kawat gigi

Kawat Gigi, Perlu atau Tidak? Kenali Tanda-tandanya

  • December 2, 2021

Pemasangan kawat gigi merupakan salah satu metode perawatan untuk kesehatan gigi dan mulut. Kebanyakan orang mengira bahwa kawat ini hanya berfungsi sebagai perawatan estetika. Padahal, masih ada beragam fungsi lain dari penggunaan kawat.

Tidak semua orang perlu menggunakan kawat di giginya. Biasanya, hanya orang-orang dengan kondisi tertentu yang akan dianjurkan oleh dokter gigi untuk pemasangan kawat. Anda harus bisa mengenali tanda-tanda bahwa Anda perlu menggunakan kawat. 

Tanda-tanda waktunya menggunakan kawat gigi

Pemakaian kawat tidak terbatas oleh usia. Biasanya, tanda-tanda perlunya menggunakan kawat ini juga akan berbeda pada setiap orang. Sebaiknya, kenali tanda-tanda kemungkinan Anda perlu memasang kawat di gigi Anda. 

  • Tanda pada orang dewasa

Bagi orang dewasa, Anda akan merasakan beberapa gejala umum seperti gigi yang terlihat bengkok atau saling tumpang tindih, sering menggigit lidah secara tidak sengaja, serta mulut kesulitan untuk menutup karena posisi gigi yang tidak teratur. 

Banyak orang memiliki kondisi gigi yang tidak teratur. Akan tetapi, bagi sebagian orang, kondisi ini tidak parah dan tidak mengganggu, sehingga tidak perlu langsung diatasi dengan pemasangan kawat gigi.

Akan tetapi, terkadang tidak teraturnya posisi gigi bisa menghambat seseorang untuk beraktivitas, seperti kesulitan untuk mengunyah, mengucapkan kata-kata tertentu, hingga kesulitan untuk bernapas dengan nyaman saat tidur. 

  • Tanda pada anak-anak

Pada anak-anak, gejala yang dirasakan mungkin akan sedikit berbeda. Hanya saja, anak-anak tidak bisa langsung mengenali tanda tersebut. Orang tualah yang harus pandai dalam memperhatikan apabila anak mengalami tanda-tanda perlu menggunakan kawat di gigi.

Biasanya, tanda ini bisa berupa kebiasaan anak untuk bernapas lewat mulut. Selain itu, rahang anak mungkin sering menimbulkan suara ketika digerakkan serta kebiasaan untuk mengisap jempol terus menerus.

Perhatikan juga tanda-tanda secara fisik. Lihatlah apakah gigi susu anak tumbuh secara normal atau tidak. Biasanya, jika anak sering kehilangan gigi susu terlalu cepat, ini juga bisa menjadi tanda perlunya pemasangan kawat gigi pada anak. 

Mengenali risiko pemasangan kawat

Sebenarnya, menggunakan kawat memang bisa membantu untuk merawat kondisi gigi yang bermasalah. Akan tetapi, ketahui juga bahwa pemakaian kawat ini bisa menimbulkan beberapa risiko. 

  • Risiko jangka pendek

Dalam jangka pendek, pemakaian kawat bisa meningkatkan timbunan plak di sela-sela gigi. Ini terjadi karena pada masa awal pemakaian kawat, biasanya akan ada celah di antara gigi yang belum tersatukan dengan sempurna. 

Jika plak ini gagal dibersihkan dengan benar, maka mineral di permukaan email gigi Anda akan mengalami kerusakan. Ini akan menimbulkan kemunculan noda putih permanen di gigi Anda.

  • Risiko jangka panjang

Ada juga risiko jangka panjang dari pemakaian kawat gigi. Mungkin saja, tulang serta akar gigi Anda mengalami perubahan posisi secara permanen. Akar gigi juga bisa menjadi lebih pendek. 

Selain itu, apabila pemasangan kawat tidak dilakukan sesuai anjuran dokter, ada risiko bahwa perbaikan pada gigi tidak membuahkan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Ini juga bisa terjadi apabila Anda tidak rutin melakukan kontrol ke dokter gigi. 

Untuk menghindari risiko-risiko negatif dari pemakaian kawat, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara berkala. Ikuti juga arahan dari dokter mengenai hal-hal yang dianjurkan dan tidak dianjurkan selama pemakaian kawat. 

Apabila Anda masih ragu untuk menggunakan kawat gigi, cobalah berkonsultasi dengan dokter gigi Anda. Dokter akan memberikan saran mengenai langkah yang tepat sesuai dengan kondisi gigi dan mulut Anda. 

fadli

E-mail : admin@euskanikross.net

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*