tidak cukupnya air liur untuk mengalirkan makanan dari bagian mulut ke bagian saluran cerna. Tidak hanya itu, Anda akan kesulitan menelan ketika mengalami bibir kasar karena tenggorokan yang mengalami cedera akibat terlalu kering serta sulitnya membuka bibir akibat terlalu kering. 

  1. Nyeri Lidah 

Bibir kasar merupakan penanda kekeringan ekstrem pada bagian mulut Anda. Tidak jarang, bibir yang kasar akan disertai gejala nyeri di berbagai bagian mulut. Bagian yang paling terkena dampak dari kekeringan di mulut adalah lidah. Jangan heran jika lidah Anda sering merasa nyeri dan menjadi tidak mau mengecap berbagai rasa secara normal. 

  1. Luka-luka 

Inilah gejala pengiring bibir kasar yang paling mudah terlihat! Ketika bibir Anda kasar dan kering, Anda akan lebih mudah mengalami luka di bagian bibir Bukan sekadar pecah-pecah, luka bibir yang Anda alami bisa menyerupai koreng ataupun bukaan yang menganga. Biasanya luka bibir ini sering muncul di bagian tepi bibir yang kasar dan kering. 

Selain berbagai gejala bibir kasar di atas, Anda juga bisa menghadapi masalah penampilan yang tidak menyenangkan. Anda akan kesulitan memasang gigi palsu ataupun kerap mengalami masalah lipstik menempel di bibir karena masalah bibir kasar.